Latest Post

Arena Perjudian Bola Cap Jiki Marak Lagi Di Banyuwangi Selatan

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Rabu, 04 Desember 2013 | 10.09

Banyuwangi, Awdionline.com - Kurang lebih satu bulan yang lalu Kasat reskrim AKP Nandu dan unit resmob Polres Banyuwangi tidak ada bosan bosanya guna menggerebek arena judi cap jiki di Lokasi Gempol Porong Desa Kaliploso kecamatan Cluring Kabupaten Banyuwangi Selatan ( tahun 2013)

Saat itu, penggerbekan berhasil dan sempat  mengamankan ke empat pejudi dan Belandar dan  berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa seperangkat alat judi seperti kotak cap jiki, dua bola karet, selembar karpet bergambar cap jiki, warna hitam, dan uang taruhan sebesar Rp 2,5 juta.langsung ke empat Pemain Bola Cap Jiki langsung di tahan di Polres Banyuwangi saat itu juga.

Ketika di Konfirmasi Kasat Reskrim AKP Nandu selalu mengatakan kalau ada perjudian apa pun, Mulai Togel, Main Kartu atau Domino dan Bola Cap Jiki,  akan di sikat habis,  karena semua itu sudah meresahkan masyarakat, semua itu ada laporan dari werga sekitar perjudian, kalau masyarakat tahu ada perjudian apa pun bentuknya perjudian, “laporkan kepada Unit Resmob Polres Banyuwangi, “Tegasnya AKP  Nandu

Menurut masyarakat yang tidak mau di sebut namanya saat menyampekan ke Wartawan Awdionline,com beritakan saja mas, biar tahu Pihak dari polsek maupun Polres Banyuwnagi itu, bahwa Arena perjudian Bola Cap Jiki yang ada di Lokasi Gempol Porong  itu untuk Mencari Mata Pencahrian Sehari-hari oleh Bos Belandar itu, tidak heran dan tidak ada Kapok-kapoknya Bos Bola Cap jiki itu, “Namun Saat ini kembali Ramai lagi, itu pun setiap malam perjudian bereaksi lagi yang ada di Desa Kaliploso kecamatan Cluring kabupaten Banyuwangi.

Anehnya masyarakat sangat heran. kepada Belandar Bola Cap Jiki itu, tidak ada kapok-kapoknya, pasalnya satu bulan yang lalu pernah di gerbek oleh Polisi Polres Banyuwangi, memang arena perjudian itu untuk pencarian sandang dan pangan yang lakukan oleh Bandar Bandar kelas Kakaf insial ss dan sg yang ada di Desa Kaliploso kecamatan Cluring itu.

Padahaal setiap malam mengeluarkan Dana jutaan rupiah untuk Oknum-oknum tamu yang tidak bertanggung jawab itu, Tamu yang saya lihat saat itu, Mulai oknum Polisi, Oknum Koramil dan Oknum dari Wartawan, setiap malam oknum-oknum itu datang di perjudian, setelah di beri Amplob oleh Panitia Kecil Perjudian itu, langsung Pulang Besok malam datang lagi oknum itu.

”Sebab  Semua itu sudah ada jatahnya dari panitia Perjudian Bola Cap Jiki yang ada di Lokalisasi Gempol Porong itu.”bukan di Gepol Porong aja arena perjudian Bola Cap jiki itu, ada lagi di Desa Sidorejo kecamatan Purwoharjo, Desa Sambimulyo Kecamatan Bangorejo,” paparnya warga.

Dengan adanya Laporan dari Masyarakat langsung Awdionline.com pada hari senen malam selasa (1/12/2013), monitoring di lokalisasi Gempol Porong itu, “Apa yang di katakan Oleh masyarakat itu memang benar apa adanya, kalau di lokalisasi gempol porong ada arena perjudian Bola cap jiki ramai sekali. Yang saya heran lagi Aparat polsek kok tidak Tahu kalau di lokalisasi gempol porong di Gunkan Arena Perjudian Bola Cap jiki, rabanya. ( Tim Awdi)

Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Membuka Diklat Pengurus Gapoktan PUAP Tahun 2013





                                         Foto : kadis Dan Pengurus PUAP Banyuwangi

Banyuwangi, Awdionline.com- Bertempat di Hotel Warata Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Banyuwangi Ir. H. Ikrori Hudanto membuka Diklat Pengurus Gapoktan penerima Program PUAP (Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan) Tahun 2013. Diklat tersebut akan diselenggarakan selama 5 hari mulai tanggal 28 November hingga 02 Desember 2013. Peserta Diklat adalah 32 orang pengurus Gapoktan penerima program PUAP sesuai SK Menteri Pertanian tentang penetapan Gapoktan Penerima BLM PUAP Tahap III tahun anggaran 2013 yang terdiri dari 29 peserta dari Kabupaten Banyuwangi dan 3 peserta berasal dari Kabupaten Buleleng Propinsi Bali Denpasar (3/12/2013).


Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Saat di Konfirmasi Ir. H. Ikrori Hudanto memaparka bahwa Tujuan penyelenggaraan diklat pengurus Gapoktan PUAP adalah untuk meningkatkan kapasitas pengurus Gapoktan dalam berorganisasi dan berusaha tani yang berorientasi pasar dan berdasarkan potensi wilayah, meningkatkan kapasitas pengurus Gapoktan dalam menumbuh kembangkan jiwa kepemimpinan, kewirausahaan dan kemampuan manajerial pengurus Gapoktan agar berkompeten untuk memasarkan produk usaha taninya. Tujuan lainnya adalah untuk meningkatkan kapasitas Gapoktan dalam manajemen keuangan dan non keuangan pada Lembaga Keuangan Mikro (LKM) yang dikelolanya.

Kepala Dinas juga mengharapkan setelah pelaksanaan Diklat harus ada peningkatan keterampilan, wawasan serta perubahan perilaku terutama mengenai manajemen keuangan oleh pengurus Gapoktan. Menurut Kadis terdapat 3 hal yang harus diterapkan oleh Gapoktan untuk bisa sukses diantaranya membentuk organisasi yang sehat, usaha yang sehat serta sehat administrasi. Untuk mencapai hal tersebut dibutuhkan input SDM pertanian berkualitas dalam organisasi Gapoktan sehingga mampu mengembangkan dana program PUAP menjadi permodalan yang tangguh. “Tegasnya Kadis. (Din Awdi)

TIPS Agar Bahan Makanan Tetap Segar

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Selasa, 03 Desember 2013 | 17.28


SERINGKALI kita mendapati bahan makanan yang dibeli saat belanja bulanan sudah tidak segar karena terlalu lama berada di kulkas dan tidak sempat diolah.

Ternyata ada beberapa hal mudah yang dapat dilakukan agar bahan makanan yang telah dibeli bisa bertahan lama dan tetap segar.

1. Ada baiknya kulkas rajin dibersihkan. Dengan begitu bahan makanan yang ada di dalam kulkas akan terjaga kebersihannya dan tidak tercemar bila ada bahan makanan yang sudah membusuk karena terlalu lama berada di kulkas. Bila menemukan bahan makanan yang sudah busuk, bahan makanan tersebut harus segera dibuang agar tidak mengontaminasi bahan makanan lainnya yang masih segar. Pastikan agar tidak ada air atau cairan yang menggenang karena dapat membuat bahan makanan seperti sayur dan buah lebih cepat membusuk.

2. Untuk menjauhkan beras dan gandum dari kutu masukkan daun salam dalam kantung berisi beras atau gandum atau tempat penyimpanan lainnya. Daun salam mampu menjaga serangga tetap menjauh dari bahan makanan anda. Ganti daun setiap 3 bulan sekali.

3. Untuk menyerap bau busuk dari bahan makanan atau makanan yang sudah diolah dan dimasukkan ke kulkas, tempatkan belahan kentang di beberapa tempat dalam kulkas. Belahlah kentang menjadi dua bagian atau lebih dan kemudian masukkan secara acak di dalam kulkas. Belahan kentang dapat menyerap bau busuk. Belahan kentang tersebut cukup diganti setiap tiga hari sekali dengan yang masih segar.

4. Untuk penyimpanan telur dalam kulkas, simpan dengan ujung yang kecil berada di bawah. Menyimpan dengan cara tersebut akan memastikan bahwa kantung udara yang berada di atas tidak tertekan oleh berat telur sehingga tidak pecah dan pecahnya kantung udara akan mempercepat proses pembusukan telur

5. Simpanlah tomat dan mentimun di tempat yang berbeda karena tomat mengeluarkan gas yang dapat membuat timun menjadi lebih cepat busuk. Ada baiknya tempat penyimpanan tersebut diberikan koran atau kertas sebagai alas agar tomat dan timun selalu kering sehingga lebih awet dan segar.

6. Jangan simpan apel bersama dengan buah-buahan matang yang lain karena apel mengeluarkan gas tertentu yang dapat menyebabkan buah-buahan dan sayuran cepat membusuk. Sebaliknya, simpan buah apel dengan buah yang terlalu matang berdekatan agar buah yang belum terlalu matang atau mengkal bisa cepat matang.

7. Masukkan irisan kecil apel atau kentang mentah di dalam wadah tempat menyimpan roti. Tujuannya, agar roti tetap segar lebih lama dari biasanya.
(wida/adm)

sumber : yahoo

Pengguna Smartphone Pilih BBM dari pada Aplikasi Lain





Hadirnya aplikasi BBM lintas platform untuk Android dan iOS ternyata membuat sebuah lompatan baru bagi BlackBerry yang tengah mengalami krisis. Bahkan BBM kini telah membuat aplikasi para pesaingnya gigit jari. Dalam hitungan hari BBM mampu menggaet penggunanya hingga jatuh cinta.


Dilansir dari BGR, sebuah studi yang dilakukan oleh Mobidia menyatakan kalau seluruh pesaing BBM di smartphone Android dan iOS tercatat tak mampu lagi menyaingi aplikasi tersebut. BBM tercatat mampu menyamai dan bahkan mengalahkan angka ketergantungan pengguna terhadap aplikasi chatting lainnya.

Padahal BBM lintas platform ini baru saja diluncurkan, sehingga rasanya snagat sulit untuk pengguna menggunakan aplikasi ini berlama-lama, mengingat mereka belum memiliki kontak teman yang sama di BBM.

Tetapi hal tersebut ternyata dapat dijawab oleh BlackBerry Messenger, kini aplikasi ini tercatat telah digunakan para penggunanya selama lebih dari 30 menit per pengguna per harinya. Bahkan di Eropa, BBM digunakan hingga 59 menit, angka ini mengalahkan pesaing beratnya LINE yang hanya mendapatkan 38 menit per pengguna per harinya.

Sehingga dapat dibilang, BBM di iOS dan Android sendiri mendapatkan sambutan yang sangat hangat. Meskipun banyak yang pro dan kontra terhadap aplikasi ini, tercatat, pertumbuhan penggunanya sangat cepat.

DUGAAN KASUS KORUPSI POLIWANGI STATUS DI NAIKKAN MENJADI PENYIDIKAN

   Foto : Sekretaris LSM Kodeba Dan Ketua LSM Kodeba

Banyuwangi, Awdionline.com – Rupa rupanya di tanggapi serius, oleh pihak Kejaksaan Negeri Banyuwangi.

Menurut Hery, salah satu pentolan LSM yang tergabung dalam KODEBA ( Konsorsium Demokrasi Banyuwangi ) memaparkan " Setelah peningkatan status dari penyelidikan ke penyidikan ini, di harap pihak aparat hukum tegas dan jangan sampai ragu - ragu serta jangan sampai tebang pilih dalam penanganan kasus tersebut.

ketika peningkatan status ini agar masyarakat juga lega, ketika tahu siapa yang di jadikan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi di Poliwangi " Papar Hery.

Bahkan Hery juga menambahkan bahwa " pihak Kodeba sangat mendukung apa yang telah di lakukan pihak Kejari ( Kejaksaan Negeri) Banyuwangi yang telah meningkatkan status peyelidikan menjadi penyidikan, Karena ini terkait dengan amanah Undang - Undang Nomor 20 tahun 2001, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi " Imbuh Hery.

Dalam status Negeri universitas poliwangi itu sendiri, Hery juga menjelaskan bahwa " Proses status Negeri Poliwangi itu juga harus di jelaskan, karena setahu saya, Poliwangi itu adalah sebuah fakultas, dari salah satu Universitas.

Pemberitaan ini di kuatkan oleh ketua KODEBA, Wartawan Awdionline.com Langsung  konfirmasi (3/12/2013 di kantornya  Ketua KODEBA Suparmen SH, Mengatakan memang benar apa yang di lontarkan oleh sekertaris KODEBA hery itu, dengan adanya dugaan kasus penyimpangan Anggaran dana untuk Proyek Politehnik banyuwangi yang jumlahnya 30 Milyar dari APBD tahun 2007  kabupaten banyuwangi,  70 Milyar dari Anggaran Dana  70 Milyar dari APBN tahun 2007,  kemudian di laksanakan untuk pelaksanaan proyek fisik dan Non fisik. Diduga tidak sesuai dengan peruntukanya.

Setelah di laksanakan yayasan politehnik Banyuwangi menambah Anggaran dari APBD 10 milyar,”tetapi dalam pelaksanaan proyek fisik telah terjadi diduga telah di mark up Anggaran, sehingga proyek fisik tidak sesuai kontruksi bangunan yang ada di perguruan tinggi setingkat politehnik yang ada  kabupaten Banyuwangi.

Suparman SH Menambahkan bukan poliwangi namun banyak juga satker-satker yang diduga menerima fee dari proyek tersebut akan di laporkan ke jaksaan Negeri banyuwangi agar kasus tersebut semakin menemukan titik terang sesuai amanah undang –undang Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi”imbuh pensiunan PNS ini.

Contoh 1 Gedung Perkuliahan sudah banyak yang tidak sesuai dengan standar bangunan dan sampai saat ini bangunan banyak yang retak-retak, 2 ruang lef lantai dasar yang di pergunakan untuk mesin praktikem politehnik banyuwangi sudah banyak yang rusak karena tidak sesuai antara mesin dan kontruksi bangunan, Tandasnya Suparmen SH.
Hingga berita ini di tayangkan, pihak kejaksaan Negeri kabupaten banyuwangi belum Dapat di konfirmasi. (Mbah Din Awdi)
 


 
Support : Creating Website | Johny Template | Edited By : Abib Visual
Copyright © 2013. Awdi Online - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger