Latest Post

NYAI ROSMALA SANTUNI....

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Selasa, 28 Juni 2016 | 04.27

NYAI ROSMALA SANTUNI ANAK YATIM & KAUM DHU'AFA MARGAJAYA KOTA BEKASI

Jakarta, Awdionline.com - Kesadaran kita untuk saling berbagi pada bulan suci Ramadhan 1437 Hijriyah, tidak saja merupakan sikap mulia yang diajarkan dan sangat dianjurkan dalam agama. Lebih jauh dari itu, pikiran dan naluri manusia sebagai makhluk sosial selalu menuntut kita untuk bersikap perduli terhadap segala penderitaan, kekurangan dan keterbatasan yang dirasakan sesama

Ada sisi lain dari bathin kita yang ikut menderita atau merasa bersalah ketika kita memiliki dan merasakan kemudahan hidup dengan berbagai fasilitasnya, sementara di saat yang sama kita tahu, ada di sekitar kita yang bahkan hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup pokok mereka pun terasa sulit

Setitik cahaya menjadi harapan kita bersama, ketika naluri kesadaran kita tergerak untuk melakukan amal nyata, dengan berbagi terhadap sesama maka kitapun dapat saksikan tidak saja para tokoh dan pemuka agama, para cendikiawan, profesional, mahasiswa, pejabat pemerintah, aparat Negara bahkan para pengusaha pun saat ini telah semakin menyadari hak orang lain

Seperti yang terjadi didaerah Bekasi, tepatnya dirumah seorang pengusaha limbah asli Bekasi, RT 06/ RW 02 Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Hj.'Nyai Rosmala yang juga merupakan ketua Koordinator Wilayah (Koorwil) Forum Betawi Rembug (FBR) Kabupaten Bekasi. Ratusan anak yatim dan kaum dhu'afa di wilayah Kota Bekasi menikmati berkah Ramadhan, lewat santunan yang diberikannya, yang setiap tahunnya memang selalu rutin diadakan dan Hj.'Nyai Rosmala merasa memang harus memberikannya kepada yang berhak menerimanya pada, Jum'at (24/06) petang

Terpantau, tampak pengamanan dari Bimaspol Kecamatan Bekasi Selatan, Bripka Triyugo Amrih, Bripka Aris, Aiptu Samsuri dan Kepala BKPM, AKP Sudiyono DS, SH serta Babinsa Bekasi Selatan, Serma Muslih. Uniknya, Kanit Binmas Polsek Bekasi Selatan, Iptu Puji Astuti ditengah acara malah menyerahkan beberapa lembar amplop kepada awak media elektronik yang jelas menyalahi aturan

Hj.'Nyai Rosmala ketika memberikan keterangan menjelaskan bahwa seluruh uang santunan lebaran yang diberikan olehnya kepada anak yatim dan kaum dhu'afa merupakan murni milik pribadi dan sedikitpun tidak ada keterlibatan bantuan pemerintah ataupun uang proposal didalamnya. Dan kegiatan santunan lebaran ini telah berjalan selama 16 tahun dan selalu diadakan tiap tahunnya. "Semua uang yang saya bagikan adalah milik pribadi saya, bukan uang negara," tuturnya

Hj.'Nyai Rosmala juga menuturkan, tidak ada tujuan lain ataupun kepentingan tertentu dibalik kegiatan yang dilakukan pihaknya ini. Kegiatan tersebut dilakukan atas dasar keimanan dan keperdulian terhadap anak yatim dan kaum dhu'afa di Kota Bekasi serta murni gawean FBR Koorwil Kabupaten Bekasi

Landasan pemikiran kegiatan santunan lebaran tersebut adalah dengan mengutip Al-Quran surat Al-Ma’un ayat 1-7 Allah SWT berfirman, “Tahukah kamu orang yang mendustakan agama itulah orang yang menghardik anak yatim dan tidak memberi makan orang miskin, maka celakalah bagi orang-orang yang sholeh yaitu orang-orang yang lalai dari sholatnya, orang-orang yang berbuat riya dan enggan menolong dengan barang berguna.” Dan dalam hadits pun dijelaskan,
مَنْ ضَمَّ يَتِيْمًا بَيْنَ أَبَوَيْنِ مُسْلِمَيْنِ فِيْ طَعَامِهِ وَ شَرَابِهِ حَتَّى يَسْتَغْنِيَ عَنْهُ وَجَبَتْ لَهُ الْجَنَّةُ
“Barang siapa yang mengikut-sertakan seorang anak yatim diantara dua orang tua yang muslim, dalam makan dan minumnya, sehingga mencukupinya maka ia pasti masuk surga.” [HR. Abu Ya’la dan Thobroni, Shohih At Targhib, Al-Albaniy : 2543].

Dan dalam hadits lain, Ada seorang laki-laki yang datang kepada nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam mengeluhkan kekerasan hatinya. Nabipun bertanya, "sukakah kamu, jika hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu terpenuhi? Kasihilah anak yatim, usaplah mukanya, dan berilah makan dari makananmu, niscaya hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu akan terpenuhi.” [HR Thabroni, Targhib, Al Albaniy : 254]

Maksud dan tujuan diselenggarakannya kegiatan ini untuk menjadikan Kegiatan santunan Anak Yatim dan Fakir miskin ini sebagai titik tolak langkah kedepan untuk menumbuh kembangkan dan memasyarakatkan nilai-nilai sosial kemasyarakatan.

Dan santunan lebaran kali ini bertujuan Sebagai wujud keperdulian terhadap sesama khususnya anak-anak yatim piatu serta kaum dhu'afa yang membutuhkan kasih sayang melalui bersilaturahim

Panitia kegiatan-kegiatan besar FBR Kabupaten Bekasi, Wahyudi ketika diminta komentarnya mengatakan bahwa pada kegiatan kali ini masyarakat lebih antusias sehingga pengamanan dari pihak Polsek Bekasi Selatan lebih intensif. "Alhamdulillah kegiatan santunan lebaran ini berjalan dengan lancar dan sukses, kedepannya harapan kami momentum ini bisa menjadi titik tolak untuk keberperanan kami pengurus FBR Koorwil Kabupaten Bekasi bersama para stakeholder lainnya dan seluruh komponen masyarakat menghidupkan kembali kegiatan-kegiatan syiar dan dakwah Islam," ungkapnya pada awak Awdinews.

"Dan kami menyadari sepenuhnya, bahwa tujuan tersebut tentunya tidak akan terlaksana dengan baik tanpa dukungan dari berbagai pihak. Dan pada akhirnya tujuan tersebut adalah tanggung jawab kita bersama sebagai umat yang terbaik dan rahmat bagi sekalian alam, dan sebagai wujud partisipasi dan kepedulian kita untuk tegaknya syiar Islam. Semoga Allah SWT meridhoi langkah kita," Tandas Wahyudi menutup perbincangan.

Reporter : ( Zecky-M.Zakaria/Euis.H/Jaenal/Tim katak ijo )

SEORANG PEMBANTU

SEORANG PEMBANTU RUMAH TANGGA NEKAT LONCAT DARI LANTAI 3 RUMAH MAJIKANNYA

Jakarta —AWDI - Aksi nekad Rohyati (25) tahun, seorang pembantu rumah tangga (PRT) nekad melompat dari lantai tiga rumah majikannya Simamorang ke atap rumah tetangga, lantaran  sering mendapatkan kekerasan dan disekap oleh majikannya, dijalan H. Tohir rt.10 rw.04 no.17b Kelurahan Sukabumi Selatan, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jum'at (24/06/2016).

Menurut keterangan H.Hafiz selaku Ketua Rt.04 mengatakan, " Korban loncat dari lantai tiga belakang rumah dan jatuh di atap rumah tetangga, korban mengalami patah tulang pinggang  sehingga menyebabkan lumpuh pada bagian sebelah kiri dan luka terbuka yang cukup serius dibawah mata kaki,  korban langsung kami larikan ke RS. Medika Permata Hijau dengan menggunakan mobil angkutan umum (Mikrolet) karena kondisinya yang sudah banyak mengeluarkan darah, saat ini korban sedang ditangani pihak medis", katanya

H.Hafiz menambahkan, " kejadian ini bukanlah pertama kali, tapi sudah terjadi sebanyak lima kali sejak tahun 2014 sampai sekarang, kelima pembantu Simamorang pernah menghadap saya dengan memberikan laporan gajinya tidak dibayarkan selama tiga bulan, sering mendapatkan tekanan dan disekap", jelasnya

Saya seperti dipenjara disini, tidak boleh keluar rumah dan pulang kampung, saya sudah tiga bulan tidak digaji, makanya saya nekad lompat dari lantai tiga depan rumah", kata H.Hafiz meniru ucapan pengaduan PRT yang lama kepada Awdinews,

Lanjut H.Hafiz, " saya sudah mengambil tindakan dengan memanggil Simamorang untuk menghadap, baik melalui lisan maupun tertulis, tetapi beliau tidak menanggapi dan tidak datang menghadap saya", tegasnya

Sedang menurut kesaksian Pemilik rumah makan Warung Tegal (warteg), pembantu rumah tangga tersebut sering mendapatkan kekerasan dari majikannya dan tidak boleh keluar rumah," saya aja pernah dimarahi mas sama anak majikannya gara-gara pembantunya makan di warung saya," jelasnya kepada awak media

Ketika awak media ke RS. Medika Permata Hijau untuk mencari keterangan kebenarannya, ternyata korban sudah dirujuk ke RS. Pelni berdasarkan atas permintaan sendiri (APS).

Korban sudah dibawa oleh pihak keluarga untuk dirawat ke RS.Pelni Petamburan atas permintaan sendiri(Pasien), padahal kami dari pihak RS. Medika Permata Hijau masih bisa menanganinya," kata Kokom Supervisor RS.Medika Permata Hijau.   

Reporter : ( "Zecky-M.Zakaria/euia.H/Jaena/Willy/Tim katak ijo" )

Hujan Ekstrim

SEJUMLAH POHON TUMBANG SAAT HUJAN EKSTRIM
Tangerang - AWDI - Cuaca ekstrim tumbangkan sejumlah pohon hingga sempat terjadi pengalihan arus kendaraan di sekitar jalan TMP. Taruna, Sukasari, Kota Tangerang. Sekitar pukul 15:30 wib, Minggu (26/06/2016) sore.

Saat di lokasi kejadian, tampak sejumlah warga yang dibantu oleh petugas Polsek Benteng, serta petugas DKP Kota Tangerang.

Ya, hujan yang disertai angin kencang, menyebabkan banyaknya pohon serta beberapa rumah warga di sekitar  lokasi yang rusak, hingga warga tampak bahu membahu berbenah saat hujan reda.

Dalam kejadian tersebut, arus lalu lintas pun akhirnya terpaksa dialihkan sementara.

"Kejadiannya saat hujan tadi, pas anginnya kencang,"   jelas Otong seorang warga saat di lokasi kejadian.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun pengalihan arus kendaraan sempat terhambat karena terhalang Batang pohon yang saat itu sedang dievakuasi.

(Zecky-M.zakaria/HRA/euis)

Ketua DPR RI

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Sabtu, 25 Juni 2016 | 04.45

Ketua DPR RI H. Ade Komarudin Melakukan Kunjungi Kerja Ke PT. CAHAYA BUANA GROUP

Jakarta, AWDI - Ketua DPR RI DR. H. Ade Komarudin, MH., beserta rombongan melakukan kunjungan kerja ke PT. Cahaya Buana Group Pabrik Napoli Jalan Cahaya Raya, Blok M Kawasan Industri, Sentul, Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat, kamis (23/06/2016)

Ade komarudin beserta rombongan tiba di sentul pukul 14.00wib, kedatangannya disambut baik oleh Simarba Atong Direktur Utama PT. Cahaya Buana Group, AKBP Suyudi Ario Seto, SH. Sik. Msi., Hj. Nurhayanti, SH, MM, Msi Bupati Kabupaten Bogor, Camat, Dandim, serta seluruh karyawan pabrik.

Dalam sambutannya, Ade Komarudin merasa senang dan sangat bersyukur sekali bisa mengunjungi PT.CBG," kunjungan saya disini untuk melakukan peninjauan mengenai lambatnya ekonomi dunia, yang berpengaruh dampaknya terhadap ekonomi indonesia, juga mensosialisasikan bagi perusahaan yang belum membayar pajak kami ampuni, segera kita terbitkan UU pengampunan pajak" ujarnya

Menurut Atong mengenai pelambatan ekonomi saat ini sangatlah berpengaruh dampaknya bukan hanya sedikit tapi cukup banyak," produk yang kami produksi bukanlah kebutuhan utama melainkan kebutuhan kedua, jadi dampaknya terasa sekitar 20% penurunan dari daya serap pembeli karena income masyarakat yang menurun, sedang dari karyawan kita melakukan pengurangan sekitar 10%," jelasnya

Atong menambahkan dari segi kebutuhan dan kesejahteraan karyawan tetap selalu diprioritaskan,"ada beberapa momentum yang membuat peningkatan angka penjualan, seperti hari raya lebaran, kenaikan kelas dan saat kampanye," ucap Atong

Menurut Serikat Pekerja Independent, mewakili seluruh karyawan PT.CBG mengaku selama bekerja di perusahaaan tidak pernah terjadi gonjangan dan gesekan antara pekerja dengan pihak managemen, sedang dari segi kesejahteraan mereka para pekerja merasa sangat puas.

Ade menambahkan," saya yakin tidak ada kisruh di PT.CBG, karena saya lihat dari karyawannya yang ceria, sehat, itu berarti ada komunikasi dan terjalin hubungan yang baik antara pihak managemen perusahaan dengan para pekerjanya, saya sangat percaya pada Atong", pungkasnya

Reporter : (Zecky-M.Zakaria/euis.H/Jaenal/marbun/tim katak ijo)

Polri Berhasil Menggerebek

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Kamis, 23 Juni 2016 | 21.57

Jajaran Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba Mabes Polri Berhasil Menggerebek Dua Pabrik Obat-obatan Ilegal Di Balaraja Tangerang

TANGERANG, AWDIonline.com - Jajaran Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba Mabes Polri berhasil megerebek Dua pabrik obat ilegal di Kawasan Pergudangan Surya Balaraja, Desa Sentul, Jalan Raya Serang KM 28 , Pabrik yang berada di Tangerang, Banten tersebut diketahui tidak memiliki izin resmi dari BPOM.

Direktur IV Tindak Pidana Narkoba Mabes Polri, Brigjen Polisi Dharma Pongrekun mengatakan, penggerebekan dilakukan di tempat produksi obat dan gudang penyimpanan obat.

"Peredaran obat-obatan yang tidak mempunyai izin produksi dan izin resmi dari BPOM,bahkan produksi obat-obatan sendiri tidak mempunyai standar produksi sesuai aturan takaran obat. Kami juga mengamankan Rudi selaku pemilik pabrik serta Roni selaku pengelola pengurus pabrik tersebut," kata Brigjen Polisi Dharma Pongrekun kepada awak media

Ratusan obat yang diamankan  Direktur IV Tindak Pidana Narkoba Mabes Polri, antaranya adalah Hexymer, Supra Tetra, Kopi Cleng serta obat-obatan lain yang telah ditarik izinnya oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Dan pabrik obat ilegal tersebut baru berdiri kurang lebih selama satu bulan di Kawasan Tangerang namun sudah berdiri sejak lama di daerah Surabaya. Ini masih terus kami selidiki. Sementara untuk peredaran sudah rata menyeluruh se-Indonesia," ungkap Brigjen Polisi Dharma Pongrekun

Atas perbuatan nya tersebut, kedua pelaku dijerat dengan Undang Undang (UU) Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan Pasal 196 dan ancaman hukuman 10 tahun penjara lalu Pasal 197 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara, tegasnya
("Zecky-M.Zakaria/euis.H/marbun/andre/Tim katak ijo")
 
Support : Creating Website | Johny Template | Edited By : Abib Visual
Copyright © 2013. Awdi Online - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger