Berita Utama

Latest Post

Pendaftaran

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Selasa, 18 April 2017 | 15.32


Rencana Penanganan Banjir

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Jumat, 03 Maret 2017 | 10.54

Rencana Penanganan Banjir Di Perumahan Alamanda Dikelurahan Gembor Kecamatan Periuk


Tangerang, AWDI Online - Banjir dan Genangan kerap kali terjadi akibat Luapan Kali Ledug, diantaranya Perumahan Alamanda Kelurahan Gembor Kecamatan Periuk. Kali Ledug merupakan salah satu Kali yang masuk ke dalam Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Cirarab. Kali Ledug memiliki luas daerah tangkapan air sebesar 10,66 km2 dengan debit banjir rencana 50 tahunan sebesar 18,40 m3/det. Kali Ledug ini meluap karena terhambatnya aliran kali yang menuju kali Cirarab akibat tingginya muka air kali cirarap.

 

Kali Cirarab merupakan Sungai Cirarab berawal dari parung Panjang dengan elevasi tertinggi di hulu +60 m dan bermuara ke Laut Jawa. Panjang sungai Cirarab dari hulu sampai hilir adalah 28,5 km dengan kemiringan dasar sungai rerata adalah 0,17 %, yang tergolong cukup landai dengan.
Untuk mengatasi hal tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang pada telah melakukan sejumlah program dan kegiatan diantaranya pembangunan Turap di sisi Kali Ledug pada tahun 2016 lalu. Turap ini merupakan bagian dari sistem long storage kali ledug seluas 14.454,70 m2 dengan kapasitas 47.100,63 m3 dan Muka Banjir Rencana pada level + 7,28 m di atas permukaan air laut rata-rata.

Pada tahun ini akan dilakukan penyempurnaan dengan membangun sistem polder. Polder merupakan suatu sistem kesatuan hidrologis buatan yang tidak terpengaruh dari suatu daerah tangkapan air alamiahnya, sehingga air larian, atau rembesan air tanah bisa ditanggulangi dalam satu kesatuan sistem tata air. Sehingga diharapkan kegiatan tahun ini meliputi pembangunan tanggul keliling, rumah pompa, bangunan pengatur, serta perbaikan jaringan drainase perumahan yang menuju pompa secara bertahap.

(Muali/Jhon)

Kepala Sekolah SMP Negri I Dolok Masihul berupaya tingkatkan mutu Pendidikan

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Jumat, 10 Februari 2017 | 14.37

Serdang Bedagai(AWDI NEWS)
      Sebagai pemegang jabatan strategis dalam penyelengaraan pendidikan di SMP Negri I Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai Drs.Suriadi berupaya meningkatkan mutu pembelajaran yang merupakan paktor penting dalam meningkatkan efetivitas sekolah hal tersebut disampailan Kasek SMP Negri I Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara kepada rekan Pers AWDI saat bincng-bincang  seputar realita pedidikan anak di Kabupaten Serdang Bedagai (23/11) di ruang Kerjanya.
       Masih paparan Drs.Suriadi berdasarkan realita pendidikan anak di Kabupayen Serdang Bedagai pada umumnya dan khususnya di SPM Negri I Kecamatan Dolok Masihul dapat dilihat anak-anak yang mengeyam dunia pendidikan di sekolah namun ada juga yang tidak,bahkan hari-harinya dihabiskan sebagai pekerja,hal yang menarik untuk dibahas tentang penyelengaraan pendidikan anak sekolah adalah Amanat Undang-undang No 20 tahun 2003 dinyatakan pada pasal 3 dan pasal 5 bahwa pemerintah dan/atau pemerintah daerah menyelenggarakan sekurang-kurangnya satu-satuan pendidikan pada semua jenjang pendidikan untuk dikembangkan menjadi sebuah pendidikan bertarap Internasional (pasal3)dan pemerintah Kabupaten kota mengelola pendidikan dasar dan pendidikan menengah serta pendidikan yang berbasis keunggulan lokal (pasal 5) Amanat ini kemudian menjadi rujukan dalam  membuat peraturan daetah (perda)Kabupaten Serdang Bedagai yang tengah mengupayakan Amanat Undang-undang No 20 tahun 2003  ujur Suriadi
      Lebih lanjut Drs.Suriadi mengatakan sebagai pimponan disekolah beliau selalu memperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan penampilan staf pengajar di sekolah SMP Negri I Kecamatan Dolok Masihul selain itu dirinya juga memperhatikan penguatan materi pembelajaran yang merupakan salah satu faktor penting yang harus didahulukan secara berkelanjutan tegas Suriadi.
      Masih paparan Suriadi menjelaskan sebagai pimpinan dan pengembangan sekolah secara rutin beliau selalu memikirkan untuk selalu mengevaluasi hal-hal yang terkait dengan kurikulum untuk menyelwngarakan pendidikan yang bermutu dan merata kepada peserta didik untuk lebih Kereatif mengembangkan seluruh kemampuan dan keterampilan secara efektif melalui kaderisasi intelektual siswa/siswi di SPM Negri I Kecamatan Dolok Masohul Kabupaten Serdang Bedagai ungkapnya mengahiri (Fahri Ananda SE)

Penulis
Fahri Ananda
Wartawan AWDI Kabupaten Serdang Bedagai

Diduga Terkait Sewa Menyewa Lahan PT. KAI

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Kamis, 09 Februari 2017 | 16.39



KPK Diminta Periksa Dirjen Perkeretaapian RI


Jakarta -Awdionline.Com
Lahan seluas 1.2 Ha milik PT. Perkeretaapian RI (persero) yang berlokasi di Emplasman stasiun tanah abang Jakarta Pusat yang dahulu diperuntukan untuk tempat penyimpanan peralatan Kereta Api, saat ini berubah fungsi menjadi tempat para pedagang musiman yang berasal dari Kota Tasik Jawa Barat.
Terjadinya perubahan fungsi lahan tersebut diduga kuat di Komersilkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang berada dikantor Dirjen Perkeretaapian RI yang berada di Jakarta. Tidak tanggung-tanggung harga sewa menyewa lahan tersebut mencapai Rp.2.800.000.000.-(Dua Milyar Delapan Ratus Juta Rupiah) yang diduga kuat masuk kantong pribadi oknum-oknum nakal tersebut.
            Hal ini mulai terungkap ketika wartawan menemukan data-data kongrit mengenai sewa menyewa lahan tersebut,  dalam dokumen tersebut tertulis PT.Padi Mas Realty yang berlokasi di Jl.Pinangsia Timur No.4-H,Jakarta yang diwakili oleh Marto Sumartono  dengan okunum TNI yang bernisial ST (purnawirawan) yang terikat dalam Surat Kuasa No.009/PMR/VII/2016 Dalam hal ini antara kedua belah pihak sepakat dalam satu Memorandum Perjanjian Kerjasama Penyediaan Pasar Tasik,  sebagaimana tertulis dalam Pasal (1) tujuan kerja sama, Pasal 2 (objek perjanjian), Pasal 3 (jangka waktu pengelolaan), Pasal 4 (besaran uang kompensasi), Pasal  5 (tata cara pembayaran), Pasal 6 (kewajiban para pihak), Pasal 7 (peruntukan), Pasal 8 ( pemeliharaan dan perawatan), Pasal 9 (larangan), Pasal 10 (perselisihan), Pasal, 11 (hala-hal lain).\
Hasil wawancara Awdionline.Com terhadap beberapa pedagang dilokasi  saat di konfirmasi mengatakan, (12/01)  bahwa hampir kurang lebih 300 Pengusaha Baju Gamis telah menyewa tempat ini, yang terdiri dari beberapa pengusaha yang telah di subkan oleh PT.Padi Mas Realty. Ungkap seorang pedagang yang tidak mau namanya disebutkan.
Dia menambahkan, untuk bisa mendapatkan lahan ini kita harus mengeluarkan biaya yang sangat mahal seperti biaya masuk berkisar Rp 20 - 15 Jutaan dan Rp 10 - 5 Jutaan per-Orang sesuai dengan kondisi tempatnya biaya Bulanan             Rp 1.500.000,- biaya mingguan Rp    500.000,- biaya harian Rp 50.000,-/Pedagang. Ujarnya  dengan nada sinis.
Ditempat terpisah Agus Aswani, SH ketika diminta tanggapanya terkait hal tersebut mengatakan, sudah selayaknya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera turun tangan untuk memanggil pihak-pihak yang terkait agar segera diperiksa, sebab nilai sewa menyewa lahan tersebut sudah mencapai miliyaran rupiah atas hal tersebut KPK sudah bisa segera mengusut hingga para oknum-oknum yang nakal segera dip roses.
Agus menambahkan, lahan seluas 1,2 Ha di Stasiun Tanah Abang, segera  ditutupdan lahan tersebut dikembalikan sesuai dengan fungsinya semula. Imbuhnya. Jakarta- Awdionline.Com (Alexander Kali/ Salahudin Ramli).

JEMBATAN MAUT MENUNGGU MANGSA KEMBALI, BERTAHUN TAHUN TAK DIPERBAIKI



Dolok Masihul (AWDI). Warga Desa Hutanauli dan Desa Silau Merawan kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Serdang Bedagai mengeluhkan jembatan yang hampir puluhan tahun rusak tapi tak kunjung diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten serdang Bedagai SUMUT,  hal itu karena jembatan tersebut menjadi akses vital warga dalam menjalankan aktivitas kesehariannya sebagai petani.
Jembatan yang panjangnya lebih dari 10 meter tersebut kondisinya sangat memprihatinkan, hanya tinggal beberapa keping  papan lantai yang tersisa, sementara lubang besar menganga lebar mengintai korban yang melintasinya.

Menurut Naseb (44) warga Desa Blok 10 yang juga sering melintasi jembatan rusak tersebut;  jembatan tersebut sudah hampir sepuluh tahun kondisinya rusak dan tak terawat, belum ada upaya perbaikan oleh Pemkab serdang Bedagai, padahal menurut naseb, jembatan tersebut keberadaannya  sangat vital bagi petani untuk mengangkut hasil panen dari sawah ke rumah warga, bahkan pada tahun 2014 lalu ada seorang warga desa Blok 10 yang terjatuh dari jembatan tersebut ketika melintas mengendarai sepeda motor dan korban meninggal dunia. dan masih banyak korban lainnya yang terjatuh dari atas jembatan tersebut yang terluka.
Banyak petani  resah dan berharap kepada Bupati Serdang Bedagai agar segera memperbaiki jembatan tersebut, apalagi saat ini Wakil Bupati Serdang Bedagai adalah Putra Dolok Masihul, miris rasanya dengan kondisi seperti itu tanpa keperdulian" tambah Naseb penuh harap.

   Pantauan Wartawan di lokasi, kondisi jembatan (gambar) sangat memprihatinkan dan membahayakan orang yang melintasinya, hanya beberapa keping lantai saja yang tersisa untuk dilintasi oleh pengendara kendaraan bermotor dan pejalankaki, kepedulian Pemkab Serdang Bedagai sangat dinantikan, karena petani sangat membutuhkan jembatan tersebut sebagai penghubung dan prasarana jalan bagi mereka dalam beraktivitas seharihari terutama ketika musim panen tiba.
Pengirim :
WANASIBIN

Pelantikan di Bondowoso

Pelantikan di Bondowoso
Pelantikan DPC AWDI di Bondowoso

Media Partner

Media Partner

Lentera Banten

Lentera Banten

Foto Bersama

Foto Bersama

MEDIA PARTNER

MEDIA PARTNER

Reaksi Nusantara

 
Support : Creating Website | Johny Template | Edited By : Abib Visual
Copyright © 2013. Awdi Online - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger