Berita Utama

Latest Post

SDN Bayur

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Selasa, 15 Januari 2019 | 10.40

SDN Bayur Terapkan Kedisplinan
Dalam Pembelajaran Pendidikan Di Sekolah

Tangerang, Kantorberitaawdi.com - Dalam rangka meningkatkan kualitas mutu pendidikan tentunya harus adanya komitmen bersama baik dewan guru.kepala sekolah serta peran masyarakat. Kepala sekolah SDN  BAYUR kecamatan periuk Kota Tangerang, yang dipimpin oleh Yefnawilis, S.Pd selalu berbenah diri baik di lingkungan sekolah, karena kepala sekolah selalu menjadikan pendidikan nyaman, asri, hijau dan selalu mengedepankan pola sekolah sehat. Hal itu terbukti dengan penataan lingkungan sekolah dengan program pemerintah menuju adiwiyata, karena itu,sdn bayur selalu berbenah dan menata lingkungan sekolah dengan membuat mushola, bale buat istrahat orangtua siswa, yang menjadikan prioritas adalah penghijauan.

Kepala sekolah yang selalu berjilbab dan berparas cantik, mengatakan, “sebelum kita buat sesuatu yang positif tentunya kita berembuk dengan. Persatuan Orang Tua Murid dan Guru (POMG), dalam memajukan pendidikan yang ada di SDN Bayur ini. Saya selalu berupaya bagaimana SDN BAYUR selalu sentiasa menjadikan sekolah yang unggul serta berpretasi, baik dibidang akademik maupun non akademik”, ungkapnya.

Kepala Sekolah Dasar Bayur yang selalu berkomitmen dalam melayani pendidikan tentunya beliau selalu mengedepankan kedisplinan dan profesional. Hal itu dilakukan oleh pihak dewan guru. Di tempat terpisah pengawas yang ada di bawah binaan SDN BAYUR, Hj Effi saat di temui media mengatakan "saya selalu memberikan motivasi kepada kepala sekolah khususnya binaan gugus 4.bisa memberikan contoh yang baik kepada dewan guru karena sebagai pemimpin harus bisa memotivasi bagaimana pendidikan yang dipimpinnya bisa mendapatkan mandat dari masyarakat sehingga keberadaan sekolah menjadi ujung tombak dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan kita lihat SDN Bayur sekarang sudah banyak kemajuan serta dukungan dan kepercayaan masyarakat di sekitar,.itu semua di karenakan kepala sekolah dan dewan guru selalu disiplin dalam memberikan pelayanan pendidikan”, tegas Evi.

SDN Bayur sudah mengedepan pola pendidikan yang nyaman sehingga siswa dalam menerima pelajaran begitu mudah.mungkin metode pembelajaran yang baik memang harus seperti itu, apalagi lingkungan sekolah nampak asri hijau dalam menujuh sekolah sehat. Lebih lanjut pengawas mengatakan, “saya selalu berpesan kepada kepala sekolah agar supaya menjalankan amanat sebagai abdi negara khususnya.pendidikan harus menjadi pilar pertama dalam mencerdaskan anak bangsa .sehingga apa yang di harapkan pemerintah bisa tercapai”, ucap Effi Susanti, S.P.DI., MM.

(Handri M)

Dengan Kewirausahaan

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Selasa, 11 Desember 2018 | 10.22

Dengan Kewirausahaan Kita Ciptakan Generasi Muda Menjadi Pengusaha


Tangerang - Kantorberitaawdi.com - Dalam rangka kegiatan kewirausahaan yang dilaksanakan oleh pihak Kecamatan Karawaci Kota Tangerang, yang diselenggarakan di aula kecamatan (30/11)
Adapun yang memaksakan kegiatan tersebut adalah kasi kemas kecamatan karawaci Sri Urami Miftah Chuddin sebagai motivasi, Wulan Ayodya sebagai motivator,dan Kasi Perencanaan dan Keuangan Kec Karawaci Bpk Mustika.
Tujuan kewirausahaan ini tentunya memotivasi bagi generasi muda khususnya yang punya niat sebagai pengusaha. Pelaksanaan ini di hadiri oleh 100 peserta pemuda dan pemudi.

Wulan ayodya mengatakan mengawali karier baru 30 tahun dan kami bukan dari golongan tidak mampu. Kami mengawali pahit dengan berjualan keliling proses untuk menjadi pengusaha yang mandiri dan handal perlu keberanian.kenapa karena tanpa keberanian mustahil keberhasilan akan berjalan. Selain itu dengan bekerja keras kami sekarang mempunyai SPBU, menerbitkan buka tentang kiat-kiat kewirausahaan," tutur Wulan.
Tentunya bagi generasi muda harus mempunyai jiwa untuk berusaha dalam menjadi pengusaha.walau dengan tanpa modal dan membuat inovasi yang baru yakin apa yang direncananya usaha yang unik pasti akan dilirik pengusaha
Maka dari itu.Terus bekerja keras dengan usaha kecil. Sampai besar itu butuh proses dan kesabaran serta kerja keras.tegas Wulan ayodya.

Adapun tanggapan dari camat karawaci H. Suli Rosadi mengatakan, “dengan program kewirausahaan ini bisa mewujudkan para usaha muda dalam menjadi pengusaha, dan jangan berfikir mencari pekerjaan tapi menciptakan lapangan pekerjaan. Coba lihat keberhasilan Wulan Ayoddya seorang pegiat dan pekerja CCCV dan mendulang sukses mempunyai gerai dimana mana, dan mempunyai anak didik dimana mana yang dibina untuk menjadi usahawan yang mapan”, ucap H Suli Rosadi. (ADV)

MENGENAL SOSOK AGUS MAULANA

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Jumat, 02 November 2018 | 17.36

MENGENAL SOSOK AGUS MAULANA
CALEG DPRD Provinsi DKI Jakarta Dapil 4 yang Diusung Partai Demokrat

Jakarta, AWDIOnline.com - Namanya Agus Maulana biasa dipanggil bang Agus, sosok sederhana dengan segudang pengabdian, sebagai tokoh masyarakat Putra Daerah yang berjuang dari Pengurus RT, RW, LMK, dan Ketua Masjid, Bahkan sempat menjadi wartawan Target dan Media Indofokus memang kiprahnya tidak bisa diragukan lagi kalau saat ini Bang Agus Maulana mencalonkan dirinya sebagai Anggota DPRD Dapil 4 DKI, Jakarta Timur dari perolehan suara 3 Kecamatan, Cakung, Pulogadung dan Matraman.
Ketika disambangi tim Bang Agus Maulana di posko pemenangannya di Cakung, tampak bang Agus ceria dengan ciri khas Betawi Cakungnya.

Ketika ditanya apa yang mendorongnya mencalonkan diri sebagai  caleg dan visi-visinya Agus pun memberikan paparan secara tegas dan lugas, bahwa dirinya Mencalonkan sebagai anggota legislatif adalah dorongan dari pihak kaum kerabat tokoh masyarakat handai tolan dilingkungannya, bahkan dukungan dari keluarga besarnya, karena para pihak yakin bahwa bang Agus mampu menampung aspirasi warga masyarakat Jakarta, khususnya Dapil di Wilayahnya, agar dapat lebih sejahtera Agamis dan berbudaya.
Program Program nya yang menyentuh lapisan masyarakat baik tua muda Karang Taruna dan Generasi Muda, serta Organisasi Tradisional cukup fair dan terbuka disampaikannya secara lugas, pada saat penyampaian visi misi sosialisasi terhadap managemen program-programnya.

Agus Maulana adalah orang yang tidak pernah mengumbar janji terhadap warga yang mencoblos memilih dirinya, seperti caleg-caleg terdahulu, setelah terpilih lupa akan janjinya, bahkan sulit untuk ditemui, apalagi untuk dimintai bantuannya.

Hal tersebut tidak berlaku pada bang Agus karena banyak makan asam garam dan malang melintang dilapangan, anggota dewan itu dipilih oleh masyarakat, tanpa dipilih maka dia tidak akan mendapatkan suara yang diinginkan, namun buat saya orang yang memilih itulah yang harus dihargai, dan bila ada persoalan harus dibantu apapun persoalan itu, harus kita jembatani, saya akan turun langsung berbuat bukan berbicara dengan janji dan kata kata indah.
 
“Kita tidak bisa lakukan keindahan apapun, kalau tidak ada kesempatan dan kesejahteraan, bila terpilih saya akan membantu program Pemerintah Daerah yang lebih manusiawi dan efektif, tentunya program ini adalah program unggulan yang tidak perlu saya kemukakan, Insya Allah.”, ungkap Bang Agus.
Bang Agus Maulana yang di usung Partai Demokrat No 10 untuk daerah pemilihan Jakarta Timur untuk perolehan Suara di 3 Kecamatan 20 Kelurahan, 245 RW, 2772 RT.di Jakarta Timur, dan juga didukung oleh 8 Organisasi seperti FBR, FPI, FORKABI, BPPKB Banten, Komunitas Reyog Ponorogo, dan beberapa organisasi lainnya. Hal ini menandakan seluruh elemen bersatu dengan warga mendukung penuh Bang Agus Maulana menjadi Anggota DPRD Provinsi DKI JAKARTA.

Di akhir pertemuan dan silaturahmi dengan putra daerah yang asli Betawi lahir di bulan Maret 1963 dan memiliki 2 Orang putra dengan nama biasa di panggil Bang Agus ini begitu bersahaja, terkesan sosok yang memiliki kharismatik, dan merakyat buat kepedulian mendengarkan aspirasi warganya, Demikian akhir penutup pembicaraan kami, semoga Bang Agus Maulana terpilih menjadi Wakil suara kami di DPRD nanti.
(AWDI/Team)

Sikap Majelis Pers Atas Kriminalisasi Wartawan Di Pali Sumsel

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Jumat, 12 Oktober 2018 | 09.38

Sumsel – KantorBeritaAWDI – Kriminalisasi terhadap profesi wartawan sering terjadi, bahkan baru baru ini hal yang dilakukan oleh oknum staf DPMD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sangat merendahkan dan melecehkan tupoksi wartawan, hal itu disampaikan Budi Wahyudin selaku Wasekjen Majelis Pers dan juga Sekjen Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) saat siaran persnya di kantor Sekber Majelis Pers, di Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih Nomor 32-34, Lantai 5 Jakarta Pusat, Kamis (11/10/2018).

Ia menilai tindakan Arogansi dan Pelecehan yang dilakukan Vivin Staf DPMD tersebut telah sangat keterlaluan dan tidak mencerminkan keprofesionalan.

“Wartawan dalam kerjanya sebagai kontrol sosial sesuai kode etik jurnalis dan dilindungi UU Pers No. 40 tahun 1999.” ucap Budi.

Tidak dipungkiri, kata Budi apa yang dilakukan oleh oknum Staf DPMD setempat terhadap Suherman salah seorang Wartawan Media Online poskotasumatera.com pada senin 8 Oktober 2018 lalu telah menjadi perhatian pers di Indonesia.

Menurut keterangan Suherman pada Majelis Pers (MP), Vivin staf DPMD diduga atas perintah atasannya, yakni kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pali, Sumsel.

Sebelumnya dijelaskan Budi, saat terjadinya kejadian tersebut, Suherman wartawan dari media poskotasumatera.com mendatangi kantor DPMD Pali untuk konfirmasi terkait ada satu kepala desa yang tidak pernah masuk kantor desa hampir satu tahun.

Konfirmasi tersebut berbuah pelecehan profesi wartawan yang dilakukan Vivin dengan menyebut ‘wartawan kemari cuma minta duit’, mendengar ucapan staf DPMD itu, Suherman kaget dan langsung mengambil HP androidnya untuk merekam, namun tiba tiba tangannya ditarik dan diseret seret sampai masuk. Maka munculah keributan mulut di dalam ruangan.

“Untuk itu, kami akan segera kirimkan surat somasi kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa di Kabutan Pali, Sumatera Selatan agar hal hal seperti ini tidak terjadi lagi di wilayah lainnya.” tegas Budi.

Hal senada juga dikatakan Pidin Carles Oteh selaku pemilik koran Pali.

“Hal ini tidak bisa di biarkan begitu saja, karena Saya berkeyakinan sekali bahwa oknum Staf tersebut hanyalah Korban atas perintah atau disuruh oleh orang yang tidak bertanggung jawab dari oknum Kadis BPMPD PALI, hal ini bisa dibuktikan dari kata – kata oknum Staf tersebut,” ujar Pidin Carles Oteh yang merupakan Pemimpin Redaksi sekaligus Pemilik Surat Kabar Umum Mingguan (SKU) KORAN PALI, kepada Awak Media Selasa (9/10/2018).

Karena, menurutnya, hal itu bisa dikutip dari omongan sang oknum Staf DPMD yang mengatakan, bahwa Wartawan tukang minta – minta duit dan kalau tidak ada campur tangan atau perintah dari pimpinan tidak mungkin oknum tersebut berkata kasar dan berbuat arogan sama Wartawan.

“lni di buktikan dari omongan sang Staf, bahwa Wartawan tukang minta – minta duit, memangnya Staf tersebut pernah dimintai duit oleh Wartawan. Secara pribadi, Saya akan meminta permohonan maaf secara terbuka oleh Kepala Dinas PMD di Media Online maupun Cetak”, sebut Pidin.

Sementara itu, Jhon Heri selaku Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Sumsel mengatakan, Pelaku Pelecehan Profesi Wartawan, sudah banyak melukai Insan Pers.

“Pecat, karna itu Profesionalnya, soalnya dia (Vivin oknum Staf DPMD – red) telah melukai banyak Insan Pers, tetapi kalau memang Staf tersebut memang sudah diberi arahan oleh Kepala Dinasnya, PWI bertindak, berarti Staf tersebut dikorbankan, Kita rame – rame bela si Staf itu”, katanya.

Ia juga menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh oknum Staf DPMD tersebut, karena menurutnya, Wartawan dalam melaksanakan Profesinya mendapat Perlindungan Hukum (Team/red)

Penanggulangan Banjir

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Senin, 16 Juli 2018 | 09.56

Penanggulangan Banjir di kota Tangerang

Tangerang,Kantorberitaawdi.com - Kota Tangerang telah banyak mengalami perkembangan yang sangat pesat, namun Jabotabek (Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi) merupakan wilayah yang sangat rentan akan bencana banjir, berbagai upaya penanggulangan sudah banyak di lakukan oleh pemerintah daerah setempat tak terkecuali di kota tangerang.
Penanggulangan banjir di kota Tangerang merupakan salah satu tugas dari dinas pekerjaan umum Kota Tangerang. Hujan dengan intensitas yang sangat tinggi di kota Tangerang mengakibatkan genangan di beberapah wilayah, daerah rawan banjir di Kota Tangerang khususnya Pintu Air Sipon di Jl. Maulana Hasanudin, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang melakukan pembersihan sampah di kali Sipon pintu air oleh Tim Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (OP SDA) yang disaksikan oleh kepala bidang dan pemeliharan, H. Agus Sumarna, SE, MM.

Progam Pengembangan Sistem Drainase menjadi sangat penting agar dapat mengoptimalkan Sistem Drainase sehingga dapat mengurangi kerugian-kerugian dampak akibat banjir dan genangan. Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang telah melaksanakan pengadaan langsung tenaga ahli (OP SDA) yang bertugas membuat dan menyusun kajian penanganan banjir di Jl. Maulana Hasanudin, jelas H. Agus Sumarna, SE, MM di ruang kerjanya.

Lebih lanjut, H. Agus Sumarna, SE, MM selaku Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan mengungkapakan penanganan banjir di harapkan dapat menjadi acuan dalam perencaan teknis dan dapat mengidentifikasi wilayah-wilayah yang terdampak banjir serta solusi penanganannya yang akan digunakan sebagai pondasi dasar untuk perencanaan teknis penanganan banjir.

(ADV)

Pelantikan di Bondowoso

Pelantikan di Bondowoso
Pelantikan DPC AWDI di Bondowoso

Media Partner

Media Partner

Lentera Banten

Lentera Banten

Foto Bersama

Foto Bersama

MEDIA PARTNER

MEDIA PARTNER

Reaksi Nusantara

 
Support : Creating Website | Johny Template | Edited By : Abib Visual
Copyright © 2013. Awdi Online - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger