Latest Post

FMKI-KAJ : Hentikan Diskriminasi dan Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Kamis, 02 Mei 2013 | 15.05

 Tampak gambar foto:
Nia Sjarifudin (Ketua Umum Aliansi Nasional Bhinneka Tunggal Ika), Handoyo Budhisejati, dan Zuhairi Misrawi (Direktur Eksekutif Moderate Muslim Society).

Forum Masyarakat Katolik Indonesia  - Keuskupan Agung Jakarta (FMKI-KAJ) menggelar acara “Dialog Kebangsaan” yang bertema 'Menggugat Peran Negara dalam Kebebasan Beribadah' di Menara Citicon - Jakarta, Sabtu, (27/04).

Yang hadir diantaranya: Pdt. Torang P. Simanjuntak, Pdt. Palti H. Panjaitan, Herru Julianto, Frans Endang, Drs. Rudy Pratikno, Drs. Inggard Joshua, Prof. Adrianus Meliala, dan lainnya.

”Acara ini diadakan untuk menyadarkan pemerintah agar dapat lebih berperan sebagai pengayom masyarakat, termasuk kalangan yang kebebasan beragamanya sering terganggu,” kata Handoyo Budhisejati - Ketua bidang III FMKI-KAJ sekaligus Moderator.

"Negara nyaris selalu absen dalam menghentikan sederet pelanggaran kebebasan beribadah di tanah air," ujar Handoyo.

Lebih lanjut Handoyo menyatakan keprihatinan FMKI, mengutip catatan dari Setara Institute tentang kekerasan yang dialami kaum minoritas. Di tahun 2011 tercatat ada 244 kasus, dan angka itu meningkat menjadi 264 kasus di tahun 2012.

"Tentu masih banyak fakta dan kejadian lain yang luput dari perhatian media massa," ujarnya.

Sementara, Ketua Umum FMKI-KAJ Veronica Wiwiek Sulistyo menekankan pentingnya merawat satu Indonesia yang damai demi generasi yang akan datang.

"Tentu kita tidak ingin mewarisi yang terpecah-belah karena konflik pada anak cucu kita," kata Vero.

Lanjut Veronica, pemerintah sebagai pemegang mandat rakyat harus memastikan agar konstitusi dijadikan pegangan bersama. Tanpa itu, Indonesia yang satu dan damai hanya akan menjadi ilusi.


Reporter : Faisal 6444 - Agung S (301)



WAKIL BUPATI TRENGGALEK MENYAMPAIKAN NOTA PENJELASAN 4 RANPERDA DAN PERSETUJUAN 2 RANPERDA DIDEPAN SIDANG PARIPURNA DPRD KABUPATEN TRENGGALEK

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Rabu, 01 Mei 2013 | 15.10

Trenggalek, Awdionline.com - Bertempat di ruang Rapat DPRD Kabupaten Trenggalek pada Senin 29 April 2013 berlangsung Rapat Paripurna DPRD dalam rangka Penyampaian Nota Penjelasan 4 (Empat) Rancangan Peraturan Daerah atas usul Eksekutif dan Persetujuan/Pengesahan Terhadap 2 (Dua) Rancangan Peraturan Daerah oleh DPRD Kabupaten Trenggalek.

Rapat Paripurna ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Samsul Anam, SH, MM, M.Hum dan dihadiri Wakil Bupati Trenggalek, Para Pimpinan dan Anggota DPRD , Jajaran Forpimda dan Ketua Pengadilan, para Asisten , Staf Ahli, Kepala SKPD dan Kepala Bagian dilingkungan Pemerintah Kabupaten Trenggalek, Seluruh Organisasi Wanita beserta undangan lainnya.

Wakil Bupati Trenggalek Kholiq, SH, M.Si dalam kesempatan tersebut menyampaikan 4 (empat) Ranperda, guna mendapatkan pembahasan dalam rapat DPRD, adapun Ranperda yang disampaikan tersebut meliputi:
1. Ranperda tentang Penyertaan Modal Pemerintah daerah Kepada Perseroan Terbatas Bank Perkreditan Rakyat Jwalita.
2. Ranperda tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2011 tentang Perlindungan, Pembinaan Pasar Tradisional, Penataan Pasar Modern dan Toko Modern.
3. Ranperda tentang Pendidikan.
4. Ranperda tentang Pemberdayaan Masyarakat Desa Hutan.

Dan juga menyampaikan Persetujuan/Pengesahan Terhadap 2 (Dua) Ranperda oleh DPRD Kabupaten Trenggalek yakni Ranperda tentang Izin Usaha Jasa Konstruksi dan Ranperda tentang Penyelenggaraan Angkutan Jalan. Sebagaimana pendapat akhir dari Fraksi Karya Nasional, Fraksi PDIP, Fraksi APRI, Fraksi PKB, Fraksi Partai Demokrat dan Fraksi PKS yang baru disampaikan pada dasarnya semua Fraksi menyetujui 2 (Dua) Ranperda Kabupaten Trenggalek yang telah dibahas DPRD Kabupaten Trenggalek disahkan menjadi Perda.

Wakil Bupati Trenggalek dalam sambutannya mengatakan Keempat Rancangan Peraturan Daerah tersebut selanjutnya akan dibahas bersama antara Panitia Khusus DPRD dan tim eksekutif, sehingga menjadi suatu Peraturan Daerah yang sungguh – sungguh menjawab kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, sangat mengharapkan kerjasama yang baik dalam pembahasan Ranperda tersebut sehingga dapat berjalan dengan lancar dan tercapai tujuan yang diharapkan. Sedangkan 2 (Dua) Rancangan Peraturan Daerah yang disetujui oleh DPRD tersebut merupakan upaya bersama, baik eksekutif maupun legislatif untuk mensukseskan penyelenggaraan otonomi daerah dan mewujudkan masyarakat yang sejahtera, adil dan makmur.

Sidang Paripurna berakhir dengan ditandai Penandatanganan Naskah Persetujuan 2 (Dua) Ranperda menjadi Perda, serta Penyerahan Materi 4 (Empat) Ranperda .
(awdi online)

Miras Marak Dipemukiman

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Senin, 29 April 2013 | 20.27

Jakarta, AwdiOnline.com - Peredaran minuman keras (miras) di kawasan pemukiman wilayah Jakarta barat (Jakbar) semakin hari kian marak, terutama di warung serta kios-kios kecil yang bertebaran di pemukiman padat penduduk. Kondisi ini sangat meresahkan warga.

Warga sangat geram dengan keadaan ini, mereka merasa terganggu dengan kelompok pemuda yang kerap minum miras dan mabuk dipinggir jalan.
"Tidak ada rajia yang dilakukan Satpol PP terhadap warung-warung yang menjual miras, hai ini bisa juga membuat generasi muda hancur karna kecanduan alkohol," ujar Nurhayati (47) warga Kecamatan Kebun Jeruk, Kamis (27/04) siang.

Hal yang sama juga diutarakan Yati (50) warga Kecamatan Gerogol Petamburan (Gropet), dirinya sangat khawatir dengan kondisi generasi muda saat ini yang gemar mabuk di pinggir jalan. Dia melihat banyak anak-anak usia sekolah SMP dan SMU yang nongkrong di perempatan jalan sambil minum-minuman keras.
"Terkadang ada juga anak perempuan yang kedapatan ikut mabuk-mabukan," jelas warga RW 02 Kelurahan Jelambar ini.

Menyinggung tentang maraknya miras yang dijual di pemukiman, warga sangat menyesalkan lambatnya aparat terkait untuk merajia warung-warung yang menjual miras. Selama ini rajia miras lebih sering dilakukan di pasar-pasar serta gudang penyimpanan. Warga berharap agar kios-kios dan warung penjual miras yang berada di pemukiman warga disisir.

"Jangan-jangan mereka sudah kasih uang keamanan, sehingga para pedagang miras itu aman-aman saja tidak ditertibkan," kata Hidayat warga RW 16 Kelurahan Kapuk Cengkareng. (Jones awdi online)

IBU-IBU MUSLIMAH DEMO DI KOTA TANGERANG DAN ATRAKSI WAN TNI DI MONAS DALAM RANGKA HARI KARTINI

JAKARTA, Awdionline.com

Ada suasananya berbeda pada minggu (21/04/13), dalam memperingati hari Kartini. Di Tangerang Persatuan Ibu-ibu Muslimah  (PIM) mengadakan demo di lampu merah  Jl. Daan mogot kota Tangerang. Mereka membentangkan spanduk dengan bertuliskan “ dengan semangat hari kartini mari kita wujutkan harapan ibu kartini, Hentikan UN ”. Mereka menganggap UN (Ujian Nasional) adalah pemborosan uang Negara, dan diduga ada Kolusi dalam pengadaan soal UN”. Hapus UN, Kembalikan ujian akhir sekolah ke sekolah karena mereka yg tahu keadaan pendidikan dan kemampuan para siswanya kata Hj. Matilan Ketua Umum PIM Tangerang Raya saat diwawancarai Tim Investigasi New. PIM yg beranggotakan 300 orang se-tangerang raya ini rata- rata  berprofesi : Majelis taklim, kader posyandu, pegawai negeri/swasta, Pengusaha dan ibu rumah tangga.

Sedangkan di Monas (monument Nasional) perayaan kartini diadakan oleh WAN TNI (Wanita Tentara Nasional Indonesia) dan Polwan Lalu lintas (BM) Polda metro jaya. Mereka mengadakan Apel bersama Wan TNI di lapangan Monas. Acara di resmikan oleh Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Linda Amelia Sari, Sip. Saat tim Investigasi mewawancara Ketua Panitia penyelenggara WAN TNI Kolonel Drg. Nora Leliana pada saat gladi bersih “ Apel ini diikuti oleh 3500 peserta, dan acaranya dalam rangka Hari Kartini dan kegiatannya : Olah raga bersama, baksos, demo perampokan, bela diri militer, tarian perang (Haka Haka) oleh 120 peserta dan tarian 100 tangan, Militer Dance, pertunjukan POLWAN Lantas dan Baksos di kapal perang KRI di kepulauan seribu “ katanya.

Acara dihadiri oleh Panglima TNI, Kasad, Kasau, Kasal dan Wakil Kapolri, Pangdam Jaya,Kapolda dan Gubernur DKI Jakarta. Tim juga mewawancarai salah satu peserta WAN TNI Serda. Laut.  Yunme Mega dia berkata “ Dalam rangka hari kartini ini, Khusus untuk WAN TNI agar lebih maju, sukses dalam berprestasi, untuk masyarakat saya berharap jangan membeda-bedakan dalam menilai kami TNI dengan kesatuan lain, kami juga ada di tengah – tengah masyarakat “ katanya berharap.
Di restaurant siap saji KFC gg. Macan daan mogot para pramusajinya juga berpakaian berbeda mereka pakaian kebaya lengkap dengan jilbabnya dengan ramah menyajikan para pembeli sambil menyapa dan salam “ selamat datang, selamat hari kartini, pesan apa ?”.

FAISAL 6444.




















AWDI DPC TRENGGALEK IKUT DONOR DARAH DPC AWDI TRENGGALEK IKUT DONOR DARAH DIPENDOPO KABUPATEN TRENGGALEK

Trenggalek, Awdionline.com - Berbekal tekad, semangat, kesungguhan serta loyalitas terhadap pemberi mandat Ketua Umum AWDI bapak OK. Syahyan, Ketua DPC AWDI Trenggalek Sugeng Supriyanto didampingi sekretaris DPC AWDI Trenggalek Rudi Sukamto, Sabtu 27 April 2013 jam 18.00 Wib bertempat di Sekretariat sementara AWDI di ds wonorejo menggelar acara rapat dengan agenda pembahasan rancangan kerja AWDI kedepan dibumi Menak Sopal Trenggalek.
Dalam rapat tersebut dihadiri oleh seluruh pengurus serta jurnalist biro perwakilan dari berbagai media baik lokal maupun nasional.

Pembahasan terkait anggaran dasar dan anggaran rumah tangga juga dalam acara rapat tersebut juga termasuk dalam agenda yang sangat perlu untuk dijabarkan maksud dan tujuannya. Hingga akhirnya selesai acara rapat bersama tersebut muncullah satu kesepakatan yang intinya mereka siap untuk bekerjasama dan bersama sama dalam menegakkan bendera AWDI di Bumi Menak Sopal Trenggalek.

Setelah acara rapat bersama, dihari yang sama sekitar jam 20.00 Wib atas inisiatif jurnalist yang mengikuti rapat serta diamini seluruh jajaran pengurus DPC AWDI Trenggalek, peserta rapat, bersama sama menuju Pendopo Kabupaten Trenggalek mengikuti acara Donor Darah yang diselenggarakan oleh PMI Kabupaten Trenggalek.

Ketua PMI Kabupaten Trenggalek Peny Mulyadi yang merupakan isteri Bupati Trenggalek DR Ir Mulyadi WR MMT sangat gembira atas kedatangan rombongan pengurus dan anggota AWDI DPC Trenggalek diacara donor darah. Dan biarpun termasuk Asosiasi Wartawan yang baru di bumi Trenggalek, beliau berpesan agar supaya dalam menjalankan tugasnya, AWDI bisa berjalan bersama dengan pemerintah daerah Kabupaten Trenggalek serta steak holder yang lain untuk bersama sama meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Setelah donor darah selesai dilaksanakan oleh seluruh jajaran pengurus dan para jurnalist, acara dilanjutkan dengan foto bersama dengan ketua PMI serta dilanjutkan dengan ramah tamah.
Sekelumit dalam penggalan acara ramah tamah tersimpan sebuah pengharapan dari seluruh insan pers dibawah AWDI DPC Trenggalek yang ikut mendonorkan darahnya. Pengharapan itu adalah, semoga dengan sekantong darah yang disumbangkan, kita nanti menjadi insan yang mampu memahami dan mengerti arti tentang hidup serta kehidupan. Seluruh jajaran pengurus dan Jurnalist dari berbagai media hanya bisa berdoa dan berharap semoga kedepan, AWDI diTrenggalek mampu menjadi pengayom bagi seluruh insan pers serta menjunjung tinggi harkat dan martabat kemanusiaan serta menjadi kontrol yang independent. ( awdi dpc trenggalek )
 
Support : Creating Website | Johny Template | Edited By : Abib Visual
Copyright © 2013. Awdi Online - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger