Latest Post

H.HASAN MADJID TOKOH BETAWI YANG BERKHARISMATIK DAN DERMAWAN

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Sabtu, 24 Oktober 2015 | 01.37

H.HASAN MADJID TOKOH BETAWI YANG BERKHARISMATIK DAN DERMAWAN

JAKARTA-AWDINEWS - Menyambut datangnya tahun baru islam 1 Muharram 1437 H, Kamis (22/10/2015), H.Hasan Madjid menggelar kegiatan santunan anak yatim di kediamannya jalan bhakti IV dalam no.5 rt.004/09 kelurahan kemanggisan kecamatan palmerah, yang dihadiri oleh 40 anak yatim serta ormas forkabi DPC palmerah Jakarta barat.

H.Hasan Madjid dikenal sebagi sosok yang penuh kharismatik dan bersahaja, pria yang sehari-hari mengenakan peci hitam ini menjabat sebagai ketua forkabi DPC palmerah dan Ketua keamanan di wilayah Rw.09 kelurahan kemanggisan, kegiatan rutin santunan anak yatim yang di gelar setiap tahun menurutnya merupakan sikap peduli terhadap sesama,” kalo bukan kite yang peduli terhadap kampung kite siape lagi”, Ucap bang haji dengan logat kental betawinya.

Hasan kelung begitu sapaan akrab H.Hasan Madjid yang melekat bagi warga kampung kemanggisan rw.09, kelahiran tanah betawi 1956 ini memberikan santunan kepada 40 anak yatim berupa uang dan makanan catring, bang haji menambahkan ”saya memberikan santunan kepada anak yatim lebih tepatnya memang ini hak mereka dan sudah menjadi kewajiban saya untuk menyalurkannya”, Ujarnya.

Menyambut tahun baru Islam memang harus dimeriahkan dengan hal-hal positif, bukan seperti peringatan tahun baru masehi yang identik dengan kemaksiatan, seperti menghambur-hamburkan harta, pesta kembang api, peniupan trompet, dan sebagainya.(Zecky-M.zakaria/Jamal/hairul anam)
PERESMIAN JEMBATAN KARANGMULYO KEC. TEGALSARI KAB. BANYUWANGI

BANYUWANGI AWDI Online.com - Tahun 2015 ini Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas meresmikan Jembatan Karangmulyo dan diikuti oleh masyarakat Desa Karangmulyo Kec. Tegalsari Kab. Banyuwangi. Peresmian Jembatan Karangmulyo ini dibenarkan oleh Kepala DPU BMCKTR bapak. Ir. Mujiono, saat dikonfirmasi oleh wartawan AWDI Online, menjelaskan “Kami meresmikan Jembatan Karangmulyo yang ada di Desa Karangmulyo untuk kepentingan masyarakat karangmulyo dalam aktivitasnya sehari-hari sehingga kepentingan masyarakat karangmulyo apabila melewati jembatan karangmulyo yang baru diresmikan oleh Bupati Banyuwangi dapat bermanfaat kegunaannya” jelasnya. (22/10/2015), dan Kepala Bidang Bina Marga bapak Abdul Cholik, ST serta Sekretaris Dinas bapak I Komang Sudira Atmaja membenarkan adanya peresmian pembangunan jembatan karangmulyo.
Masyarakat Desa Karangmulyo menyambut dengan senang hati terkait peresmian Jembatan Karangmulyo, salah satu warga menjelaskan “benar mas, dengan dibangunnya jembatan karangmulyo ini, Kami sebagai masyarakat sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Banyuwangi karena dengan adanya jembatan ini jalur transportasi kendaraan menjadi lebih nyaman dan lancar” salah satu warga Desa Karangmulyo.
Pembangunan Jembatan Karangmulyo di danai dari APBD Tahun 2012 sebesar Rp. 141.982.300,- dan APBD Tahun 2013 sebesar Rp. 277.380.000,- dan tujuan pembangunan jembatan karangmulyo untuk menyediakan sarana infastruktur Jembatan di Kecamatan Tegalsari dan di Kecamatan Siliragung Kab. Banyuwangi. Sedangkan manfaatnya untuk :
-    Memperpendek jarak tempuh antara Kecamatan Tegalsari dan Kecamatan Siliragung.
-    Pengembangan wilayah dalam rangka mengurangi disparitas.
-    Meningkatkan akses perekonomian masyarakat.

Perlu diketahui, Dinas PU Bina Marga, Cipta Karya, Tata Ruang Banyuwangi sebelumnya sudah membangun jembatan gambiran Kec. Tegalsari dan membangun Jembatan Kedungringin – ringin putih Kec. Muncar. Harapannya wartawan AWDI Online juga wartawan Koran BIDIK Nasional, semoga program-program pemerintah Kabupaten Banyuwangi dapat berjalan lancar dan bermanfaat sesuai keinginan dari masyarakat se-Kabupaten Banyuwangi. (Djoni)

POLRES BANYUWANGI MELAKSANAKAN “OPERASI ZEBRA SEMERU 2015”

POLRES BANYUWANGI MELAKSANAKAN “OPERASI ZEBRA SEMERU 2015”

BANYUWANGI AWDI Online.com Tahun 2015 ini Polres Banyuwangi dengan kepemimpinan Kapolres AKBP Bastoni Purnama bersama jajarannya melaksanakan  Operasi Zebra Semeru 2015. Kegiatan operasi zebra semeru 2015 dibenarkan oleh Kasat lantas AKP Samirin, SH, saat dikonfirmasi oleh wartawan AWDI Online, beliau menjelaskan “Kami bersama fungsi lainnya melaksanakan operasi zebra semeru 2015, dan di pimpin oleh Kabag Operasional Kompol Sujarwo, dan tujuan Operasi Zebra Semeru ini untuk menertibkan pengendara dijalan raya serta memantau arus lalu lintas utamanya jalur jalan yang rawan kecelakaan lalu lintas” jelasnya diruang kerja. (23/10/2015)
AKP Samirin, SH menambahkan utamanya Operasi Zebra Semeru ini sasarannya Preemtif dan Prefentif yaitu himbauan dan penyuluhan serta pemasangan banner serta patroli dijalan raya yang sering terjadi kecelakaan lalu lintas utamanya black sport/garis hitam rawan kecelakaan. Operasi Zebra Semeru ini dimulai tanggal 22 Oktober sampai dengan 04 Nopember 2015 dan Operasi Zebra Semeru dilaksanakan setiap pagi hingga sore hari. Sedangkan petugas Operasi Zebra Semeru melakukan penindakan/represif pada pengendara dijalan raya utamanya yang melanggar ketentuan peraturan dan kelengkapan berlalu lintas dijalan raya, seperti tidak memiliki salah kelengkapan berkendara yaitu SIM, Helm, STNK, Kelengkapan Kendaraan tidak ada/protolan. Himbauan dari Kasat Lantas Polres Banyuwangi “Jadilah Pelopor yang baik dijalan raya dan hindari berkendara kebut-kebutan agar terhindar dari kecelakaan lalu lintas”.(Djoni)

Tanaman Padi Tanah Kas Desa Gosong/Gagal Panen

Tanaman Padi Tanah Kas Desa Gosong/Gagal Panen

Banyuwangi, Awdionline.com - Puluhan Hektar  Tanaman padi yang ada di Tanah Kas Desa (TKD) Kedua Desa, Desa Dasri dan Desa Tamansari, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi, tanaman padi gosong. Jumaat (23/10).
Gosongnya tanaman padi puluhan hektar yang ada di Tanah Kas Desa (TKD) ini disebabkan Adanya kemarau panjang yang melanda di Kabupaten Banyuwangi.
Dengan pantuan wartawan Tanaman padi yang ada dilokasi Tanah kas Desa( TKD) tersebut, tanaman padi semua gosong, tanah sawah retak-retak dan tidak air sama sekali.
Dengan adanya  tidak ada air, puluhan hektar tanaman padi semua rusak dan gosong, bakalan tanaman padi gagal panen.
Saat konfirmasi Salamun (45) warga Dasri, kecamatan Tegalsari, mengatakan memang Puluhan hektar Tanaman Padi yang ada di Tanah Kas Desa (TKD) yang ada di Dua Desa, TKD Desa Dasri dan TKD Desa Tamansari Kecamatan Tegalsari semua tanaman padi gosong.
Tanaman padi yang adaa di tanah Kas Desa (TKD) yang menanami masyarakat petani. Disebabkan gosongnya tanaman padi ini salah satunya tidak ada air dan yang kedua panas atau kemarau panjang yang ada di banyuwangi.”kata Petani Salamon.
Salamon menambahkan luas Tanah kas Desa ( TKD) yang di tanamai padi ini oleh masyarakat petani sekitar luas 50 hektar.
Lihat sendiri semua tanaman padi gosong yang ada di tanah kas Desa  (TKD), karena gosongnya tanaman padi disebabkan tidak air dan tidak ada hujan turun. Apa lagi panas menyengat, jadi tanaman padi tidak bias tahan.”ujar Petani.
Tambah lagi, dengan adanya kemarau panjang ini, sumur rumah warga juga tidak ada air sama sekali. Karena saluran irigasi semua mongering semua mengakibatkan tanaman padi rusak/gosong dan sumur rumah warga kering.”tegas petani salamon. (din)

Bantuan Di Salurkan Dengan Merata Oleh Ketua Kelompok Tani Dharma Ayu

Bantuan Di Salurkan Dengan Merata Oleh Ketua Kelompok Tani Dharma Ayu

Banyuwangi, Awdionline.com - Bantuan tanam padi, bibit padi, pupuk urea, pupuk poska, pupuk organik dan Obat padi ini, Bantuan dari pemerintah pada tahun 2015 tersebut, yang di salurkan kepada anggota petani dengan luas sawah 45 hektar yang ada di dusun Lidah, Desa Gambiran, kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi, telah tersalurkan sesuai aturan yang ada kepada ketua Kelompok tani Dharma Ayu. Jumaat (23/10).
Ketua kelompok tani Dharma Ayu didusun Lidah, Desa Gambiran, Kecamatan Gamiran, Sugeng Budi S. mengatakan ketika bantuan dari pemerintah turun kepada kelompok tani Dharma Ayu Dusun Lidah, ada pendampingan dari Anggota TNI Koramil, PPL dan masyarakat petani yang ada di dusun Lidah Desa Gambiran.
Dan Muali bantuan biaya tanam padi dan bantuan pupuk, mulai pupuk urea, pupuk poska, pupuk organik dan obat padi sudah tersalurkan kepada masyarakat petani yang ada kelompok tani Dharma ayu.”ujar ketua kelompok tani Dharma ayu Sugeng Budi S.
Sugeng Budi S, menjelaskan bahwa bantuan dari pemerintah ini sudah tersalurkan kepada masyarakat petani. Sedangkan yang mendapat sawah satu wolon, seperemat sawah dan satu hektar sawah sudah mendapat bantuan sesua data yang ada.  Dan masyarakat petani yang  ada di Dharma ayu semua kebagian bantuan itu dan tidak ada yang ketinggalan.
Kata dia, bantuan ini benar benar tersalurkan kepada masyarakat petani.  Karena semua ini untuk membantu program program pemerintah. Apa lagi ini bantuan dari pemerintah. Kegiatan program GP.PTT ini,  sangat berjalan dengan lancer.
Apa lagi selama ada kegiatan petani juga ada pendampingan dari anggota TNI. Dan pendampingan anggota TNI sangat membantu kelompok tani, mulai rapat, saat penanaman padi dan sampai masyarakat petani panen raya. “ujar Sugeng Budi S.
Sedangkan adanya program GP.PTT ini masyarakat petani sangat menyambut baik karena program ini termasuk program suwadaya pangan para petani  dari pemerintah.
Apa lagi masyarakat petani ketika mendapat bantuan tersebut mengucapkan terima kasih kepada pemerintahan pusat mapun dari Kabupaten Banyuwangi. Karena program swadaya pangan sangat disambut baik kepada masyarakat petani umumnya.
“Dan kita selaku ketua kelompok tani  Dharma ayu  mengupayakan kepada masyarakat petani terutama yang punya sawah mendapat bantuan Biaya tanam, pupuk dan obat tanam padi.”papar Sugeng Budi S. (din)
 
Support : Creating Website | Johny Template | Edited By : Abib Visual
Copyright © 2013. Awdi Online - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger