Latest Post

Seorang tahanan titipan polres

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Rabu, 28 Oktober 2015 | 22.52

Seorang tahanan titipan polres metro kota tangerang tewas dengan luka lembab disekujur tubuhnya


Tangerang-AWDI NEWS-Seorang lelaki yang bernama Jayani alias Linsang bin Mad Buang (29),tersangka kasus pencurian menghembuskan nafas terakhir dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balaraja, Kabupaten Tangerang

Warga Kampung Laban RT 09/6, Desa Laban, Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang, Banten ini, merupakan salah satu tahanan titipan Polres metro Kota Tangerang yang melakukan tindak pidana pencurian.

Iya, dilarikan ke RSUD Balaraja oleh petugas Rumah Tahanan (Rutan) Klas 1 Tangerang, dalam kondisi sekarat dan luka lebab disekujur tubuhnya.

Informasi yang didapet dari awak media, Jayani, dititipkan pihak penyidik Polres metro Tangerang ke Rutan Klas 1 Tangerang, pada Jumat (23/10/2015) lalu.

Namun, nahas tiga hari kemudian Jayani meninggal dunia akibat luka lebam dan robek di sekujur tubuhnya akibat pukulan benda tumbul ditubuhnya.

"Benar, Jayani adalah tahanan titipan dari Polres metro Kota Tangerang. Iya, meninggal dalam perjalanan Ke RSUD Balaraja," tegas Kepala Rutan Klas 1 Tangerang, Kadiyono, kepada wartawan

Kadiyono mengatakan, kondisi korban saat diterima pihaknya dari Penyidik Polres metro Kota Tangerang yang tengah melakukan penyelidikan  terkait serangkaian kasus pencurian tersebut, sudah dalam keadaan luka-luka dan kritis.

"Kami terima tahanan Jayani, sudah dalam kondisi sakit luka parah, dengan luka lebam dikujur tubuh akibat terkena pukulan benda tumpul, serta luka robek di kepala, tangan dan kakinya," ungkap Kadiyono.

Bahkan, kata Kadiyono, dirinya menegaskan, telah membuat berita acara penerimaan tahanan titipan yang disertai bukti visum dari dokter.

"Kita lengkapi data kondisi tahanan yang dititipkan Kepolisian dan Kejaksaan. Bahkan, disitu ada rekam medis yang menunjukkan kondisi korban sangat buruk saat kami terima dari Penyidik polres metro kota tangerang," jelas Kadiyono.

Selama tiga hari didalam rutan, kata Kadiyono, Jayani kerap mengeluhkan sakit dan pusing, mual dan muntah. Bahkan, asupan makanan yang diberikan pihak Rutan tak mampu dicerna dengan baik oleh korban

"Korban, begitu masuk kami pisahkan dengan tahanan lain di Blok A kamar 12. Dan, tiap beberapa jam di cek kondisinya oleh tim kesehatan kami, karena memang kondisinya sudah tidak baik saat masuk kedalam Rutan," ujannya

terang,Kepala Pelayananan Tahanan Rutan Klas 1 Tangerang, Aziz mengatakan, akibat sejumlah luka yang di deritanya, tepatnya pada Jum'at kemarin, korban tidak mampu lagi untuk berdiri dan mengeluhkan pusing di kepala, bahkan beberapa kali muntah mengeluarkan cairan .

"Melihat kondisi korban yang lemah dan tak kuat berdiri lagi, tim kesehatan menyarankan untuk membawa korban ke rumah sakit," tuturnya.

Tapi tidak disangkah sebelom sampai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) balaraja korban sudah mengembuskan nafas terahirnya.tegasnya (zecky.M.zakaria/euis.H/andani suryadi)

KASIE KEBERSIHAN CENGKARENG

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Selasa, 27 Oktober 2015 | 21.15

KASIE KEBERSIHAN CENGKARENG MENGAJAK WARGA UNTUK PEDULI DENGAN SAMPAH

Jakarta, awdionline.com - Dari berita  yang ada di media tidak habis habis nya di bahas soal masalah sampah yang belum teratasi dan menumpuk di mana mana. Sangat ironis bila petugas kebersihan sudah maksimal untuk bekerja/melakukan yang terbaik, selelu saja jadi ocean di dengar. Padahal jelas masalah sampah tiap menit dan jam sampah sudah menumpuk, ibarat kumis dicukur tumbuh kembali. Itulah yang cocok di ungkapkan dalam masalah sampah.

Untuk mengetahui lebih jelas apa kendala yang ada di lapangan, wartawan awdi menanyakan langsung kepada kasie kebersihan cengkareng, soal masalah sampah di wilayah nya.  Menurut dari kasie cengkareng (A Rahim) akrab di panggil bang Daim menuturkan, saat di konfirmasi di ruang kerja nya mengatakan:  konfirmasi Memberikan Voting zona pesada penyapuan, dan pekerja saluran penghubung kepada para lurah-lurah, sekecamatan cengkareng. agar tdk ada nya terjadi timpang tindih dengan petugas kebersihan, satu kecamatan  ada sebanyak 66 personil anggota dan 18 satu kecamatan dengan kelurahan, ada anggota ppsu 60 orang, jadi kalau bersaing tidak berimbang.

Ditambahkan namun kasie cengkareng  mengakui dengan  ada nya ppsu kebersihan wilayah, lebih meningkat sampai kepelosok yang belum
tersentuh sama kebersihan, terutama saluran penghubung. kepala seksi cengkareng  boleh di sebut nama nya. mengharapkan agar para
lurah~lurah  dan ppsu dapat berkordinasi dengan  pihak kelurahan, berkaitan dengan hasil bersih bersih  dari ppsu. Agar tidak terjadi masalah baru di media, berikut qlue yang ada. Tutur nya senin 26/10

Adapun Instruksi kepala dinas kebersihan DKI Jakarta, perintahkan supaya harus membuat bak sampah untuk mengurangi volume yang akan di buang ke bantar gebang. dari sisa sisa sampah dapur rumah tangga, dapat di ikut sertakan  para ibu~ibu/ istri dari pekerja kebersihan cengkareng untuk di berikan belajar mendaur ulang sampah, dari yang terbuang menjadi uang tambahan. Setiap program bersih bersih dapat tercipta dengan baik dan berguna untuk  kesinambungan lingkungan. (ROBERT/REGAR)

Band ROCK LITTLE BABY atau yang biasa dipangil RLB

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Senin, 26 Oktober 2015 | 22.42

Band ROCK LITTLE BABY atau yang biasa dipangil RLB

TANGERANG-ROCK LITTLE BABY adalah salah band indie yang berasal dari Jakarta. RLB (Singkatan Dari ROCK LITTLE BABY).Band yang dikendarai oleh Desi (Vocal), Alive (lead Guitar), Bona (Guitar Rythm), Jerry (Guitar Bass), dan Rian (Drum).Band yang terbentuk di tahun 2012 ini yang beralamatkan di Jl.Gotong Royong I No.4 Rt.004/001 Ragunan-Pasar Minggu Jakarta Selatan 12550 Indonesia telah melahirkan 10 (sepuluh) lagu yang mengusung aliran rock blues.

RLB telah berkelana di berbagai event-event musik indie di Jakarta dan sekitarnya, sehingga sudah sedikit banyak para penggemar musik mengetahui band tersebut. Kami menyelengarakan tour promo album di beberapa kota di pulau Jawa dan Bali. ujar Monick manager dari band Rock Little Baby saat ditemui awak media dari media AWDI NEWS dan KANTOR BERITA AWDI.

Kota yang telah kami datangi untuk tour promo album ini adalah Cipanas (03 Oktober 2015). Dan dalam agenda tour promo ini telah terjadwal di Kudus (05 Desember 2015), Bali (06 Februari 2016), masih ada beberapa kota lagi yang menjadi target kami. Ungkap salah satu team Management saat ditanya oleh wartawan AWDI NEWS dan wartawan KANTOR BERITA AWDI.

Alhamdullah dari promo yang sudah berlangsung, pecinta musik rock menyambut dengan baik kedatangan RLB, terbukti dari antusiasme mereka. Dan kami(RLB) juga akan mengisi beberapa event di sekitar Tangerang dan Jakarta dalam akhir-akhir tahun 2015 ini.jawab salah satu personil dari RLB saat diwawancarain oleh wartawan dari AWDI NEWS dan KANTOR BERITA AWDI.

Biar tidak penasaran dengan lagu kami, kalian bisa dapatkan Cd kami di:Jl.Gotong Royong I No.4 Rt.004/001 Ragunan-Pasar Minggu Jakarta Selatan 12550 Indonesia. Atau bisa menghubungi :
- +62 812 8147 1030 ( Monick)
- +62 812 8081 0087 (Belo)
- +62 812 9108 3908 (Erick)
Atau bisa kalian download di www.reverbnation.com/rocklittlebaby.
Ujan salah satu personil RLB saat ditanya oleh wartawan AWDI NEWS dan KANTOR BERITA AWDI.
(Zecky-M.Zakaria/euis.H/andani suryadi)

HNSI DPC KAB. GRESIK TERIMA BANTUAN KAPAL DARI PT SAMUDRA INDORAYA PERKASA

HNSI DPC KAB. GRESIK TERIMA BANTUAN KAPAL DARI PT SAMUDRA INDORAYA PERKASA

Gresik,AWDI online  – Minggu (25/10) masyarakat rukun nelayan Desa Banyu urip Kecamatan Ujungpangkah Kabupaten Gresik  lega menerima bantuan dua kapal boot dari PT Samudra Indoraya Perkasa.
Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia  (HNSI) Kabupaten Gresik, menurut wakil ketua Muhammad Samsul bahwasannya kedepan masyarakat nelayan di wilayah Gresik pada umumnya di perkenalkan bentuk alat sarana trasportasi penangkapan ikan di laut berupa kapal kapal yang terbuat dari fiber glass  diharapkan tidak lagi memakai kapal/ perahu dari kayu, mengimgat  perlu  adanya upaya pelestarian lingkungan hidup mengurangi penebangan kayu besar-besaran guna pembuatan kapal dari kayu.
PT Samudra Indoraya Perkasa menjawab  harapan masyarakat nelayan di wilayah Gresik,dari tiga diantara pengusaha galangan kapal di wilayah ini PT Indoraya Perkasa memperkenalkan dua kapal boot yang di buat dari bahan fiber glass yang di perbantukan pada masyarakat rukun nelayan di daerah Banyu urip yaitu kapal boot berukuran panjang 6.60 cm lebar 1.60 cm bobot kosong  kapal 200 kg berkekuatan mesin 40 pk, kapasitas penumpang 10 orang awak dan mampu membawa barang muatan kapal berbobot 1 ton dengan kecapatan rata-rata 15 knot per jam.Dua kapal boot yang diperbantukan ini mempunyai perbedaan rongga udara/ ruang kapal, yang pertama hanya 1 meter di bagian depan bawah kapal  dan yang ke dua full rongga udara/ ruang di bawah kapal, hal ini difungsikan bila terjadi hal-hal yang tidak diingikan bersama kapal ini tidak tenggelam ke dasar laut  tetapi tetep terapung di permukaan laut fungsi adanya rongga udara di kapal tersebut.
Harapan PT Samudra Indoraya Perkasa yang di sampaikan Uman Jaenuri mewakili pimpinannya menyatakan merasa berterimakasih sudah bisa menjalin kerjasama dengan masyarakat nelayan di wilayah Banyu Urip  Kecamatan Ujungpangkah Kabupaten Gresik yang kemudian hari bisa menjalin kerjasama yang lebih luas karena  perusahaan perkapalan ini juga mempruduksi kapal kapal dengan kekuatan 40 pk sampai dengan 80 pk tentunya bekapasitas lebih besar dan kemampuan kapal lebih banyak menanpung awak kapal .
Kemudian disusul sambutan kedua oleh ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI)  Kabupaten Gresik , menyampaikan terimakasih dan penghargaan setinggi tingginya  pada PT Samudra Indoraya Perkasa atas bantuan sarana transportasi berupa kapal boot berkekuatan 40 pk ini, karena kapal ini sangat membantu di samping kebutuhan nelayan setempat guna penangkapan ikan di laut juga di peruntukkan sarana bantu bila terjadi kecelakaan di tengah-tengah laut baik di wilayah Gresik di laut Madura dan laut daerah Lamongan, kerena akhir akhir ini sering terjadi kecelakaan di karenakan  80 persen factor alam, dan kemudian ketua HNSI berharap kepada masyarakat rukun nelayan Banyu Urip mampu memanfaatkan  semaksimal mungkin guna kesejahteraan anggotanya dan mampu menfungsikan prasarana transportasi cepat ini untuk membantu sesama nelayan bila terjadi kecelakaan laut di kawasan laut Gresik,Madura dan Lamongan  sekitar.
Sambutan berikut di sampaikan Kamladu ( Keamanan Laut Terpadu ) yaitu gabungan 3 instasi terkait dari Kepolisian (Polairut), jajaran Dinas Perikanan dan Maritim dari Angkatan Laut  yang di sampaikan Peltu Iwan Wijaya, menyatakan berterima kasih atas bantuan dua kapal disamping untuk kepentingan anggota nelayan paling tidak bisa di fungsikan menolong kecelakaan laut yang sering terjadi akhir-akhir ini, hal ini cukup sangat membantu dinas Kamladu di wilayah Gresik dan kemudian juga Peltu Iwan tersirat harapan bantuan kapal juga pada tim Kamladu guna sarana tansportasi pengamanan wilayah pesisir Gresik.
Pada akhir acara pemberian bantuan kapal boot dari PT Samudra Indoraya Perkasa berkekuatan 40 pk ini secara simbolis di serahkan oleh Uman Jaenuri mewakili pimpinannya pada ketua rukun nelayang  H. Mahful di dampingi  ketua dan jajaran HNSI juga di damping jajaran Kamladu ( Dinas Perikanan, Polairut dan Maritim/Angkatan Laut ), Kapal boot ke dua di serahkan  secara simbolis kepada ketua HNSI Kabupaten Gresik. Bbh

KSP. Sinar Mandiri Sejahtera (Sms) Dipertanyakan Kinerjanya?

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Minggu, 25 Oktober 2015 | 20.44

KSP. Sinar Mandiri Sejahtera (SMS) Dipertanyakan Kinerjanya?

BANYUWANGI AWDI Online.com Tahun 2015 ini dan tepatnya diKantor KSP. Sinar Mandiri Sejahtera ( SMS ) Kec. Glagah Kab. Banyuwangi Patut dipertanyakan Kinerjanya ??.
Wartawan AWDI Online juga wartawan Koran BIDIK Nasional mendapatkan informasi dilapangan bahwa oknum KSP. SMS Di DUGA sudah menyalahgunakan pekerjaannya sebagai salah satu pegawai di KSP. SMS tersebut. Untuk memastikan adanya Dugaan melakukan penyitaan/penjabelan sebuah mobil MAZDA Tahun 2010 warna hitam dengan Nomor Polisi : P 1258 VK Atas Nama Slamet Utomo Dusun Selogiri RT 02 RW 02 Desa Ketapang Kec. Kalipuro yang dilakukan oleh oknum KSP. SMS berinisial S & R.
Sumber berita dari warga Kelurahan Lateng Kec. Banyuwangi yang berinisial B yang sering dipanggil Mas Wi mengadu dan berkeluh kesah pada wartawan AWDI Online, dirinya menjelaskan “Mas, betul untuk mobil saya merk MAZDA Tahun 2010 warna hitam dengan Nopol P 1258 VK disita/dijabel oleh dua oknum KSP. SMS, yang mana dua oknum tersebut mendatangi rumah saya, dan memberikan Berita Acara Serah Terima Kendaraan dan Pemberi Kuasa beberapa hari kemarin” jelasnya pada wartawan ini.
Mas Wi menambahkan sebelumnya oknum KSP. SMS berinisial S & R sering kali mendatangi rumah saya bahkan menghubungi saya berkali – kali lewat telepon agar Mobil MAZDA diberikan ke Kantor KSP. SMS, karena saya telat pembayaran angsuran kurang lebih 6 kali angsuran, sedangkan saya sudah membayar masuk 3 kali angsuran beserta bukti kwitansi pembayaran angsuran tersebut. Mas Wi juga menyampaikan pada wartawan AWDI Online bahwa oknum yang berinisial S menggunakan penekanan pada saat melakukan penyitaan/penjabelan mobil MADZA miliknya. Dan hanya bukan itu saja yang dilakukan oleh oknum yang berinisial S, namun juga mengatakan pada Mas Wi bahwa oknum  berinisial S tersebut tidak takut kalau didatangi wartawan/LSM, dan juga aparat hukum.
Dilain terpisah wartawan AWDI Online mendatangi Kantor KSP. SMS untuk mengkonfirmasi permasalahan ini dan ditemui oleh Pimpinan KSP. SMS saudara Suyono, saat dikonfirmasi dirinya menjelaskan “Kami sudah melaksanakan tugas kami sesuai prosedur yang sudah ditetapkan, dan membenarkan bahwa Mas Wi memiliki tunggakan angsuran 6 bulan yang baru terbayar 3 kali angsuran, sedangkan pinjamannya Rp. 30.000.000,- ( tiga puluh juta ) selama 2 tahun, namun pada saat sekarang nasabah sudah tidak sanggup untuk melunasi pinjamannya. Oleh karena itu Kami siap membantu untuk menjualkan/mencarikan pembeli mobil tersebut untuk melunasi pinjamannya, dan Kami juga berpesan pada Mas Wi untuk ikut mencarikan pembeli mobilnya”. Jelasnya diruangan kantor KSP. SMS beberapa hari kemarin.
Saudara Suyono membenarkan bahwa dua orang yang berinisial S & R adalah karyawan di KSP. SMS Kec. Glagah Kab. Banyuwangi. Perlu diketahui, Mas Wi mengakui punya pinjaman di KSP. SMS sebesar Rp. 30.000.000,- ( tiga puluh juta rupiah ) dalam jangka waktu pembayaran selama 2 tahun dengan angsuran perbulan Rp. 1.925.000,- ( satu juta Sembilan ratus dua puluh lima ribu rupiah ) yang menggunakan jaminan BPKB mobil MAZDA dengan Nopol P 1258 VK yang telah telat angsurannya sebanyak 6 kali namun telah dibayar 3 kali angsuran.
Sumber berita dari wartawan AWDI Online yang dipercaya menyampaikan dan menjelaskan “Mas, untuk masalah hutang piutang ( Perdata ) semestinya penyitaan barang/rumah/tanah seharusnya ada surat dari Pengadilan Negeri dan dilihat terlebih dahulu perjanjian antara nasabah dengan pemberi pinjaman, sedangkan masalah kriminal ( Pidana ) itu masuk pada Kepolisian dan Kejaksaan.” Jelasnya.
Hingga berita ini diterima ke meja redaksi AWDI Jakarta Barat, Tim wartawan AWDI (Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia) masih memantau perkembangan lebih lanjut dari permasalahan ini. (Djoni/Tim)
 
Support : Creating Website | Johny Template | Edited By : Abib Visual
Copyright © 2013. Awdi Online - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger