Buruh Berunjuk Rasa, Polisi Jaga Pintu Kejaksaan Negeri Banyuwangi
Banyuwangi, AWDI Aparat Kepulisian Polres Banyuwangi berjaga-jaga di pintu masuk kejaksaan Negeri Banyuwangi, penjagaan itu untuk mengantisipasi kemngkinan timbulnya gangguan lalu lintas akibat unjuk rasa masa buruh di Kabupaten banyuwangi. (30/4).
Pantauan Awdi Saat puluhan Buruh unjuk rasa, di kejaksaan Negeri Banyuwangi, Aaparat keamanan Kepulisian polres Banyuwangi telah berjaga di gerbang kejaksaan Negeri Banyuwangi dan di jalan raya guna untuk mengatur jalanya lalu lintas. Karena adanya buruh unjuk rasa.Buruh berunjuk rasa membawa sepanduk bertulisan, Buruh berkumpul berserikat, Buruh berserikat Melawan, Buruh melawan Penindasan dan darah buruh jadi jaminan. Hapusakn Sistem kerja kontrak (Outsourcing) dari PSP (PSM. PT. MAYA MUNCAR)
Ketika dikonfirmasi kordinator Unjuk rasa Helmi mengatakan bahwa isu ini sudah nasional, dan tanggal 1 dan 2 mei 2014 seluruh Indonesia akan melakukan unjuk rasa serentak. Kemungkinan unjuk rasa banyuwangi, insak alloh pada tanggal 2 mei 2014, yang akan turun unjuk rasa dari kawan-kawan Mahasiswa Banyuwangi, pengurus cabanag gerakan Nasional Indonesia Banyuwangi dan BEM Untak Banyuwangi akan turun besama kaum buruh di Kabupaten Banyuwangi.
Isu sama, dengan penegaan hukum di kabupaten Banyuwangi,terutama kasus laporan kita terkait pelanggaran Yonon Fesring ini sudah saya laporkan sejak tahun 2012, namun sampek saat ini belum diyatakan lengap oleh kejaksaan negeri Banyuwangi.dan alasanya tidak jelas, padahal didalam Kuhab disebutkan, apa bila penyidik belum melengkapi berkas-berkas, kejaksaan negeri Banyuwangi harus menyatakan P21 itu didalam Kuhab.
Pasalanya pelaporan saya pada tanggal 10 april 2014, namaun samapai tanggal 29 april 2014 belum ada kejelasan dari hokum yang ada di Banyuwangi, Ada apa dari Kejaksaan kabupaten Banyuwangi itu,”Katanya helmi. (Din)
Posting Komentar