Latest Post

Lomba Kicau Burung

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Kamis, 28 Juli 2016 | 20.48

Lomba Kicau Burung Mania EPYARDI ASDA CUP Di Dermaga Danau Singkarak

Solok, AWDI Online - Perlombaan bunyi suara burung dan gaya burung baru baru ini diselenggarakan di dermaga indah danau singkarak,jalan sumatera kM 15 di kabupaten solok(sum-bar) pada  minggu lalu 24 juli 2016  dibuka secara simbolis oleh Danramil x Koto Singkarak serta dihadiri oleh para muispica serta para dan para peserta kontes. pembukaan acara lomba kicau mania ini  berlansung dengan tertip dan meriah.serta hikmah.
 Dalam perlombaan  kicau mania EPYARDI ASDA CUP ini memperlombakan beberapa perlombaan  diantaranya: volume suara burung,macam-macam nada suara yang dikuasai burung dan macam-macam gaya yang diperlihatkan oleh burung yang ikut dalam perlombaan dengan lama durasi 25 menit.ujar Ketua Panitia pelaksana F.Rahman dan juga Ia adalah Ketua Club Burung 1945 SF.
Lebih lanjut F.Rahman mengatakan bahwa lomba kicau mania EPYARDI ASDA CUP ini tidak tanggung tanggung  kami adakan terbukti dengan mendatangi juri tingkat nasional dari Jakarta,yakni  para juri dari Silabur (Sistim Inovasi Lomba Burung tingkat Nasional) yang beranggotakan 9 Orang juri dengan 1 Orang pengawas dari Silabur (sistim inovasi lomba burung) adalah Yogi Prayogi.
Tujuan diselenggarakan turnamen  kicau mania EPYARDI ASDA CUP di Dermaga Wisata Tepian Danau Singkarak  secara tidak lansung  juga telah mempromosikan tempat Wisata Danau Singkarak nan elok dan indah sebagai distinasi Daerah kepariwisataan di Kabupaten Solok  juga untuk menambah icome Penduduk di sekitar Danau Singkarak sekaligus juga untuk menggugah para donatur dan Pemda setempat agar memperbaiki fasilitas wisata ini kata  Jhoni Hermanto sebagai Anggota Panitia Pelaksana dan Juga  Kordinator wilayah LSM GERHANA Sumatra Barat  saat di wawancara dilokasi perlombaan Ia menjelaskan perlombaan kicau mania EPYARDI ASDA CUP ini selain untuk hiburan,juga tim dari panitia secara tidak lansung telah memperkenal kepada masyarakat luas tentang keindahan Danau Singkarak maka dari itu Masyarakat harus menjaga keasrian dan kebersihan danau singkarak ini agar para wisatawan mau datang ke Danau yg kita banggakan ini. (Jhon.H/Nico L./Rio)

BNNK KAB. CIANJUR

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Minggu, 24 Juli 2016 | 14.08

BNNK KABUPATEN CIANJUR MELAKUKAN SOSIALISASI BAHAYANYA NARKOBA DI SMAN 1 CIRANJANG

CIANJUR - KANTOR BERITA AWDI - Badan Narkotika Nasional (BNNK) Kabupaten Cianjur terus Sosialisasi, menggenjot dan menggeber pelaksanaan kegiatan sosialisasi di masyarakat dan disekolah-sekolah mengenai P4GN, dalam rangka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) seperti halnya digelar bertempat di SMAN 1 Ciranjang Kabupaten Cianjur,provinsi Jawa barat.

“BNNK Kabupaten Cianjur sangat mengapresiasi dan mendukung program-program atau kegiatan di lingkungan pendidikan yang bertujuan untuk mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap barang haram narkotika tersebut,” ujan Kepala BNNK Kabupaten Cianjur, Hendrik.

Pelaksanaan Sosialisasi tersebut digelar, Rabu (20/7/2016) Juni, disampaikan langsung penyuluh Tim BNNK Kabupaten Cianjur, Jojo Johari, dengan materi tentang ‘Bahayanya Penyalahgunaan barang haram Narkotika bagi Remaja’ kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh kurang lebih 500 pelajar siswa-siswi baru di SMAN 1 Ciranjang kabupaten Cianjur.

Hal yang sama dikatakan, Jojo Johari menambahkan, kami akan terus melakukan pemahaman dan berupaya untuk langsung terjun ke sejumlah lembaga pendidikan yang ada di wilaya Cianjur khususnya. Berharap, upaya ini lebih epektif dan mengena pemahamannya untuk meminimalisir dan mengurangi angka kalangan remaja atau pelajar terjerumus tergoda bahayanya barang haram narkoba.

“Kami tentunya sangat butuh kerjasama semua pihak dan kalangan masyarakat untuk memerangi bahayanya Narkotika, karena paling rentan terkena Narkoba itu adalah generasi-generasi muda. Maka itu, dilakukannya gerakan sosialisasi mencegahnya masuk nya barang haram narkoba ke berbagai lembaga pendidikan dan lainnya,”.tegasnya ( "Zecky/euis.H/BNNK kabupaten Cianjur" )

Kecelakaan Maut

Kecelakaan Maut Angkot Tabrak Truk Molen Didepan Wtc Matahati Serpong Mengakibatkan Lima Orang Tewas

TANGERANG - Kantor berita AWDI - Kecelakaan maut yang melibatkan angkutan umum dengan truk molen di depan pusat perbelanjaan WTC Matahari Serpong, Jl.Raya Serpong Keluraha.pd jagung kecamatan.serpong kota.Tangerang Selatan menewaskan lima orang di lokasi kejadian.
Kecelakaan maut itu terjadi saat sopir  Angkot (trayek R 14) ber nopol B.1357.CTX jurusan Tangerang - Serpong dengan kecepatan tinggi dan ugal-ugalan menabrak truk Molen di jalur lambat arah Tangerang-Serpong. Akibat kecelakaan ini lima orang tewas,satu luka berat dan satu luka ringan,diantaranya salain itu menyebabkan kemacetan panjang dijalan raya Serpong Tangerang Selatan.
"Empat korban tewas di tempat kejadian, satu korban tewas saat dibawa ke rumah sakit. Korban adalah penumpang angkot dan penumpang truk molen dan yang luka ringan dan luka berat sedang menjalankan perawatan di Rumah sakit,"ungkap Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Prayoga Angga di lokasi, Jumat (22/7/2016).
Kelimanya korban dan yang luka berat dan luka ringan yakni,
1. nama : marga (pengemudi truck molen)
2.Nama: ambon Al: ciledug (penumpang angkot)
3.Nama: syaiful ilyas al: perum 4 jl.kerta jaya 1 no.3 (penumpang angkot)
4. Nama : mr. X laki- laki (berbadan gemuk)
5. Nama : Mrs. X perempuan ( berperawakan kurus) penumpang angkot
LUKA Berat:
1. Nama : suci ,25 th, perempuan, islam, IRT, al: jl. Kerta jaya 1 no.3 kel. Uwung jaya kec. Cibodas tangerang ( penumpang angkot?
Luka ringan:
1. Nama: hendri hartono, 24 th, laki- laki , islam , wiraswasta al: taman cibodas blok E 14 no. 2 Tangerang
(penumpang angkot)
KERUSAKAN :
1. Kendaraan Angkot R14 No Pol B.1357.CTX mengalami rusak berat.
2.Kendaraan Truck Molen SGG No Pol B.9071.NIB mengalami kerusakan sepakbor kanan penyok,Tangga bengkok Herdrolik pecah selang.
Menurut Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Prayoga Angga, berdasarkan saksi mata di lokasi kejadian, peristiwa itu terjadi diduga karena adanya pengemudi motor yang menyalip angkot R14 dengan nomor polisi B1357CTX yang dikendarai Hendi. Angkot jurusan Cimone Perum itu akhirnya hilang kendali dan menbabrak truk Molen SGG dengan nomor polisi  B9071NIB.
“Angkot ini beriringan dengan angkot lain, ada satu angkot lagi yang juga menabrak. Jadi ada dua angkot,” ujar Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Prayoga Angga
Angkot Hendi beriringan dengan angkot R14 sopirnya belum diketahui identitasnya. Namun, keduanya jelas  datang dari arah Tangerang menuju arah BSD dengan kecepatan tinggi.
“Setiba nya di depan U-turn WTC Matahari, ada sepeda motor yang  tidak diketahui identitasnya hendak berputar arah secara tiba-tiba tanpa memperhatikan kendaraan lain," terangnya.
Angkot R14 kaget dan tak konsentrasi kemudian kendaraan angkor R14 yg berada di lajur kiri menabrak kendaraan Truck Molen berikut sopir yang berada di samping untuk menurunkan muatan. Akibat kejadian tersebut empat orang meninggal di TKP satu meninggal perjalanan kerumah sakit , dan satu orang luka ringan dan satu orang luka berat,”.tegasnya ( "Zecky-M.Zakaria/euia.H/Ari anggra" )

Kepala Sekolah Meriahkan Eskul Pada Hari Ke Empat

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Sabtu, 23 Juli 2016 | 18.53

Kepala Sekolah Meriahkan Eskul Pada Hari Ke Empat

Jakarta - Kantor berita AWDI - SMAN 23 JAKARTA, mengadakan Demo Ekskul yang merupakan bagian dari acara MOPDB  (Masa Orientasi Siswa / Peserta Didik Baru) Supaya lebih mengenal lingkungangan di sekolah.khususnya Siswa baru yang berada di kelas X dikenalkan dengan berbagai macam ekskul yang ada di SMAN 23 yang dapat mereka ikuti sesuai dengan minat dan bakat mereka. (21/07/2016)

Ekskul atau ekstrakurikuler adalah kecakakapan lain yang dimiliki siswa selain penguasaan materi pelajaran. Ekskul yang dikenalkan kali ini beragam mulai dari seni beladiri, karate, taekwondo, pramuka, seni tari, dram band dan lain sebagainya," Acara diisi oleh kelas Xl dan kelas XIl semua jurusan yang tergabung dari masing-masing ekskul. Acara berlangsung dengan sangat meriah.

Siswa kelas X begitu antusias mengikuti dan memperhatikan masing- masing ekstrakurikuler. Dari wajah meraka tampak rasa kagum pada peserta demo ekskul yang begitu cakap memperagakan masing- masing ekskul," harapan saya adalah setelah demo ekskul khususnya siswa siswi SMA 23 kelas X tahun ajaran 2016 - 2017 dapat mengikuti salah satu ekskul sesuai dengan bakatnya ," ujar  Kepala
Sekolah Ahmad Safaari S.Pd, M, Si.

"Lanjutnya Kami berharap kepada siswa - siswi yang baru agar menjadi yang terbaik dan terus menjadi yang terbaik untuk membangun citra dan bangsa negara ," Kami juga memperkenalkan semua Guru -guru serta staff  yang ada di SMAN 23 Jakarta, kepada seluruh siswa - siswi SMAN 23 yang baru agar lebih mengenal dan akrab kepada semua guru dan staff yang ada di sekolah ini " ucapnya.

Repoter : ( "Zecky-M.Zakaria/euis.H/Jaenal" )

TANGKAP GEMBONG NARKOBA

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Kamis, 21 Juli 2016 | 23.24

POLSEK SUNGAI TARAP TANAH DATAR SUMBAR BERHASIL TANGKAP GEMBONG NARKOBA

BATUSANGKAR AWDI ONLINE, Dalam rangka 100 hari kinerja bapak tito karnavian sebagai kapolri.polsek sungai tarap berhasil mengungkap dan menangkap pengedar narkotika.yakninya pada hari senen tanggal 18 juli 2016 jam 08 WIB didusun nan anam jorong 111 batur nagari sungai tarap kabupaten tanah datar(sum-bar).telah ditangkap pengedar narkotika yang bernama heru umur 28 tahun suku minang yang memiliki 7 linting narkotika jenis ganja. Kejadian penangkapan berawal dari adanya laporan masarakat kepada polsek sungai tarap jam 4 wib tentang pengedar yg sering mengedarkan narkoba jenis sabu2 dan ganja diwilayah kabupaten tanah datar(sum-bar) Setelah di datangi dan dilakukan pengeledahan dikediaman tersangka oleh anggota polsek sungai tarap yang dipimpin lansung oleh kapolsek sungai tarap AKP HERI SATRIAWAN SH .maka barang bukti(BB) yang disimpan didalam kantong plastik yg tergantung di dalam salah satu bagian rumah itu langsung di sita dan selanjutnya BB dan tersangka langsung diamankan di polsek sungai tarap Dan saat ini kasus pengedaran narkoba ini ditangani oleh sat narkoba polres tanah datar untuk pengembangan.didalam pengungkapan dan penangkapan pengedar narkoba ini melibatkan wali jorong 111 batur dan tokoh pemuda setempat sebagai saksi.(Jaya c.sh/nico l/jh)

Polisi Tidak Ada Yang Pakai Game Pokemon

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Selasa, 19 Juli 2016 | 21.44

Polisi Tidak Ada Yang Pakai Game Pokemon

JAKARTA, AWDI - Siapa yang tak kenal dengan game Pokemon. Aplikasi besutan Niantic yang berjalan di platform Android dan iOS ini banyak digandrungi masyarakat untuk memainkannya. Menanggapi hal itu, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar mengaku, khusus anggota polisi memang dilarang untuk memainkan game Pokemon itu.
"Hanya orang yang tidak sibuk yang masih sempat bermain Pokemon," katanya, saat dikonfirmasi wartawan, Senin (18/7/2017).
Sebab, kata Boy, tugas yang diemban polisi di lapangan tentu bertumpuk dan banyak. "Jadi saya rasa, polisi tidak ada yang pakai Pokemon. Tidak dibenarkan itu," tegasnya. "Apalagi main di dalam mabes," tambahnya.
Makanya, untuk orang-orang yang memainkan game tersebut pun dilarang di kawasan mabes polri lantaran itu merupakan tempat objek vital.
"Tidak bisa sembarangan orang masuk ke kawasan tersebut tanpa izin khusus. Jadi, Jangan sampai melanggar batas-batas hak orang lain. Apalagi sampai menerobos ke objek vital," bebernya.
Terkait dengan kemungkinan spionase, Boy menyatakan masih harus meneliti lebih jauh lagi. Tapi, kewaspadaan terhadap teknologi buatan asing itu tentu terus diperkuat. "Kita lihat saja."
Hingga kemarin, polisi memang belum mendapat laporan dari masyarakat soal tindak pidana yang berkaitan dengan aplikasi game Pokemon tersebut. Misalnya tindak kriminal atau perbuatan yang tidak menyenangkan.
"Kami hanya mengimbau, jangan sampai melanggar ketertiban dan keselamatan," ujarnya. (tion)

VAKSIN PALSU

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Sabtu, 16 Juli 2016 | 13.12

DIDUGA BEBERAPA RUMAH SAKIT SWASTA DI TANGERANG YANG MENGGUNANKAN VAKSIN PALSU

TANGERANG – Diduga Dua rumah sakit swasta di Tangerang teridentifikasi memakai vaksin palsu. Hal tersebut terungkap setelah BPOM PROVINSI BANTEN dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang melakukan sidak bersama-sama.

“Hasil sidak Terungkap diketahui ada dua rumah sakit dan satu klinik milik swasta yang menggunakan vaksin palsu . Saat ini tim gabungan membawa vaksin tersebut ke laboratorium untuk mengetahui palsu atau tidaknya,” kata Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang, Naniek Isnaeni, Jumat (15/7/2016) kepada awak media.

Meski tidak menyebutkan nama rumah sakit swasta mana saja yang memakai vaksin palsu tersebut, Naniek mengaku telah menarik peredaran vaksin bermasalah tersebut. Ia juga mengaku telah memberi surat peringatan untuk tidak menerima dan menggunakan vaksin palsu tersebut. “Sudah kami berikan surat peringatan,” kata Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang Naniek.

Dinkes Kesehatan memastikan RUSD dan puskesmas di Kabupaten Tangerang terbebas dari vaksin palsu. Naniek meminta masyarakat untuk tidak khawatir adanya vaksin palsu di rumah sakit pemerintah maupun puskesmas. “Untuk rumah sakit atau puskesmas di Kabupaten Tangerang, sudah dipastikan tidak ada vaksin palsu. Namun, untuk rumah sakit atau klinik milik swasta, kami belum bisa menjaminnya,” uangkap Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang Naniek kepada awak media

Reporter: ("Zecky-M.Zakaria/Euis.H Syamsul ma'riif")

Empat Pelaku Curanmor

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Rabu, 13 Juli 2016 | 20.20

Jajaran Polsek Metro Kembangan Jakarta Barat Berhasil Menangkap Empat Pelaku Curanmor

Jakarta - Jajaran Polsek metro kembangan jakarta barat berhasil menangkap empat pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dari ketujuh kawanan pencurian kendaraan bermotor diwilayahnya, senin (11/07/2016)

"Kami berhasil meringkus empat dari ketujuh pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masing-masing dari keempat pelaku berinisial BO, HI, AS, dan FP, sedang ketiga pelaku yang masih dalam pengejaran berinisial AR, MA, AN. Kini sudah kami masukan dalam Daftar pencarian Orang (DPO)”, jelas Kompol Aldo.

Dalam melakukan aksi para pelaku biasanya memepet, menghadang bahkan tak segan-segan untuk memukul korban. Saat beraksi komplotan para pelaku menggunakan 3 unit sepeda motor saling berboncengan, pelaku memiliki tugas dan peran masing-masing.

Modus Operandi (MO) biasanya pelaku memepet, menghadang laju motor dan tak segan-segan memukul korban, “komplotan pelaku biasa melancarkan aksinya saat subuh, saat melakukan aksinya ada salah satu pelaku yang mengaku sebagai anggota kepolisian untuk menakuti korban sehingga korban tidak dapat melakukan perlawanan”, terang kompol Aldo.

Lanjut Aldo, “Saat kami melakukan penangkapan, ada salah satu tersangka yang mencoba melarikan diri sehingga kami melakukan penembakan pada kakinya”, ujarnya. "Dari hasil penangkapan tersebut kami mengamankan beberapa barang bukti berupa 1 buah Dompet kulit hitam berisikan KTP atas nama Petrik Adriyan, 1 buah Peci, 2 dus Handphone serta 4 unit kendaraan bermotor dengan Merk dan Nopol, Yamaha Mio hitam B 6976 BPE, Honda Beat Putih Biru T 4696 MU, Suzuki Satria hitam dan Yamaha mio tanpa plat nomor”, jelasnya

"Kompol Aldo Ferdian, Sik. menambahkan, Mengenai ketiga orang yang masih DPO nantinya akan ditelusurui lebih lanjut". Adapun pelaku yang kini mendekam di tahanan polsek metro kembangan Jakarta barat terancam dijerat dengan Pasal 365 ayat 1 dan 2 tentang Pencurian dengan kekerasan dengan hukuman pidana di atas lima tahun penjara.

"Kami juga imbau kepada masyarakat untuk selalu hati-hati, jika berkendara sepeda motor saat menjelang subuh, kalau perlu di sepeda motornya ada kunci rahasia," imbuhnya.

Reporter: ("Zecky-M.Zakaria/euis.H Jaenal/Tim katak ijo")

Bandar Narkoba

Polsek Metro Kembangan yang dipimpin Kompol. Aldo Ferdian sempat Mendapatkan Perlawan saat hendak Meringkus Bandar Narkoba

Jakarta - AWDI - Satuan unit narkoba Polsek Metro Kembangan Jakarta barat," yang dipimpin langsung Kompol Aldo Ferdian, SIK., berhasil meringkus seorang bandar narkoba dan kekasihnya dikostan yang ditempati. di jalan Haji kelik RT. 01/08 No. 44, Kelurahan Kelapa dua, Kecamatan kebon jeruk jakarta barat. Senin (11/07/2016)

Berdasarkan informasi dari masyarakat sekitar bahwa di kostan tersebut terdapat seorang bandar narkoba yang sangat meresahkan masyarakat, dari informasi tersebut Anggota unit narkoba Polsek Kembangan melakukan penyelidikan ke lokasi, minggu 3 juli 2016, sekitar pukul 06.00 Wib Anggota unit narkoba dipimpin langsung Kompol Aldo Ferdian, Sik., selaku Kapolsek Kembangan melakukan penggerebekan di lokasi, dan berhasil meringkus tersangka seorang laki-laki berinisial ADR alias U bersama Kekasihnya DP yang menempati kostan tersebut.

Kompol Aldo Ferdian, SIK., mengatakan ," Dalam penggerebekan dikostan tersebut Selain menangkap para pelaku juga menyita beberapa barang bukti , 1 buah tas ransel berwarna coklat berisikan : 20 Paket sedang Ganja Brutto 900 gram, 87 Paket kecil Ganja Brutto 300 gram, 22 Paket kecil Shabu Brutto dan satu Paket sedang Brutto 33,3 gram, 1 buah timbangan elektrik, serta 1 unit sepeda motor Suzuki satria FU dengan Nopol B 4503 BGW warna hitam", Ungkap Kompol Aldo kepada awak media.

Setelah dilakukan pemeriksaan di Polsek Kembangan tersangka berinisial ARD alias U mengaku barang bukti berupa nakotika jenis shabu dan daun ganja tersebut adalah miliknya, yang didapati dari saudara. TM dan untuk daun ganja dari saudara. WH. atas pengakuan kedua tersangka tersebut Kompol Aldo Ferdian, SIK bersama anggota satuan unit narkoba tidak tinggal diam dan langsung melakukan pengembangan,  dengan cara tersangka melakukan transaksi kepada saudara TM di daerah rawa sari cempaka putih jakarta pusat, tersangka TM menggunakan mobil HRV B 365 TMY warna hitam anggota segera menghampiri mobil tersebut dan hendak menangkapnya namun saudara .TM  melakukan perlawanan setelah mengetahui Kompol Aldo dan Anggota unit narkoba ingin menangkapnya.

"Tersangka melakukan perlawanan dengan terus mengendarai mobilnya, kami sudah mencoba melakukan tembakan peringatan ke udara  tetapi tersangka tidak menghiraukan, akhirnya kami melakukan pengejaran lalu memecahkan kaca pintu mobil depan sebelah kanan mobil tersangka", tegas Kompol Aldo.

Aldo menambahkan, "saya sempat terserempet mobil tersangka dan terjatuh hingga mengakibatkan luka di kaki kiri, karena situasi yang mendesak dan membahayakan anggota akhirnya kami pun melakukan penembakan terhadap empat ban mobil dan tiga tembakan di belakang mobil, tersangka tetap melajukan mobilnya dengan kencang", jelasnya.

Dari penembakan tersebut kami berhasil mengenai tangki oli milik mobil tersangka, dengan mengikuti ceceran oli yang ada di jalan. Kompol Aldo bersama anggota unit narkoba terus melakukan pengejaran dan berhasil menemukan mobil tersangka yang terparkir di belakang Rumah Sakit Umum, Kecamatan Cempaka Putih.

"Kami langsung melakukan penggeledahan dari mobil yang ditinggalkan tersangka, dan menemukan amplop putih berisikan 1 paket sedang Shabu dengan berat brutto 5 gram yang berada di dasbord mobil", Ungkap Kompol Aldo.

"4 unit Laptop dengan merk, Acer, Lenovo, Toshiba, HP, 2 unit Tablet merk Advan dan Lenovo, 5 unit HP dengan merk Iphone 4, maxis, Nokia, BB Torch dan Curve, Uang tunai sebesar Rp. 555.000,-, 1 buah jaket kulit berwarna hitam merk Joker Leather serta 2 buah dompet kulit berwarna hitam merk Hush Puppies, 1 paket plastik sedang dan kecil berupa cocain brutto 280,7 gram, 1 buah buku nikah atas nama Temon Ashari, KTP milik TM, 4 buah buku tabungan masing-masing atas nama SN dan DA, berhasil kami temukan di Ciracas, Jakarta Timur, setelah melakukan pengecekan mobil yang tersangka gunakan", Ungkap Kompol Aldo.

"Kami akan terus melakukan pengejaran terhadap saudara TM, dan sudah kami masukan
kedalam Daftar pencarian Orang (DPO) Pungkasnya .

Reporter : ( "Zecky-M.Zakaria/Euis.H Jaenal" )

Putus Sekolah

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Selasa, 05 Juli 2016 | 04.16

Karena Himpitan Ekonomi Wanita Usia 11 Tahun Putus Sekolah

Jakarta - Hampir di wilayah dan setiap tempat banyak anak-anak yang tidak mampu melanjutkan pendidikan sekolah. Pendidikan putus di tengah jalan disebabkan karena berbagai faktur kondisi yang terjadi dalam kehidupan, salah satunya disebabkan oleh kondisi ekonomi orang tua nya yang memprihatinkan," Disadari bahwa kondisi ekonomi seperti ini menjadi penghambat bagi setiap orang untuk memenuhi keinginannya dalam melanjutkan pendidikan sekolah dan menyelesaikan sampai tingkat tinggi.

Kondisi ekonomi seperti ini disebabkan berbagai faktor, di antaranya orang tua tidak mempunyai pekerjaan tetap, tidak mempunyai keterampilan khusus, keterbatasan kemampuan dan faktor dan lainnya. Pada perspektif lain, kondisi ekonomi masyarakat tentu saja berbeda, tidak semua keluarga memiliki kemampuan ekonomi yang memadai dan mampu memenuhi segala kebutuhan anggota keluarga. Salah satunya Saskia Khoirunnisa/Chaki (11), putri dari pasangan Nuraini (41) dan alm. Mudjiono (43) terpaksa putus sekolah lantaran tidak mempunyai biaya. Chaki (pangilan akrabnya) sudah tidak lagi masuk kesekolahnya sejak 2 tahun silam, karena malu kerap ditagih oleh guru untuk biaya bulanan (SPP) sekolahnya,

Ketika awak AWDI menemui di kediamannya yang tinggal di Jalan Bintara 9, RT04/RW05 Nomor 84 b Kelurahan Bintara Bekasi Barat, Jabar, Chaki mengaku sebenarnya ingin terus bersekolah melanjutkan pendidikannya hingga kelak bisa bekerja untuk membantu meringankan beban hidup keluarganya.

"Saya sebenarnya ingin terus sekolah. Saya selalu sedih ketika melihat teman sebaya saya berangkat bersekolah.Kelak kalau sudah mempunyai biaya, nanti saya ingin sekolah agar bisa bekerja untuk membantu ibu,"uangkap Chaki, (29/06/2016)

Tapi apa daya, Chaki yang merupakan anak bungsu dari empat bersaudara ini harus rela putus sekolah lantaran ibunya hanya penganguran tak mampu membiayai pendidikannya hingga akhirnya Chaki putus sekolah dibangku kelas 5 SD

Chaki mengaku, ia masih berhutang uang SPP, baju dan buku sekolah. "Saya terpaksa berhenti sekolah karena ibu tidak punya uang. Tiap hari, guru di sekolah selalu menagih uang SPP saya," ungkapnya pada awak media

Dengan berpedoman, tujuan demi memajukan pendidikan dan program belajar disebuah wilayah, maka harus memiliki pandangan dan empati luas terhadap aspek lingkungan yang ada didaerah tersebut. Dan selalu menyadari akan pentingnya sumberdaya yang bermutu dan berkualitas, cepat tanggap terhadap berbagai permasalahan yang ada. Oleh karenanya, Walikota Bekasi, DR.H.Rahmat Effendi tidak tinggal diam, langsung segera menginstruksikan jajarannya untuk segera menindak lanjuti siswi putus sekolah tersebut

Terpantau AWDI, Camat Bekasi Barat, Muhammad Bunyamin, S.Sos, M.Si bersama Lurah Bintara, E.Supratman. Serta ikut hadir staf pemerintahan (Kasie Kessos) Bekasi Barat, Hasan Fahmi dengan didampingi Ketua RW 05, Masturi serta ketua RT 04, Sunarman dan personil keamanan wilayah RW 05, Ujang Saputra dan bang Ogan melakukan  kunjungan kerumah Chaki

Muhammad Bunyamin, Camat Bekasi Barat ketika diminta tanggapannya disela-sela kunjungannya terkait hal ini mengatakan akan membebaskan biaya pendidikan siswi putus sekolah tersebut. "Pemkot Bekasi selalu mendukung program pemerintah wajib belajar 12 tahun, maka program yang telah dicanangkan ini harus benar-benar dijalankan sesuai dengan Undang-Undang," tuturnya

Selanjutnya, Bunyamin berjanji akan menindak lanjuti terus akan hal ini, supaya Chaki dapat bersekolah kembali. Bahkan Camat Bekasi Barat ini sempat mengatakan, akan menanggung pendidikan Chaki hingga jenjang SLTA dan mengangkatnya sebagai anak asuh

"Ketika diri kita tidak mempunyai cara dan tidak bisa memahami kepribadian orang lain, maka diri kita akan cenderung mengadili menurut perspektif dan pola pikir diri kita sendiri. Dan akan selalu menghukum karena tidak sepaham, tidak sesuai dengan selera dan kehendak kita, ini yang berbahaya. Maka, oleh sebab itu diri kita harus mampu memahami personality orang lain. Dimana pun diri kita berinteraksi sudah sepatutnya kita harus mengerti dan memahami kepribadian diri sendiri, niscaya kita pasti akan berhasil memaknai serta dapat mengoptimalkan orang lain," ujar Bunyamin

Disamping itu, Ketua RW 05 Kelurahan Bintara, Masturi sangat responsif yang baru terpilih pada 3 minggu yang lalu (04 Juni) dan menjabat sebagai ketua RW 05. Masturi mengatakan pihaknya sangat berterima kasih kepada rekan wartawan yang telah membantu warganya. "Kalau ada warga yang tidak mampu dan membutuhkan pertolongan, dimanapun, kalau ada yang seperti ini, mau mengadu kemana? kalau bukan ke pejabat setempat," terangnya

Dan demi terciptanya tertib secara administrasi, pihaknya akan segera mendata ulang para penduduk yang bermukim diwilayahnya. "Pendataan ini akan saya pimpin langsung dengan berkoordinasi kepada lurah, mencangkup 5 RT dari RT01 hingga RT05, dan jika nanti ada ditemukan warga yang Chaki, maka akan kami tindak lanjuti," tandas Masturi

Reporter : ( "Zecky-M.Zakaria/Euis.H/Jaenal" )

merusak warung karena tak diberi THR

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Sabtu, 02 Juli 2016 | 05.11

Puluhan pria yang mengaku dari ormas pemuda pancasila merusak warung karena tak diberi THR

TANGERANG - Puluhan pria yang mengaku dari ormas pemuda Pancasila mengamuk dan merusak sebuah toko kelontong dijalan Sumatera,jombang,ciputat, Tangerang selatan,Hanya karena tak dituruti permintaan jatah tunjangan hari raya (THR).

Seorang pria Penjaga toko,Hosnul Yakin (29), menceritakan awalnya dua orang pelaku datang mengantarkan surat permintaan proposal dana THR. Karena menganggap sumbangan biasa akhirnya Hosnul memberikan uang sebesar Rp50 ribu.ujar nya

Namun, merasa pemberiannya sedikit, akhirnya dua orang tersebut marah dan memaki-maki korban sambil mengeluarkan ancaman akan kembali datang lagi

"Mereka enggak terima dikasih Rp50 ribu, terus mengancam kalau mau aman bayar Rp500 ribu," kata Hosnul di kantor polsek Ciputat, Selasa (28/6/2016).

Menurutnya, puluhan orang bersenjata tajam tanpa basa-basi langsung melakukan perusakan terhadap toko kelontong miliknya.tersebut.

Akibatnya pengerusakan tersebut kaca etalase, tabung gas elpiji, botol bensin dan barang dagangan lainnya dirusak, tak ada warga yang berani melerai peristiwa itu. Bahkan Ketua RT yang menyaksikan hal tersebut tak mampu berbuat apa-apa.

"Mereka tetap ngancam kalau belum ngasih uang sebesar itu bakal terus nggak aman," ungkapnya

Sementara Kapolsek Ciputat AKP Tatang Syarif akan segera bertindak tegas para pelaku dengan terlebih dahulu melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). "Nanti kita tindaklanjuti, saat ini petugas kita akan langsung cek TKP," pungkasnya. ( Tim Katak Ijo )
 
Support : Creating Website | Johny Template | Edited By : Abib Visual
Copyright © 2013. Awdi Online - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger