Latest Post
Tampilkan postingan dengan label Bogor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bogor. Tampilkan semua postingan

Program Vaksinasi

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Kamis, 23 Desember 2021 | 19.06

Partisipasi Aktif Program Vaksinasi di Pesantren AL-ISTIQOMAH Tajurhalang

Kab. Bogor awdionline.com - Pemerintah berkomitmen proses vaksinasi santri dan pelajar agar segera dapat diselesaikan, dan itu akan berkontribusi besar dalam pembentukan kekebalan kolektif. Maka untuk itu TNI-POLRI berperan aktif bersama seluruh lembaga/Institusi dan berbagai unsur elemen masyarakat, seperti halnya yang dilakukan oleh Pondok Pesantren Daarul Al- Istiqomah Tajhal-Tajurhalang, Rabu ( 23/12/21) menggelar vaksinasi untuk para santriwan, Siswa/Siswi SDIT DAARUL AL-ISTIQOMAH serta para pengajar juga pengasuh ponpes tersebut.

“Program vaksinasi santri ini terus bergulir di berbagai daerah sebagai bagian partisipasi pesantren dalam mewujudkan herd immunity”, seperti dikatakan Menteri Agama dalam keterangan resmi, pada Rabu (31/8/2021).

Tampak dalam pantauan media, antusiasme orangtua siswa dan para santri turut partisipasi aktif dalam kegiatan vaksinasi tersebut. Salah satu orangtua murid mengatakan sangat berterimakasih dengan adanya program vaksinasi untuk pelajar/siswa setingkat Sekolah Dasar.

“Kami sangat mendukung program vaksinasi ini, Alhamdulillah vaksin serentak di tingkat sekolah SDIT DAARUL AL-ISTIQOMAH kelas I s/d kelas V disini, dapat tercapai 100 %" harap Pipih Aprianty selaku orangtua siswa kelas I yang juga tenaga pendidik di sekolah tersebut.

Sementara terlihat tampak sibuk berkoordinasi, Babinkamtibmas Desa Tajurhalang Aiptu Tresna selaku koordinator vaksinasi di Desa Tajurhalang mengatakan Program vaksinasi hari ini di tiga sekolah diantaranya, SD MITRA, SD KANDANG PANJANG I, dan disini SDIT DAARUL AL-ISTIQOMAH dengan target 200 tervaksinasi setiap sekolahnya, “Kami ucapkan terimakasih kepada pihak sekolah untuk laksanakan vaksinasi, walaupun kita capek tapi ini harus dilaksanakan, karena dengan percepatan vaksinasi proses belajar mengajar tatap muka dapat terselenggara”, ujarnya.

Kepala Sekolah SDIT DARUL ISTIQOMAH, Yulianti Safitri,S.Pd menyampaikan dukungan dan Partisipasi dari seluruh stakeholder yang ada, juga peran aktif orangtua siswa. “Do'a dan harapan kami pandemi covid-19 maupun virus lain segera berlalu, sehingga proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tingkat SD dapat optimal, efektif dan efisien " Tutur Lia, sapaan akrab kepala sekolah tersebut.

Sementara dihubungi via telepon Pimpinan Ponpes Yayasan Daarul Al-Istiqomah Tajhal, Ahmad Rozi Syaftari, S.H.I, mengatakan “Vaksinasi santri dan organ pesantren berdampak positif pada tumbuhnya kepercayaan masyarakat untuk bersama-sama ikut Program vaksinasi di dunia pendidikan di Indonesia”.

Senada hal tersebut Dodi Suhenda, A.Md.Kom., S.Pd, Wakil Kepsek mengatakan Harapanya agar pelaksanaan vaksinasi tuntas di tingkat pelajar dan pemahaman vaksin kepada seluruh orangtua murid dan PTM yang saat ini masih 50%. “Saya ingin 100% anak sekolah di Indonesia pada umumnya tervaksinasi, guru, orangtua dan siswa adalah kolaborasi yang prima dan kita harap Pandemi Covid-19 ini segera berlalu di Tanah Negeri Indonesia”, tutup Dodi.

(ags/her) Awdi

Rakor FORJUMIS

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Jumat, 19 November 2021 | 13.17

Rakor Pertama FORJUMIS di Camp Hills Bogor, Bertabur Program

Bogor, Awdionline.com - Rapat Koordinasi pertama Forum Jurnalis Pasar Kemis (Forjumis) dengan sponsorship dari Primaya Hospital dan Auto 2000 yang dihadiri puluhan Pengurus Anggota Forum Jurnalis Pasar Kemis (Forjumis) bertabur program yang membangun, Rakor Forjumis di gelar dari hari Senin 16 November sampai Rabu 17 November 2021.

Rakor pertama yang dihadiri oleh jajaran ini melakukan pembahasan khusus terkait program jangka pendek, menengah dan panjang. Dalam jangka pendek (2021-2022), Forjumis tertib administrasi membuat Kartu Tanda Anggota (KTA) Forjumis untuk semua anggota.

Ketua Forjumis Hamonangan Simanjuntak. SH. Mengucapkan banyak terima kasih kepada sponsor dari Rumah Sakit Primaya dan Auto 2000 Cabang Pasar Kemis serta panitia Forjumis dan rekan-rekan wartawan yang terlibat didalamnya, atas terselenggaranya Rapat Koordinasi Forjumis yang pertama yang dilaksanakan di Camp Hills Bogor Jawa Barat ini.

"Berkat kerja sama kita semua ini, sehingga bisa terselenggara acara giat Rapat Koordinasi pertama Forum Jurnalis Pasar Kemis yang dilaksanakan di Camp Hills. Bogor. Dimana dalam rapat ini dikupas  masalah Evaluasi kerja, baik kerja Jangka Pendek, menengah dan Panjang," ucapnya.

Dalam Rakor Forjumis ini disinggung juga pembahasan tentang evaluasi kerja Forjumis yang dinilai masih belum maksimal dalam menjalani program kerjanya. "Nanti kedepannya kita akan tingkatkan kinerja kita serta membenahi kekurangan yang ada pada kita yang dinilai masih belum maksimal, agar kedepan giat Forjumis dalam hal kerja sama kepada instansi pemerintah dan Swasta pada umumnya agar lebih baik," tegasnya.

Terpisah, H. Nawa Said Dimiyati, pembina Forjumis yang juga wakil ketua DPRD Provinsi Banten dari Partai Demokrat, menyatakan ia sangat merespon adanya giat Rakor pertama Forjumis ini, dimana di dalam nya membuat program jangka pendek, menengah dan panjang, yang tentunya dapat memberikan Efektivitas organisasi itu kedepannya. "Bahwa dalam rakor Forjumis ini masih banyak program yang harus dijalani kedepannya, walau organisasi ini terlihat baru seumur jagung," katanya.

Selain kegiatan Rakor Forum Wartawan Pasar Kemis (Forjumis) juga merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1, kegiatan di akhiri pembagian door prize untuk semua pengurus dan anggota yang hadir.

(Alexander Salembun)

Aksi Warga Sukajaya

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Sabtu, 20 Maret 2021 | 13.34

Aksi Warga Sukajaya Turun Ke Jalan Berlubang Dengan Memancing Ikan Lele...
PUPR Mau Ikutan??
 
Bogor, Awdionline.com - Ironis memang di saat pemerintah pusat dan daerah sedang gencar-gencarnya terhadap pembagunan jalan lewat Dinas PUPR malah terkesan tutup mata.

Kesal menanti 4 tahun, jalan Warung Loa yang tak kunjung diperbaiki membuat warga Kecamatan Tamansari melakukan aksi protes dengan cara warga menebar puluhan ikan lele jumbo berukuran besar, membakar ban, hingga menutup jalan, Jumat (19/3/2021).

Hasil Pengamatan di lokasi, jalan selebar kurang lebih 6 meter itu kondisinya rusak dan berlubang. Dengan kerusakan jalan memiliki panjang lebih dari 15 meter hingga terbentuk kubangan air. Menurut keterangan warga, kecelakaan sering terjadi akibat jalan yang rusak.

Warga yang ikut dalam aksi  yang berlangsung sejak pagi terus bertambah banyak. Dalam aksi ini juga warga terlihat bersama anak-anak. Aksi ini sebagai bentuk protes kepada Dinas terkait yang sudah 4 tahun tidak memperbaiki jalan.


“Ini Kado terindah untuk PUPR yang sudah 4 tahun tidak memperbaiki jalan ini”, kata Asep selaku koordinator aksi dan Karang Taruna Desa Sukajaya, bersama pengiat wisata melakukan aksi protes terhadap lambatnya pembangunan jalan ini.

Di lokasi aksi, Ketua RT 05 RW 06 Desa Sukajaya, Kecamatan Tamansari, Bp. Sopyan menyampaikan, bahwa aksi ini sebagai bentuk kekecewaan warga yang sudah menunggu perbaikan jalan bertahun-tahun. “Selama 4 tahun belum pernah ada perbaikan. Hanya sebagai tanda ada pengukuran saja”, ujarnya.

Kondisi jalan yang rusak, lanjut Bp. Sopyan, menyebabkan sering terjadinya kecelakaan. Karenanya para pemuda bersama warga Tamansari menuntut agar pemerintah Kabupaten Bogor segera merealisasi pembangunan jalan. Sehingga aktivitas warga yang berada di tengah lokasi wisata tidak terhambat dan kembali normal.

Menyikapi hal ini ketua DPC AWDI Aliansi dan juga Kabiro Awdionline.com, Jeffri berkomentar, “sangat disayangkan sekali dalam waktu 4 tahun bukan waktu yang sebentar, seyogyanya pihak PUPR Kabupaten Bogor segera ambil sikap karena angaran kami rasa cukup untuk perbaikan jalan tersebut, apa terkesan tutup mata atau mata tutup”, jelas Jeffri.

“Untuk itu memohon kepada pemerintah untuk segera merealisasikan pembangunan ini sehingga aktivitas masyarakat bisa kembali berjalan”. ujarnya. Demikianlah harapan dari masyarakat Desa  Sukajaya Kecamatan Tamansari, Semoga ini bisa menjadikan cambuk Dinas terkait agar segera diperbaiki.
 
(Jef/Jj/Red)

DPP AWDI

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Senin, 30 November 2020 | 13.24

DPP AWDI Aliansi Dan media Partner Awdionline.com Membentuk Tim yang Solid untuk Mencapai Kesuksesan Organisasi

Tim Media Awdionline.com
Bogor-Awdionline.com - Tim didefinisikan sebagai sebuah kelompok kerja yang terdiri dari beberapa orang dengan kompetensi yang setara, dimana mereka bekerja secara interdependen/ketergantung-an dalam melaksanakan pekerjaan junalistiknya.


Media awdionline bersama media partner Warta Sidik, Nuansa Realita, Media rakyat, Fakta Hukum, Info Publik, Bantenone, Hallo Bogor dan Media Pantura yang mana kunjungan tersebut untuk menjalin antar media agar bersenergi dalam melaksanakan tugas tugas junalistiknya hal itu diutarakan Dewan Redaksi Awdionline.com, H. Aryo Sunaryo di Kantor Sekertriat Bogor Awdionline.com di Jalan Jonggol-Cariu KM. 1 Ruko Duta Pramesti Futsal Kp. Kujang-Jonggol, Kab. Bogor.

Pimpinan Redaksi, Kabiro dan Dewan Redaksi Awdionlinecom
Suatu Media biasanya terdiri dari beberapa tim dengan tanggung jawabnya masing-masing. Anggota dalam suatu tim harus memiliki dan dibutuhkan keseimbangan dalam pembagian tugas. Dalam pembagian tugasnya sendiri harus disesuaikan dengan kemampuan masing-masing anggota agar suatu pekerjaan dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan harapan.

“Kemampuan untuk menyatukan perbedaan merupakan hal yang harus dilakukan untuk dapat membentuk suatu tim yang solid. Karena di dalam suatu tim pastinya terdiri dari jenis dan tipe kepribadian orang yang berbeda-beda. Untuk dapat membentuk tim yang solid maka ada beberapa hal yang dapat dipelajari setiap orang memiliki gaya komunikasinya masing-masing, oleh karena itu tim yang solid harus mampu mengerti gaya komunikasi antar anggota tim. Tujuannya adalah untuk memudahkan dalam menyelesaikan suatu pekerjaan secara bersama baik dalam diskusi maupun praktek kerja”, jelas Pemimpin Redaksi Media Awdionline.com, Muali RG.

Lebih lanjut Muali menjelaskan, “komunikasi, setiap orang memiliki tipe kepribadian yang berbeda satu sama lain. Tipe kepribadian ini bisa membuat suatu tim menjadi solid atau tidak. Kemampuan untuk mengetahui tipe kepribadian diri sendiri dan juga sesama anggota tim akan membantu kelancaran komunikasi dalam tim. Seorang pemimpin juga harus mengetahui tipe kepribadian dari masing-masing bawahannya agar bisa membagi mereka dalam peran yang dapat membuat mereka berkembang dalam pekerjaan yang mereka lakukan.

Hal senada ditegaskan juga KaBiro Media Awdionline.com, JEFFRI Al Karim “dalam suatu tim, perlu adanya keseimbangan antara tugas dan kesenangan. Sehingga tim bukan hanya sekedar mengerjakan dan menyelesaikan suatu tugas secara bersama-sama, namun tim juga tempat bagaimana setiap orang dapat berbagi kesenangan dengan yang lain. Anggota dalam tim harus saling mengerti bagaimana menciptakan suasana yang harmonis dan menyenangkan dalam komunikasi tim yang solid, karena hal ini akan membantu setiap tim dalam menyelesaikan pekerjaan yang ada dan juga mengatasi setiap permasalah yang muncul dalam sebuah tim. (Red)

Media Awdionline.com Membagikan 1000 Masker

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Kamis, 19 November 2020 | 10.26

Media Awdionline.com Membagikan 1000 Masker di Kecamatan Dermaga Untuk Kepedulian Dalam Pildes Secara Gratis

Kasie PenKec bersama tim media Awdionline.com
Bogor, Awdionline.com - Dalam acara pembagian masker k kecamatan Dermaga secara khidmat , serah terima ini di lakukan oleh Ketua AWDI Bogor Raya ke perwakilan Kasi Pen. Acara ini dihadiri oleh Camat Ivan Prambudia, camat berterima kasih terhadap Organisasi AWDI (Aliansi Wartawan Demokrasi Indonesia) yang telah membantu memberikan secara cuma-cuma untuk digunakan pada pilkades yang di lakukan oleh 4 Desa, ini salah satu bukti sinergitas AWDI terhadap program pemerintah. Lebih lanjut Pemimpin Redaksi Awdionline.com yang juga Sek-Jen AWDI Aliansi Muali Rg menyatakan kegiatan ini akan kami lakukan rutin karena demi menjaga keamanan dan sehatan masyarakat di sekitar tetap dengan menjaga protokol kesehatan tentunya, ungkap Muali Rg di kantor Pusat DPP AWDI.

Hal senada terucap dari Ketua DPC Bogor dan Kabiro Media Awdionline.com, Jefferi Al sidik dengan adanya acara bahwa AWDI (Aliansi Wartawan Demokrasi Indonesia) menjalin silaturahmi terhadap pemerintah dan para stackholder.
Dalam pelaksanaan pembagian Masker secara Gratis bukan hanya di kecamatan Dermaga tetapi akan di lakukan keseluruh kecamatan di Kabupaten Bogor, pungkasnya.

(Jai/Red)

Reses Masa Persidangan

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Senin, 16 November 2020 | 13.46

Reses Masa Persidangan 1 Anggota DPRD Kab. Bogor Tahun 2020-2021 Daerah Pemilihan IV Di Kecamatan Dramaga

 

Bogor, AWDOonline.com - Sabtu, 14 November,  Reses Aleg (anggota legislatif) DPRD Kab. Bogor masa persidangan 1 Dapil 4 wilayah Kecamatan Dramaga dihadiri oleh Muspika Kec Dramaga diantaranya Camat Dramaga, Kapolsek Dramaga, Danramil dan Ketua MUI bapak KH. Endang Muhtadin juga seluruh kepala desa se-kecamatan Dramaga serta ketua Karang Taruna, ketua KNPI dan sejumlah tokoh masyarakat Dramaga yang lainnya.

Reses tersebut anggota dewan yang hadir seharusnya 9 orang namun pada kesempatan ini  8 orang anggota dewan yang hair, satu anggota Dewan dari Fraksi PDI P (ibu Dian Rosita) berhalangan hadir karena beliau sakit.

H.M. Romli dari Fraksi PPP selaku Ketua Tim DPRD Kab. Bogor menyampaikan beberapa program yang ada di Kab. Bogor di antaranya adalah Program SaMi SaDe (Satu Milyar Satu Desa) penyerapan dananya dari APBD Kabupaten, harapannya program ini adalah dalam rangka percepatan pembangunan infrastruktur desa di wilayah seluruh Kab. Bogor, harap H.M. Romli.

“Dalam tahun 2021 yang akan datang difokuskan pada tertib administrasi kependudukan yang tolak ukurnya pada pelayanan masyarakat, semua anggarannya yang telah disediakan oleh pemerintah Kab. Bogor melalui Dinas Kependudukan Catatan Sipil dan intensif untuk para ketua RT akan ditingkatkan sehingga menjadi 500rb/bulan yang akan dikirimkan ke reeningk masing-masing Ketua RT”, harapan besar ketua Tim Reses H.M. Romli.

“Untuk pembangunan Kantor Kecamatan Dramaga sementara waktu ditunda karena terlambat untuk proses pengajuannya”, Ujar beliau
Dalam Reses ada beberapa pertanyaan masyarakat yang diwakili oleh 3 orang diantaranya; “Kemacetan di wilayah Dramaga dan sekitarnya yang tiada berujung juga pelayanan kesehatan yang sulit untuk link match dari puskesmas ke RSUD?”, Bambang penanya dari warga sinarsari.

Permohonan dari kades se-Kecamatan Dramaga yang diwakili oleh Kades Dramaga Yayat adalah mohon secepatnya untuk didorong supaya Pemekaran Bogor Barat segera terealisasi dalam waktu dekat. Car Free Day di JLD mohon direalisasikan, setiap tahun reses tapi tidak ada tindak lanjutnya, contoh warga Dramaga bisa difasilitasi khusus masuk dan kuliah di IPB, kata kang Aroff ketua KNPI Kec. Dramaga.

Pertanyaan itu dijawab dengan antusias oleh Bapak Fikri dari F-PKS bahwa kemacetan diwilayah ini diantaranya ada keberkahan buat warganya hanya untuk menjadikan city tourisme itu akan mengurangi nilai solusi terbaiknya adalah sosialisasi dari semua pihak ujarnya.

Menurut Bapak Ridwan Muhibi dari F-Golkar bahwa sebelum melangkah kita duduk bersama mencari solusi untuk kemaslahatan semuanya setelah itu kami dorong untuk direalisasikan.

Terkait pemekaran wilayah kabupaten terhambat moratorium dari pusat untuk menyikapi hal ini supaya diajukan pemekaran Desa itu lebih mudah karena prosesnya hanya sampai tingkat kabupaten, kata kang bibih sapaan beliau.

Setiap tahun reses itu ada hasil dan tindak lanjutnya kata Usep Saefullah SH  Fraksi PAN.

Kesimpulan Reses ini adalah semua kegiatan itu akan didorong oleh para Dewan Dapil 4 dan kegiatan ini juga sesuai dengan protokol kesehatan.

(Basirun AWDI)

Sekda Bogor

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Kamis, 05 November 2020 | 15.00

H. Burhandin, Sekda Bogor Akan maksimalkan Perekonomian Bogor

Awdionline.com-Bogor
Dalam APBD tahun 2020, dengan fokus pada pemulihan ekonomi sesuai arahan kebijakan pemerintah pusat, dengan memperhitungkan kemampuan keuangan daerah dan kearifan lokal yaitu antara lain terkait dengan upaya pencapaian target-target program Pancakarsa, pilkades serentak di bulan Desember, kekurangan anggaran untuk insentif guru dan jaminan persalinan, percepatan realisasi bantuan sembako masyarakat terdampak, dan kegiatan lainnya terkait upaya pemulihan ekonomi.

Burhanudin juga mengungkapkan pandemi covid-19 masih berlangsung, penanganan wabah covid-19 tidak bisa dipisahkan dengan upaya pemulihan ekonomi. pemulihan ekonomi tidak bisa lagi menunggu pandemi berakhir. Aspek kesehatan dan ekonomi ini harus ditangani secara paralel, dan kita harus bergerak cepat.
Kasie Diskominfo Cecep jaman huri,SE.S.AP,M,AP menjelaskan kinerja Sekda Burhanudin sangat profesional dan aktip dan kreantif dalam menjalankan kerjanya jelasnya Kepada mediaonline di ruang kerjanya.

Sesuai instruksi Bupati Bogor Ade yasin Saya akan segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 dan Satgas Pemulihan Ekonomi Daerah untuk menggantikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Daerah, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden nomor 82 tahun 2020 tentang Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, ”ungkapnya.

Menurutnya, ini adalah agar dapat segera dilakukan upaya penanganan covid-19 sekaligus pemulihan ekonomi daerah dengan lebih fokus dan terintegrasi termasuk segera mengalokasikan anggaran yang dibutuhkan dalam APBD perubahan tahun 2020 dan merencanakan kegiatan pemulihan seperti sektor pariwisata, IKM dan UMKM dan lain-lain secara terintegrasi lebih lanjut Burhannudin juga arif bijaksana terhadap kawan" media.Sering sekali membantu kepada siapa aja yang meminta pertolongan. Maka seorang sekda Bogor Burhandin akan membangun Kabupaten Bogor yang ramah lingkungan sama dengan slogan Kabupaten Bogor Tegar beriman.

(Jj/Jef)

Rapid Test

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Selasa, 03 November 2020 | 15.37

Kegiatan Rapid Test SMAN 1 Tajur Halang Berjalan Sukses Dan Hasil Dari Semua Peserta Negatif

Bogor, Awdionline.com - Guru dan Tenaga Kependidikan SMA Negeri 1 Tajur Halang menjalani rapid test Covid-19 massal gratis, program Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Hasilnya ada 60 orang, terdiri dari 55 orang Pengajar dan 15 orang tenaga karyawan sekolah.

Kegiatan rapid test sudah dilaksanakan selasa 03/11/2020 secara serentak selama 1 hari sekolah dan SMAN 1 Tajur Halang adalah contoh sekolah yang pertama peduli dengan acara rapid test untuk mendeteksi virus covid 19 di daerah kecamatan tajur.
“Alhamdulillah di acara rapid test di SMAN 1 Tajur Halang terdiri dari 60 orang, hasilnya negatif”, papar Humas Farah Diba, S. Pd.


Kepala Sekolah 1 Tajur Halang, Jajang Hidayat S. Pd., M.Pd., memaparkan bahwa adanya acara ini, kepedulian akan pencegahaan dan penyebaraan covid 19 khususnya di lingkungan SMAN 1 Tajur Halang Kecamatan Bogor, peserta rapid test Covid-19 gratis yaitu guru dan tenaga kependidikan Kabupaten Bogor SMA Negeri 1 Tajur halang.

Adanya program rapid test di SMAN1 Tajur Halang tak terlepas dari program dan himbauan dari pihak kecamatan dan bersinergi dengan puskesmas di wilayah setempat.
 

(JJ/Red)

AWDI Aliansi Bogor

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Kamis, 22 Oktober 2020 | 13.10

AWDI Aliansi Bogor, Minta Sekda Ambil Sikap Camat Cibungbulang Dengan Ucapan Arogansinya Lecehkan Profesi Wartawan

Cibinong, Awdionline.com - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Aliansi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) Bogor Raya meminta Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor untuk menegur Camat Cibungbulang menyangkut soal wartawan.

“Hasil laporan di lapangan bahwa Camat Cibungbulang, Yudi Nurzaman memberikan pernyataan yang tidak tepat terkait kinerja rekan-rekan wartawan, kami berharap Sekda bisa ambil sikap”, jelas Kabiro  Media Awdionline Bogor, Zefferi di Cibinong (21/10/2020).

Selain meminta Sekda untuk bertinda dan ambil sikap terkait PP No. 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mana dalam rangka mewujutkan PNS yang handal, profesional dan bermoral. Realita di lapangan bertolak apa yang dilakukan Camat Cibungbulang, Yudi Nurzaman kepada awak media dan warga terkait ucapan camat yudi, dan seharusnya untuk meminta maaf kepada para rekan-rekan wartawan mendengarkan pernyataannya yang mana kurang profesional apalagi seorang camat sebagai panutan khususnya di kecamatan Cibungbulang, Bogor.

"Pernyataan Camat  Cibungbulang Yudi Nurzaman, terkesan mengintimidasi kehormatan Wartawan dan UU Pers No. 40 tahun 1999, saat memediasi aksi demo yang dilakukan Forum Kepemudaan dan Warga Cibatok Satu.

Saat itulah camat menyebut agar buka komunikasi selebar-lebarnya baik Desa maupun Kecamatan termasuk wartawan atau LSM, mau makan ataupun minum entah maksud dan tujuannya Yudi melontarkan bahasa seperti itu, masih saat bersamaan Camat Cibungbulang Yudi berucap “tapi mohon maaf situasi seperti ini tidak bisa memberikan uang, zaman Covid”, jelas camat Cibungbulang Yudi Nurzaman di aula Kecamatan Cibungbulang, siang tadi.

Sangat di sayangkan sekali kata-kata seperti tidak pantas terucap dari Yudi Nurzaman yang jelas sudah mengintervensi awak media yang dilindungi UU Pers No. 40 tahun 1999 dan UU No. 14 Tahun 2008 Tentang KIP (Keterbukaan Informasi Publik) yang tertuang dalam pasal 20, 21, 28F dan pasal 28J, apa Camat Yudi setiap masalah ada bahasa, sawer uang urusan selesai, ironis memang.

Mendengar hal ini wartawan jengkel dan mengkonfirmasi ulang, dan minta penjelasan soal “minta uang” tersebut kepada Camat Cibungbulang.
Apa kata camat?
“Kalau mau minta uang saya teh tidak punya uang”, katanya kepada wartawan dan Lsm yang sedang berada di lokasi. Sampai berita ini diturunkan, tim media Awdionline  dan media partner akan mencari data yang lebih akurat lagi terkait dana-dana bantuan yang diduga banyak penyimpangan dan tidak tepat sasaran dan harus cepat disikapi penegak hukum, Tegas  Sek-Jen  AWDI Aliansi, Muali Rg di kantor pusat DPP AWDI.
Hal ini yang membuat warga Cibungbulang menuntut camat Yudi Nurzaman  untuk minta mutasikan dan audit semua dana bantuan, transparansi anggaran program Pemerintah Desa Cibatok Satu yang diduga tidak tepat sasaran. Bersambung….
 

(Jai/Red)

Khoirunisa, Pasien...

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Selasa, 20 Oktober 2020 | 17.30

Pendampingan Aliansi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) Bogor Terhadap Khoirunisa, Pasien Tak Mampu

Bogor, Awdionline - Awdi Bogor melakukan pendampingan Khoirunisya, Kp. Nanggela Rt 004/003 Desa Nanggerang Kecamatan Tajurhalang, Bogor di Rumah Sakit Ciawi di ruang Melati 5 dengan Epileps abses manos, Dispepsia, sampai saat ini pasien Papar Heri Sudirman Relawan dari Aliansi Wartawan Demokrasi Indonesia( AWDI).

Dengan keterbatasan orang tua, Khoirunisya menjelaskan bahwa putrinya sakit semenjak usia 40 hari setelah dilahirkan sebelas tahun silam, papar Darmayanti ibu pasien ke Awak Media.

Semenjak itu mereka berupaya untuk mengobatinya jika sedang ada biaya di bawa ke rumah sakit, ke poliklinik, juga bidan sesuai kemampuan, hingga sebelas tahun dilalui. Berulang kali poliklinik memberi rujukan untuk dirawat di RSUD, karena tidak ada biaya akhirnya hanya dirawat di rumah.

Ketika kami menginformasikan kepada kepala puskesmas Tajurhalang, baru mendapatkan informasi ada warga yang sakit seperti ini nanti saya akan koordinasikan dengan bidan desa, Ucap Kepala Puskesmas Tajurhalang, Dr. Frans.

Berkat kerjasama semua pihak dari IPSM, TKSK, BPD, Desa dan Kecamatan, keluarga sangat bersukur Puskesmas Tajurhalang hari sabtu sore (10/10/2020) Khoirunisya dibawa dengan menggunakan ambulance ke RSUD Ciawi untuk diberikan pelayanan kesehatan .

Sampai hari ini masih dirawat, dengan jaminan JAMKESDA, untuk itu Team AWDI Aliansi Bogor ingin mengajukan ke Pemerintah Kabupaten Bogor dan surat kelengkapan pengajuan sudah ke pak sekda, tapi belum ada jawaban, papar Jeffri DPC Aliansi Bogor, mengajukan:

  • BPJS PBI segera di selesaikan
  • Mendapat bantuan dari pemerintah untuk perawatan untuk pasien.

(jef/Jay)

Inspektorat Sidak

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Kamis, 15 Oktober 2020 | 14.59

Inspektorat Sidak Kantor Desa Gunung Sahari Karena Adanya Tidak Tertib Administrasi

Bogor, Awdi Online - Sidak dari inspektorat beberapa hari yang lalu ke 5 desa di wilayah Citereup, menjadi perhatian di kalangan masyarakat di 5 desa tersebut (15/10/2020).
Salah satu contohnya Desa Gunung Sari Kecamatan Citereup, hal itu pun tak lepas dari perhatian masyarakat nya ketika desa mereka sendiri, terkena sidak dari inspektorat.

Ketika awak media melakukan investigasi dan konfirmasi langsung ke kantor inspektorat, pada bagian seketariat  kami menanyakan terkait sidak tersebut, apakah ada dugaan penyimpangan anggaran yang di lakukan desa? Pertanyaan kami tidak bisa dijawab dari salah satu staf sekertariat, dikarenakan bukan kewenangan kita itu kewenangan Litbang 1 yang membawahi pengawasan di tingkat kecamatan khususnya Kecamatan Citeurep.

Kami langsung mengarah ke litbang 1, pertanyaan sama pun kami lontarkan, tapi jawaban dari salah satu staf di litbang 1 pun lah kami mendapatkan keterangannya.
Sekembalinya awak media dari kantor inspektorat,langsung mengarah ke Desa Gunung Sari yang masuk dalam daftar sidak inspektorat,se sampainya di kantor desa kami masuk mohon ijin kepada staf desa untuk menyampaikan ke pak kades bahwa ada rekan media yang ingin meminta waktu untuk konfirmasi, dengan penuh etika kami menunggu pak kades, jeda yang lama rekan media menunggu pka kades pun tidak bergeming.

Kami pun berinisiatif untuk konfirmasi ke pak kades dengan nama Uwes Wijaya; melalui whatsapp, ijin terkait konfirmasi dengan enteng dan mudahnya dia menjawab whatsapp “hari jumat saja”, kades uwes wijaya sudah tidak mengherankan ketika ada rekan media yang datang, terlihat tidak senang secara sifat, perlakuan, raut wajah, menunjukan alerginya pada kami.

Kades Uwes Wijaya juga mempunyai banyak julukan, sebagai kades 15juta yang artinya di pandangan masyarakat kades yang hanya modal 15juta saja (modal tipis), kemudian julukan lain kades tidak murah senyum, sombong, serta seperti tak mempunyai atitude.

Tapi kami sebagai awak media yg mempunyai tupoksi sebagai kontrol sosial di masyarakat tidak berputus asa, kami akan menunggu di hari yang telah Uwes Wijaya tetapkan yang di jawab via whatsapp.

Sudut pandang di mata masyarakat hal itu terjadi dikarnakan adanya dugaan bahwa desa melakukan/ditemukannya suatu penyimpangan dari anggaran atau pun dalam hal lain, tetapi pelangaran tersebut tentunya masih di bawah pengawasan inspektorat. setelah AWDI (Aliansi Wartawan Demokrasi Indonesia) berkunjung ke Kecamatan Citereup Zefferi memaparkan; “hasil invistigasi ke Staf Pen Kecamatan menjelaskannya hal itu hanya sekedar kurangnya kelengkapan secara Admininstratif”, pungkas wakil kasih pen dan juga Zefferi menjelaskan agar menasehati ke kades Gunung Sahari agar mempunyai mempunyai Attiude yang baik.

Karena di negara indonesia mempunyai aturan dan undang undang dalam hal apa pun dan siapapun, apabila persoalan ini adanya dugaan tindakan korupsi atau penyimpangan anggaran hal itu dapat di kenakan sesuai UU.No.31 Tahun 1999 ..jo UU No.2001 tentang pidana korupsi Papar ketua AWDI Bogor Zefferi. (Jay/Red)

Kunjungan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Sabtu, 30 April 2016 | 21.47

Kunjungan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat

Bogor, AWDI News - Dalam hal legislasi, Anggaran dan menyuarakan aspirasi masyarakat indonesia, merupakan tugas pokok dan fungsi seorang Anggota Dewan, seperti yang dilakukan baru-baru ini oleh HERNI SUGIANTI, salah satu Anggota DPRD Propinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) dalam kunjungan masa reses nya di wilayah Kecamatan Kemang tepatnya di Desa Pabuaran (7/03/16).
Beliau datang bersama rombongan, keluarga, dan kolega serta didampingi SITI MAHNIN,SH sebagai penasihat hukum sekaligus pemerhati lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam kunjungannya di Wilayah Desa Pabuaran Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor, tepatnya dikediaman H.ABDURROHMAN seorang tokoh masyarakat setempat yang juga pimpinan Majlis Ta’lim UMMUL QUR’AN ,Ibu ERNI demikian akrab disapa mengatakan “ mari kita kawal bersama pemanfaatan dari penyaluran Anggaran Dana Desa, agar pemanfaatannya efektif dan tepat sasaran “ demikian beliau dalam pidato, yang disambut tepuk tangan yang meriah dari para undangan dan warga setempat yang hadir.
Dalam mengisi masa resesnya beliau menyinggung hal terkait anggaran dan pemanfaatan yang tepat sasaran atas bantuan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni), membina kader-kader PKK dan POSYANDU agar lebih aktif dan proaktif, serta membimbing para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM).

(Heri S)

Jalan Yang Dikeluhkan Warga Dusun Leles Desa Jagabita Kecamatan Parung Panjang Kabupaten Bogor

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Jumat, 19 Februari 2016 | 01.29

Jalan Yang Dikeluhkan Warga Dusun Leles Desa Jagabita Kecamatan Parung Panjang Kabupaten Bogor

Kabupaten Bogor -  AWDI News. Jalan sepajang Dusun Leles Desa Jagabita Kecamatan Parung Panjang Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat yang juga berbatasan langsung dengan Kabupaten Tangerang Provinsi Banten,Jalan tersebut nampak tidak layak untuk dilalui kendaraan.pasalnya Jalan Desa penghubung yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Tangerang itu kondisinya sangat memperihatinkan kerena hanya tanah dan urukan batu saja.

tidak ada aspal yang menyertai akses masyarakat pengguna jalan tersebut, apalagi saat musim penghujan seperti ini
otomatis jalan tersebut sangat sulit dilalui.

dari informasi dilapangan menurut pengakuan warga setempat,kepada wartawan AWDI News Rabu (17/02/16) bahwasannya jalan tersebut sudah lama tidak ada perbaikan dari pemerintah setempat.

Sudaepi (21) Pemuda warga Dusun Leles yang sehari-hari melalui jalur tersebut,mengaku jalur yang sering dilaluinya untuk bekerja dikawasan Gading Serepong Kabupaten Tangerang itu sangat tidak layak,Sudaepi
menceritakan kepada wartawan."saya sering sekali terlambat masuk kerja dikarenakan jalan ini sulit dilalui,apalagi saat musim hujan,becek dan berlumpur.

"harapan saya jalan ini bisa dapat segera di perbaiki dengan cara di aspal.agar lebih nyaman untuk dilalui.kasian masyarakat pengguna jalan ini,tidak dapat beraktifitas dengan Efisien dikarenakan akses jalanya sangat buruk." lanjutnya.

senada dengan hal tersebut,Ketua Rw 005 Dusun Leles Nur Halim (43) pun menyatakan harapannya,agar kedepan pemerintah baik pusat maupun daerah bisa segera memperbaiki jalan milik Desa didaerahnya,agar masyarakat dapat beraktifitas dengan mudah,dan tidak merasa risih akan kondisi jalan yang tidak bagus untuk dilalui tersebut." saya (semua warga) leles yang kebetulan menggunakan jalan milik Desa ini,meminta agar pemerintah daerah dapat segera memperbaiki fasilitas umum yang berada di wilayah pemerintahannya,agar kedepan masyarakat bisa menikmati hasil dari pembangunan di setiap wilayah." ujarnya.

"buat apa ada dana pendapatan daerah kalau tidak dipergunakan untuk pembangunan setiap wilayah,khususnya daerah yang memerlukan pembangunan fasilitas umumnya." tandasnya,
mendesak.

saat hendak dikonfirmasi ke kantor Desa setempat kondisi pada saat itu hujan labat sehingga urung dilakukan.dikarenakan juga jalanan yang hendak dilalui sangat tidak memungkinkan.

sekiranya pemerintah khususnya Kabupaten Bogor dalam hal ini,dapat menyikapi keluhan warga masyarakat didaerahnya,dengan mengintruksikan jajaran dibawah pemerintahannya yang terkait dalam hal itu,agar cepat mengambil langkah guna memfasilitasi kepentingan masyarakat umum,mengacu pada skala proritas kepintingan publik. (Ksh)

Limbah Ternak Sapi

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Rabu, 09 September 2015 | 22.02

Limbah Ternak Sapi Sudah Mengganggu Masyarakat Kampung Leuwi Kampaan, Kampung Baru Dan Kampung Cisirung Desa Rabak
Kec. Rumpin - Kab. Bogor

Bogor AWDI News - Tiga kampung yang ada di Desa Rabak Kecamatan Rumpin merasa teganggu oleh perusahaan ternak sapi yang ada di sepanjang sungai Citempuan yang dulu air sungai Citempuan ini jernih bisa untuk  diminum, mencuci dan mandi.
Ketika wartawan Metro Jabar bersama Team Sinar Pagi  menemui masyarakat di tiga kampung, kebenarannya memang sudah tidak bisa lagi diragukan kerena dari pengamatan  air sudah tercemar oleh kotoran Sapi hingga sebatas betis orang dewasa, bau yang menggangu dan bila kaki kita rendam di air terasa gatal - gatal sedangkan jembatan yang dibangun dengan swadaya hanyut dibawa banjir hingga terpaksa anak-anak Sekolah Dasar yang mau lewat harus turun kesungai Citempuan yang airnya tercemar oleh limbah kotoran sapi sampai batas lutut anak-anak.
“ Kami pernah berdemo  beberapa hari yang lalu namun hasilnya hanya begitu saja ” seperti diceritakan oleh warga kampung leuwikampaan yang indentitasnya minta tidak dipublikasikan.
“ Pemerintah setempat sudah tidak bisa diharapkan untuk memperjuangkan keresahan dan terganggunya masyarakat yang dahulunya air Citempuan ini menjadi sarana kebersihan, mandi mencuci. masyarakat di Desa ini sudah hampir 20 tahun merasakan dampak dari pembuangan limbah kotoran sapi, namun Pemerintah tidak ada yang memperjuangkan nasib kami “, tutur warga yang tidak mau disebutkan namanya.
Sebagaimana termaktub dalam undang-undang Republik Indonesia Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Pasal 98 ayat 1 berbunyi bahwa setiap orang yang dengan sengaja melakukan perbuatan yang mengakibatkan dilampauinya baku mutu udara ambient, baku mutu air, baku mutu air laut, atau kriteria baku kerusakan lingkungan hidup, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 3 tahun dan paling lama 10 tahun dan denda paling sedikit Rp.3.000 000 000 ( Tiga Miliar Rupiah ) dan paling banyak Rp. 10.000.000.000 ( Sepuluh Miliar ).
Dulu kami di Kampung Gerendong ini mandi mengambil air untuk minum bila pesediaan sumur habis kami mengambil air dari sungai Cisadane tapi kini diwaktu kemarau panjang seperti sekarang ini kami kesulitan tidak bisa lagi menggunakan air sungai Cisadane, bau dan dan gatal-gatal keruh hijau oleh kotoran sapi, seperti diceritakan oleh beberapa warga Kampung Gerendong yang tidak mau disebut namanya.
Harapan kami berkaitan hal tersebut kami bertekad dan beritikad baik untuk memperjuangkan lingkungan hidup yang lebih baik dan sehat dilingkungan sekitar kami, agar tercipta hubungan sosial yang harmonis dan saling menguntungkan semua pihak khususnya antara pihak perusahaan dengan masyarakat sekitar dan kami memohon kepada pemerintah terkait dapat meninjau keadaan kami di masyarakat Desa Rabak ini untuk merasakan kondisi yang segar ketika belum adanya ternak sapi di daerah ini. tutupnya.
DWI DJI PRAJITNO.MS
& Team AWDI DPC BOGOR

Kampung Sawah Mendapat Dua Penghargaan

Kepala Desa Kampung Sawah Mendapat Dua Penghargaan Sebagai Desa Sadar Hukum Dan Desa Terbaik Pembayaran PBB


Bogor AWDI News - Oco Santoso demikian nama yang dikenal oleh masyarakat yang mantan preman dengan tato yang melekat disekujur tubuhnya, namun kini menjadi kebanggaan tersendiri bagi rakyat Desa Kampungsawah
Beliau dilahirkan di Kp.Pabuaran Desa Kampung Sawah 55 tahun yang lalu mempunyai  satu  stri dan dikaruniai 8 anak putra dan putri
Putra seorang  Purnawirawan ABRI dan dibesarkan di Jakarta  disanalah beiau mengenal dunia hitam dan setelah sadar beliau kembali kedaerah asal dan  menetap di Desa Kampung Sawah berawal masuk diorganisasi BBR (Benteng Bogor Raya) beliau menjadi ketua ZONA V Kecamatan Rumpin disanalah beliau menggembleng  Pemuda pemudi Kecamatan Rumpin dalam latihan baris berbaris dibantu oleh KORAMIL Kecamatan Rumpin
Para pemuda diarahkan kepada bidang sosial perbaikan rumah orang jompo Rumah Yatim piatu dan bagi orang yang memerlukan ke Rumah sakit dengan relanya mobilnya untuk mengantar kerumah sakit tanpa harus mengeluarkan uang, kini berbuah manis hasil budi baik beliau menjadi prestasi tersendiri.
Berawal Tahun 2012 beliau lkut dibursa pencalonan Kepala Desa Kampung Sawah Kecamatan Rumpin Kab.Bogor dan menang telak, sehingga beliau menjadi kebanggaan Desa Kampung Sawah sampai saat ini.
Seperti Tahun 2014  pendapatan Pajak Bumi dan Bangunan ( PBB ) Desa Kampung Sawah sebesar Rp.85 000 000.-dan telah dibayar lunas.
Tahun 2015 Pendapatan PBB Rp.120 000 000 ( seratus dua puluh juta) juga telah dibayar lunas dengan dasar inilah Bupati Kab.Bogor megundang beliau sebagai Kepala Desa yang sepatutnya diberikan penghargaan sesuai dengan amal baktinya kepada Negara.
Prestasi Beliau Sebagai Kepala Desa yang Menonjol  diantaranya sebagai  DESA SADAR HUKUM  & DESA TERBAIK PBB di KECAMATAN RUMPIN.
Dua penghargaan itulah yang disematkan pada acara Peringatan 17 Agustus Tahun 2015 dihadiri oleh MUSPIKA Kecamatan Rumpin bersama 14 Kepala Desa di Kecamatan Rumpin, Warakawuri, Para veteran.
Pada kesempatan itupula hadir keluarga para Pejuang yang masing masing mendapat bingkisan yang diserahkan langsung oleh Bapak Camat Kecamatan Rumpin.
Semoga semua ini dapat menjadi sebuah inspirasi para Kepala Desa di Seluruh Indonesia, khususnya Jawa Barat.


DWI DJI PRAJITNO
& Tam DPC AWDI BOGOR
 
Support : Creating Website | Johny Template | Edited By : Abib Visual
Copyright © 2013. Awdi Online - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger