Latest Post

Mahasiswa Meperingati Hari HIV/AIDS Kabupaten Situbondo

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Selasa, 03 Desember 2013 | 12.51

                                         Foto: bagi-bagikan pamphlet di jalan

Situbondo, Awdionline.com – Dalam memperingati hari HIV/AIDS sedunia Tahun 2013, Komisi Pemberantas HIV/AIDS (KPA) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Situbondo, Minggu (1/12/2013)membagi-bagikan ratusan pamflet imbauan tentang bahaya penyakit mematikan tersebut kepada para pengguna jalan yang sedang melintas di Jalan PB Sudirman Situbondo.

Selain itu, dalam momen peringatan HIV/AIDS sedunia yang jatuh pada 1 Desember 2013, momen peringatan ini juga dimanfaatkan oleh KPA dan Dinkes Pemkab Situbondo untuk melakukan sosialiasi terhadap sejumlah mahasiswa dan forum anak Kabupaten Situbondo, yakni sosialisasi tentang bahaya HIV/AIDS.

Bahkan, untuk meminimalisir penularan penyakit mematikan tersebut di Situbondo, KPA Situbondo melakukan kerjasama dengan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Situbondo, untuk menggelar kegiatan seminar tentang bahaya HIV/AIDS. Kegiatan yang dilaksnakan selama satu hari di Pendopo Kabupaten Situbondo itu pesertanya terdiri dari kalangan mahasiswa dan remaja di Kota Situbondo.

”Kami sengaja memanfaatkan momen peringatan HIV/AIDS sedunia, dengan cara membagi-bagikan pamphlet himbauan dan kegiatan sosialisasi serta seminar tentang bahaya HIV/AIDS, dengan tujuan untuk meminilisir penularan HIV/AIDS di Situbondo,” terang Heryawan, salah seorang konselor HIV/AIDS Dinkes Pemkab Situbondo, Minggu (1/12/2013).

Selain itu, untuk meminimalisir penularan HIV/AIDS di Kabupaten Situbondo, pihaknya juga melakukan kerjasama dengan semua lintas sektoral di Situbondo, seperti melakukan kerjasama dengan semua ormas Islam dan MUI Situbondo. Sebab, seiring bertambahnya waktu para penderita HIV/AIDS di Situbondo juga bertambah.
”Dalam kurun waktu 2013 saja jumlah warga Situbondo yang terjangkit HIV/AIDS sebanyak 82 orang, sebanyak 20 penderita diantaranya diketahui meninggal dunia. Namun, dari total sebanyak 82 penderita sekitar 60 persen itu berprofesi sebagai Ibu Rumah Tangga (Ibu RT),” imbuh Heryawan.

Bupati Situbondo Dadang Wigiarto meminta agar KPA Situbondo mengatakan, dalam kurun waktu sekitar 9 tahun terakhir ini, yakni sejak tahun 2004 hingga 2013 jumlah total penderita HIV/AIDS di Situbondo sebanyak 315.”Namun untuk meminimalisir penularan HIV/AIDS di Situbondo, kami meminta KPA dan Dinkes Pemkab Situbondo tidak menutup-nutupi data. Sebab, jika KPA dan Dinkes Situbondo menutupi data. Hal itu akan berdampak terhadap penanganan dan pendampingan terhadap penderita itu sendiri,” kata Dadang Wigiarto, usai membuka seminar tentang bahaya HIV/AIDS. (Tim awdi)

Dua Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) Bangun Saluran Irigasi Kecamatan Siliragung Di kerjakan Swaklola

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Senin, 02 Desember 2013 | 15.24

Banyuwangi, Awdionline.com - Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) Budi Luhur Kesiir dan Himpunan Petani Pemakai Air Siliragung dan juga masyarakat petani yang ada di Dua Desa, Salah satuanya Desa  Kesilir dan Desa Siliragung kecamatan Siliragung Kabupaten Banyuwangi.

Saat ini Kedua Hippa telah mendapat bantuan Anggaran Dana dari Dinas Pengaiaran  Propinsi Jawa Timur melalui Dinas Balai Besar Pengairan Propinsi jawa Timur dan juga Pengawasan dari Dinas Pekerjaan Umum Pengairan Kabupaten Banyuwangi  pada Tahun 2013.

Pembangunan Saluran Irigasi milik Hippa Kesilir yang panjangnya  bangunan Samping Kanan dan kiri Kurang lebih 600 Meter dan juga milik Hippa Siliragung panjangnya juga 600 Meter Samping kanan dan kiri untuk saluran irigasi ini, di kerjakan Secara Swaklola oleh Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) dan masyarakat petani. Desa Kesilir dan Desa Siliragung Kecamatan Siliragung Kabupaten Banyuwangi tersebut Sudah di kerjakan.

Saat di Konfirmasi (2/12/2013) Kedua ketua Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) Desa Kesilir dan Desa Siliragung, “Darto mengatakan bahwa bangunan saluran irigasi ini di kerjakan secara swaklola antara hippa dan masyarakat petani,  tapi kerja Tetap mulai tukang pasang bantu dan Kuli dan juga Konsulatan bangunan dan juga Pendamping selalu berdampingan  mengerjakan pembangunan saluran Irigasi samapi selaesai, yang ada di dua desa itu,  yang ada di Kecamatan Siliragung.

Kepala Desa Mujiono maupun Kedua Hippa kecamatan siliragung sangat terima kasih kepada Pemerintah Propinsi Jawa Timur dan Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuwangi karena Hippa kami di Beri bantuan berupa fisik yang selama Ini memang di harapkan oleh masyarakat petani, Pasalanya pembangunan saluran ini bermanfaat kepada masayarakt agaer kedepan untuk mengairi sawah milik masyarakat ini biar lancer, yang ada di Dua Desa Kecamatan Siliragung. Kabupaten Banyuwangi, ”paparnya Hippa.(Mbah Din Awdi)




Biadap! Bapak Gauli Anak kandung Hingga Hamil ”Masuk Bui Di Polsek siliragung

Banyuwangi Awdionline.com - Sebuas – buasnya harimau tak akan tega memakan anaknya sendiri. Biadab! Itulah kata yang pantas bagi seorang bapak yang tega memperkosa anak kandungnya sendiri. Bejo (53) warga dusun silirsari, desa kesilir, kecamatan siliragung, bapak dari 3 anak ini telah tega memperkosa anak kandungnya sendiri yaitu sebut saja mawar (nama samaran, Red) yang masih berusia 13 tahun hingga kini hamil 5 bulan.

korban sendiri mawar (13) adalah  anak ke 2 dari 3 bersaudara pasangan dari bejo (53) dan lasemi (45) juga masih tercatat sebagai salah satu siswi kelas 6 di SDN 4 seneporejo, siliragung. Menurut mawar kepada wartawan pada hari kamis 14 Novmber 2013 menuturkan perbuatan bejat ayahnya pertama kali di lakukan pada bulan juli 2013 di siang hari saat rumah dalam keadaan kosong.

Dengan iming – iming akan di belikan pulsa mawar di paksa melayani nafsu biadab sang bapak, kejadian tersebut berulang sampai 5 kali sampai akhirnya perbuatan bapak biadab itu terbongkar oleh warga dan guru SDN 4 seneporejo karena melihat kondisi perut mawar yang hamil.

Menurut Lasemi (45) ibu mawar menceritakan, sebelum menikah dengan dirinya bejo ternyata pernah menikah sebanyak 4 kali, dan pernah melakukan tindakan asusila yang sama yaitu menghamili anak tirinya hingga hamil di sumatera dan kemudian kabur ke jawa yang akhirnya menikahi lasemi.

Lebih lanjut lasemi berharap agar perbuatan biadab suaminya kepada anak kandungnya sendiri mendapat hukuman yang seberat – beratnya. Mengetahui anak didiknya telah menjadi korban nafsu biadab ayah kandungnya hingga hamil 5 bulan,

Akhirnya pihak sekolah melaporkan kejadian tersebut pada pihak berwajib. Tanpa perlawanan bejo berhasil di amankan polsek siliragung guna di sidik lebih lanjut. Jika terbukti, bejo dapat di jerat pasal 81, 82 UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak di bawah umur dengan ancaman kurungan 15 tahun penjara. (Taufik/ Din Awdi)

Jalan Sukopuro Membahayakan Pengguna jalan

                                      Foto : jalan rusak parah di dusun sukopuro-srono

Banyuwangi Awdionline.com– Hati-hati bila melintas di ruas jalan sepanjang Dusun Sukopuro Desa Sukonatarn Kecamatan Srono kabupaten Banyuwangi.

Sebab  Kondisi jalan di tempat tersebut bisa dibilang kurang layak dan Rusak Berat, Sempat pengguna Jalan Roda Dua maupun roda empat sangat Mengeluh dan berhati-hati saat melintas di karenakan jalan yang ada di Dusun Sukopuro rusak parah dan bergelombang.

Takutnya Kalau saat Melintas di malam hari gelap, jalan di tempat tersebut juga kurang aman bagi pengendara. Jalan yang menghubungkan Dusun Sukopuro dan Desa Bagorejo kecamatan Srono,  itu cukup memperhatinkan.

Saat di Konfirmasi pengguna masyarakat Sekitar jalan yang rusak itu, Wiranto mengatakan bahwa jalan Banyak yang lubang lubang hampir di semua bagian jalan poros Desa itu.(1/12/2013)
Dan Sebagian aspal sudah mengelupas dan tinggal batu Runcing-runcing,  Hal semakin parah, anehnya lagi saat hujan mengguyur. Lubang tersebut bisa dipastikan akan dipenuhi air. Bila tidak hati-hati, pengguna jalan bisa celaka saat melintas.

Wiranto Mewakili masyarakat dusun Sukopuro menambahkan memohon kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuwangi agar jalan yang sudah lama tidak tersentuh pengaspalan ini secepatnya pemerintah Daerah banyuwangi merespon usulan masyarakat yang ada di dusun Sukopuro Desa Sukonatar.

Supaya pengguna jalan tidak Was-was saat melintas  di jalan yang rusak parah itu,karena jalur jalan itu setiap hari dan malam untuk akses perdagangan, pertanian dan anak-anak sekolah,”dan juga masyarakat mengharapkan kepada Bupati Banyuwangi Azwar Anas merespon keluhan masyarakat itu,”paparnya. (mbah din awdi)

Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia Wadah Wartawan

Banyuwangi Awdionline.com – Pelantikan Ketua DPC AWDI Serta Pengurus DPC AWDI (Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia ) Kabupaten Banyuwangi, yang dilaksanakan di Hotel Surya Jajag Banyuwangi berjalan dengan Lancar dan sukses,  pelantikan  DPC AWDI di hadiri oleh ketua umum DPP AWDI  Pusat.

Ketua DPP AWDI Pusat  OK Syahyan,  menyatakan wartawan AWDI harus berani membongkar kebohongan dan keborokan oknum pejabat serta pembelaan terhadap rakyat kecil melalui pemberitaan  “Pada masa ini wartawan sudah menjadi pahlawan dihadapan masyarakat, karena keberanianya.

Justru itu kita menyadari sebagai kuli tinta sering menghadapi beragam dalam kesulitan dalam melaksanakan tugas. Karena, pihak-pihak yang merasa terganggu dalam pemberitaan akan selalu berusaha memanfaatkan kekuasaan untuk mengkriminalisasi keberadaan kita, seperti semboyan kita , Satu ujung pena jauh lebih berbahaya dari seribu butir peluru tajam.” Tegasnya. 

Menurut Ok Syahyan, wartawan  yang sudah masuk Wadah Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI)  jangan takut melangkah sebab lembaga AWDI telah terdaftar di Dewan Pers, sehingga keberadaannya sah berdasarkan undang-undang. Dengan memahami UU No 40/tahun 1999 serta melaksanakan Kode Etik Wartawan dan mengacu pada Surat edaran  Mahkamah Agung 30 Desember 2008 maka wartawan jangan sampai di Kriminalisasikan sehingga kemerdekaan Pers akan selalu terjaga.

“Nah, setelah dilantik ini, seluruh Pengurus maupun anggota AWDI harus berjiwa patriotis dan nasionalis, serta memiliki sikap mental yang tidak mementingkan pribadi dan kelompok. Meski dengan alasan apapun, namun berusaha sekuat tenaga untuk menjadi organisasi yang berwibawa serta berarti bagi orang banyak, sesuai keindependenan dan moto perjuangan AWDI,” tandasnya

Dalam kepengurusan DPC AWDI Banyuwangi, H Riyanto menduduki jabatan Ketua, Wakil Ketua Drs, Nuratim dan Sekertaris Bambang Agus,  Bendahara Kaselim SH, Selain itu, ada beberapa bidang, diantaranya bidang monetoring LH dan Pembangunan, Jaenudin, Ada juga bidang Humas dijabat Agus Suhailik, “Dalam kegiatan di AWDI ini, kami berharap kepada wartawan senior untuk bisa memberikan saran dan kritik dalam rangka pembenahan keorganisasian, khususnya dibidang kewartawan ini,” ucap OK Syahyan pula.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (DPC AWDI) Kabupaten Banyuwangi, H. Riyanto menuturkan sangat terima kasih dalam acara Pelantikan dan halal bhihalal ini yang di dihadiri oleh  Ketua Umum DPP AWDI Pusat. Dan beberapa Forum  Kecamatan (Forpimka), dan juga perwakilan Kisbangpol Banyuwangi, Humas Pemkab Banyuwangi dan juga Camat, Danramil dan Kapolsek serta beberapa kades, Tokoh Masyarakat dan tokoh agama dan juga pengusaha.

H. Riyanto menambahkan bahwa Wartawan Harus Punya Wadah salah satunya Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) karena Wadah itu sangat penting sekali untuk Wartawan, Pasalanya AWDI sudah terdaptar di Dewan pers Pusat,

Kantor DPC AWDI Banyuwangi yang ada di jalan Srono- Banyuwangi tersebut, nantinya Wartawan apa pun midianya bisa  masuk ke Wadah itu,  Karena Wadah  Wartawan ada 27 se Indonesia yang sudah di sahakan oleh Dewan Pers, salah satunya AWDI, AJI, PWI  dan KWRI,  Semua ini Wadah Wartawan yang ada di Indonesia,

Salah satunya Wadah Wartawan yang ada di kabupaten Banyuwangi adalah Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (DPC AWDI) yang ada di jalan Srono- Banyuwangi, kantor di Kecamatan Srono kabupaten Banyuwangi.

Agar kedepan di kelola dengan baik AWDI tersebut, Semua ini untuk menjaga kebersamaan dan persaudaraan antar waratwan, agar semua wartawan Kedepanya  bisa terjaga dan harmonis dan bersatu untuk membantu masyarakat maupun pemerintahan,  melalui berita berita yang di percaya oleh masyarakat yang ada di Kabupaten Banyuwangi “tegasnya Riyanto, (Mbah din Awdi)


 
Support : Creating Website | Johny Template | Edited By : Abib Visual
Copyright © 2013. Awdi Online - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger