Latest Post

Pengukuhan Ketua Mitra Jaya Koramil 04/Cengkareng

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Senin, 24 Juni 2013 | 16.39

Jakara, Awdionline.com - Komandan Koramil 04/Cengkareng Kodim 0503/JB Kapten Arh Mardin memimpin pelaksanaan acara pengukuhan Ketua Mitra Jaya 04 Cengkareng periode 2013 – 2016 H. Sanusi Abdul Rahman, Sabtu (15/06) di halaman Markas Komando Rayon Militer 04/Cengkareng,.
Tema ‘Dengan Mewujudkan Kesadaran Bela Negara Kepada Masyarakat Melalui Mitra Jaya Koramil 04/Cengkareng yang Bersih dan Berwibawa’. Dengan adanya Mitra Jaya yang membantu tugas TNI khususnya Danramil dalam pelaksanaan memonitoring situasi dan kondisi di wilayah demi kesatuan dan persatuan NKRI.

Pengukuhan ini dihadiri Dandim 0503/JB yang diwakili oleh Pasimin Kapten Arh Agus Suprahman, Kapolsek Cengkareng Kompol M. Iqbal Simatupang, Camat Cengkareng yang diwakili oleh M. Soleh, Lurah Cengkareng Timur Herman, dan para undangan lainnya.
Sekilas tentang Bela Negara disampaikan Kapten Arh Bambang EP dan acara dilanjutkan hiburan.
(Faisal 6444 - Agung S)  (301)


Sejarah Berdirinya AWDI (Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia)

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Rabu, 19 Juni 2013 | 16.18

Written By Kantor Berita AWDI Pers



 Sejarah awal mula didirikannya AWDI oleh OK. Syahyan (Ketua Umum) bertujuan untuk mewujudkan cita-cita insan Pers di Indonesia yang Demokrasi sesuai dengan keberadaan bangsa yang terdiri dari berbagai suku, agama, adat isti adat yang berbeda etnis ini bertujuan untuk mejalin persatuan dan kesatuan Pancasila UUD 1945, serta menjunjung tinggi harkat dan martabat kemanusiaan dan menempatkan diri saebagai sosial control yang independent.

OK. Syahyan, adalah orang yang sangat gigih dalam perjuangan mau meluangkan watunya dan pikirannya walaupun dulunya OK. Syahyan seorang wartawan harian mingguan pahit manisnya dunia ke-Wartawanan sudah tidak asing lagi baginya sehingga beliau sudah terkenal didunia insan Pers .di bumi nusantara ini

Dimasanya, OK. Syahyan menjadi seorang wartawan dan sering berpikir dalam benaknya bagaimana caranya rakyat Indonesia ini ingin bebas berpendapat, dan bagaimana aspirasinya masyarakat tersalurkan, serta diperhatikan oleh pemerintah, ketika itu OK. Syahyan merenung di sebuah Warteg, samping Walikota Jakarta Timur yang sekarang menjadi Masjid Al- Azhar. Dalam benaknya bagaimana caranya aspirasinya tercapai walaupun hanya dengan bermodalkan dengkul saja namun akhirnya beliau pada waktu itu pulang ke kontrakan  berjalan kaki.sambil berfikir. Pada malam harinya OK. Syahyan sholat Istikhoroh meminta petunjuk kepada yang Maha Kuasa alhasil, beliau mendapatkan ilham bahwasanya AWDI-lah yang tepat untuk dijadikan sebagai panutan masyarakat luas. Kebebasan berpendapat untuk memperoleh informasi merupakan hak azasi yang sangat hakiki serta menegakkan keadilan dan kebenaran dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Pada waktu itulah, dimana zaman belum modern dan belum ada peralatan canggih seperti computer, dengan kenekatan dirinya, beliau mencoba untuk membuat riwayat hidup guna mendapatkan legalitas yang jelas dari Depdagri (Departemen Dalam Negeri) alhamdullilah dengan keyakinannya OK. Syahyan berhasil mendapatkan rekomendasi pada tanggal 17 Maret 2000, dengan dikukuhi oleh para deklarator senior kita yaitu Bpk. Hotma jts, H. Marhabban, Soni Raharjo. Bahkan pada waktu itu, pada zaman reformasi Bpk. Wali kota Jakarta Timur Bpk. Sudarsono memberikan respon yang positif kepada AWDI atas keberadaannya.

Keesokan harinya , OK. Syahyan dilantik oleh anak-anak yatim di aula Walikota Jakarta Timur, hal yang aneh inilah yang jarang sekali dilakukan oleh orang lain. Lambat laun, AWDI sering mengadakan kongres serta mengadakan diklat-diklat insan Pers, sehingga atas kegigihan dan ketekunan ketua umum OK. Syahyan AWDI sudah berada di 27 propinsi di Indonesia.

Ketua umum AWDI merupakan sosok pemimpin yang patut diteladani bagi insan  Pers Nusantara, sosok pimpinan yang sering turun ke daerah-daerah ini DPC tersebut pernah mendapatkan bantuan dana dari Bank BTN cabang Harmoni kala itu untuk disantuni kepada anak-anak yatim dan anak sekolah yang kurang mampu, sampai detik ini OK. SYAHYAN ( KETUA UMUM ) mempunyai misi kedepan ingin menciptakan para wartawan lebih professional,bisa  menjunjung tinggi harkat dan martabat kemanusiaan
dan selalu menempatkan dirinya sebagai social controlyang independent ,dan memenuhi masyarakat untuk mengetahui serta mengembangkan pendapat umum dengan menyampaikan informasi yang tepat  akurat, dan benar serta menegakkan keadilan.

Pasangan IDE Siap Lanjutkan Percepatan Pembangunan Kabupaten Lebak

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Selasa, 18 Juni 2013 | 15.30

Lebak AwdiOnline.com - Ribuan warga menunjukan konsistensinya terhadap Hj. Iti Oktavia Jaya Baya dan H. Ade Sumardi (IDE) sebagai pasangan yang serasi untuk calon bupati dan wakil bupati lebak, (Cabub-Cawabub) Pemilukada Lebak, agustus mendatang, warga berdatangan dari berbagai penjuru  28 kecamatan sekabupaten lebak baik utara, wilayah tengah danilayah selatan, mereka relah berdesak desakan untuk mengiringi pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Lebak, mengantar ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) lebak.

    Antusias masyarakat yang menginkan Putri Penerus Percepatan Pembangunan (PPPP) Kabupaten Lebak Hj. Iti Otavia Jaya Baya dan Putra asal Citorek H. Ade Sumardi semangkin mengkristal pada acara Deklarasi pasangan IDE dilapangan Mandala Rangkasbitung,

    Dalam acara deklarasi IDE hadir Hj. Nila Sandrie Jaya Baya, dan sejumlah Keluarga Besar Jaya Baya, Ketua IDE Center, H. Somantri Jaya Baya, serta pengurus, Kader, simpatisan, Partai Pengusung, Partai Demokrat, Partai PDI Perjuangan, serta sejumlah partai Pendukung, diantaranya partai PKS, PPP, Nasdem,Gerindra, dan partai PKB.

    Dalam orasinya Hj Iti Oktavia Jaya Baya, menyatakan niatan tulus dirinya bersama H. Ade Sumardi bersedia memenuhi permintaan sejumlah elemen masyarakat baik tokoh masyarakat, kiyai dan para pemuda agar mencalonkan diri sebagai Cabup dan CawabupKabupaten Lebak, dengan keinginan elemen tersebut saya (Hj. Iti Oktavia Jaya Baya) bersama H.Ade Sumardi memberanikan diri untuk maju dalam Pilkada lebak, dengan alasan semata untuk mewujudkan keinginan masyarakat yang sangat menghendaki agar program percepatan pembangunan terus dilanjutkan.

    Tentunya cita cita kita untuk terus berjuang membangun kabupaten lebak agar kedepan terus mengalami perubahan kearah yang lebih dan maju lagi itu semua perlu dukungan, agar harapan kita, akan terwujud jika kita memenangkkan Pemilukada lebak.
    Lanjut Hj. Iti diantara sejumlah program yang akan dilaksanakan Cabup dan cawabup pasangan IDE yaitu bagai mana kedepan, kesehatan dan pendidikan masyarakat harus terus ditingkatkan, itu semua sudah harga mati bagi pasangan IDE.

    Disamping itu kedepan bagaimana kita menciptakan Ekonomi local agar lebih maju lagi, kami optimis dengan sumberdaya yang dimiliki kabupaten lebak, yang pemenpaatannya akan terus dioptimalakan akan mampu mendorong perekonomian guna semata untuk kesejahtraan masyarakat.
    Kami sangat berharap dukungan dari seluruh masyarakat, untuk menyatukan tekad teguh kan hati untuk memenangkan pasangan IDE pada Pemilukada lebak 31 agustus mendatang.

    Ditempat terpisah Calon Wakil Bupati Lebak, H. Ade Sumardi, menegaskan dirinya berkomitmen untuk memenuhi keinginan masyarakat kabupaten lebak jika kami terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Priode 2013-2018 hingga akhir masa jabatan, karena jabatan merupakan amana yang harus dijaga dan dilaksanakan. Karena itu jika kami memenangkan pemilukada dan saya menjadi wakil bupati, saya berjanji akan terus berbakti untuk masyarakat hinggatuntas. Sebab jika saja kita tidak bisa menjaga amanah atas jabatan yang di berikan oleh masyarakat kabupaten lebak, bagai mana mau menjaga dan melaksanakan amana rakyat yang dipercayakan pada kita. tegas H. Ade Sumardi.
    Sementara itu ketua IDE center H. Somantri Jaya Baya menyerakan Berkas Calon Bupati dan Wakil Bupati Lebak Priode 2013-2018. menegaskan, pasangan IDE merupakan Pasangan yang di inginkan masyarakat untuk memimpin kabupaten lebak ke Depan, karena itu pihaknya optimis pasangan IDE akan memenangkan Pemilukada Kabupaten Lebak Priode 2013-2018.

    Atas niatan tulus pasangan ide dan keinginan masyarakat kabupaten lebak yang menghhendaki agar program percepasta pembanguna di lanjutkan oleh putri penerus percepatan pembangunan kabupaten lebak iyaitu hj Iti Oktavia Jaya Baya dan H. Ade sumardi, kami sangat optimis memenangkan pemilukada 2013 2018 yang akan dating. Kata H. Somantri mengajak kepada seluruh masyarakat kabupaten lebak, untuk merapatkan barisan guna meraih kemenangan, karena kemenang pasangan IDE adalah kemenangan masyarakat kabupaten lebak, yang nantinya akan berjuang keras untuk melanjutkan program percepatan pembangunan yang pondasinya telah dibangun oleh Bupati Mulyadi Jaya Baya,

    Mari kita rapatkan barisan satu kan hati kita untuk memenangkan Cabup dan Cawabup ppasangan Hj. Iti Oktavia Jaya Baya dan H. Ade Sumardi, dalam pemilukada yang digelar 31 agustus mendatang. Tegas H. Somantri Jaya Baya. (ANWAR BEWOK)

Tour Jakarta - Malaysia

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Kamis, 13 Juni 2013 | 13.45


Pedagang Daging Ayam tak mau lagi berjualan di Pasar Baru Kencong.

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Senin, 10 Juni 2013 | 07.30

Jember, awdionline.com - Saat Pindah di Pasar Baru, penghasilannya menurun. Pedagang ayam mengungkapkan bahwa setiap hari selama 4 hari dagangannya nyaris tidak laku, hanya 5-6 saja yang terjual. Tapi setelah kembali lagi di pasar penampungan dalam sehari saja daging ayamnya bisa terjual sampai 45 ekor.

Demikian ungkap Hasan, Pedagang daging ayam kepada Majalah Gempur Online Sabtu (8/7) di Kencong. Hasan mengaku tidak mau lagi pindah dipasar baru yang dibangun dilahan PTPN XI PG Semboro.

informasi dilapangan bahwa Hasan Pindah Senin, 3 Juni 2013 bersama 9 orang dari 699 pedagang lainnya saat dipaksa pindah oleh Pemerintah Kabupaten Jember yang mengerahkansekitar 300 Satpol PP yang didampingi 100 TNI dan 100 Polri agar Pedagang Pasar Kencong meninggalkan pasar penampungan dan pindah di pasar baru Kencong.

Namun pedagang korban kebakaran tahun 2005 yang terlantar selama 7 tahun ini menolak direloksasi kepasar baru yang dibangun oleh investor, karena lokasi pasar baru status tanahnya belum jelas dan harganya sangat mahal.

Untuk itu Mereka mendesak agar Pemkab Kabupaten Jember Jawa Timur membangun Pasar Daerah ini menggunakan anggaran APBD sesuai dengan janji Bupati Jember, Mza Djalal dan rekomendasi DPRD Jember tahun 2008 dan 2009. (eros)
 
Support : Creating Website | Johny Template | Edited By : Abib Visual
Copyright © 2013. Awdi Online - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger