Latest Post

SERTIJAB DAN YONKAV 7/SERSUS SERTA DAN YONARMED 7/105 GS

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Jumat, 06 Desember 2013 | 13.52

Jakarta, Awdionline.com  -  Panglima Kodam Jaya/Jayakarta Mayor Jenderal TNI E. Hudawi Lubis memimpin Upacara Serah Terima Jabatan Komandan Batalyon Kavaleri-7/Sersus dari Letkol Kav Taswin Djamaludin Kepada Mayor Kav Agus Waluyo dan Danyon Armed 7/105 GS dari Letkol Rama Hindarto Budiyanto Kepada Mayor Arm Stefie Jantje Nuhujanan, Bertempat di Lapangan Upacara GA. Manulang Yonkav 7/Sersus Cijantung Jakarta Timur, Kamis (28/11).

Upacara Serah Terima Jabatan Komandan Batalyon ini dihadiri oleh Irdam Jaya Kolonel Inf Syukran Hambali, Para Asisten Kasdam Jaya, Para Kabalak,  Para Dansat Jajaran Kodam Jaya, Sesepuh Yonkav 7/ Ketua Persit KCK PD Jaya Ny. Wulan E. Hudawi Lubis beserta Pengurus Persit PD Jaya.
Pangdam Jaya dalam sambutan tertulisnya menyampaikan bahwa Serah Terima Jabatan Komandan Batalyon ini dilakukan dalam rangka kepentingan pembinaan satuan. Sejalan dengan itu, maka Serah Terima Jabatan ini juga bertujuan untuk merealisasikan pembinaan personel dengan memberikan kesempatan untuk mengembangkan wawasan dalam dimensi kepemimpinan dan profesionalitas dalam menghadapi penugasan selanjutnya. Disamping itu, pembinaan personel dalam organisasi TNI salah satunya adalah pengembangan karier, diantaranya melalui rotasi penugasan yang sudah diatur dalam organisasi TNI, baik pergantian jabatan dalam intern satuan maupun keluar satuan, sehingga tuntutan organisasi TNI dapat berjalan sesuai mekanisme.

Pangdam Jaya juga mengharapkan agar hal tersebut dapat menjadi acuan bagi Yonkav-7/ Sersus dan juga Yon Armed-7/105 GS Kodam Jaya untuk merespon dan mengantisipasi perkembangan, perubahan dan dinamika sosial di Ibukota. Konsolidasikan mekanisme dan prosedur kerja yang saling mendukung antar staf satu dengan staf lain. Dukung penuh kebutuhan untuk menyukseskan suatu tugas. Bangun kebersamaan dan soliditas satuan, pelihara dan tingkatkan moril juga tingkatkan kesejahteraan prajurit sesuai kemampuan, serta berikan atensi kepada keluarganya, semua itu perlu kita lakukan, karena di situlah letak kekuatan kita.

Kegiatan sertijab Komandan Batalyon Kavaleri-7/Sersus dan Batalyon Armed-7/105 GS ini diikuti pula dengan serah terima Ketua Persit dari masing-masing Batalyon tersebut yang dipimpin langsung oleh Ketua Persit KCK PD Jaya Ny. Wulan E. Hudawi Lubis.
Faisal 6444

Satpol PP Pantau Aktivitas Lokalisasi Di Banyuwangi

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Kamis, 05 Desember 2013 | 16.39

Banyuwagi Awdionline.com – Pemkab Banyuwangi tidak mau setengah-setengah dalam menutup segala bentuk praktik kemaksiatan di lokalisasi yang ada di Kabupaten Banyuwangi,  Hal itu tergambar dari langkah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang memantau langsung seluruh lokalisasi di Bumi Blambangan kemarin.

Tidak hanya itu, petugas Satpol PP juga memasang stiker penutupan lokalisasi di masing-masing tempat pelacuran. Lantaran wilayah Banyuwangi sangat luas, kemarin aparat Satpol PP dibagi dalam dua ke lompok. Kelompok pertama memantau lokalisasi di wilayah selatan, dan kelompok kedua memantau lokalisasi di wilayah utara.

Pemantauan yang dilakukan ke lompok kedua diawali dari Lokalisasi Sumberloh, Kecamatan Singojuruh. Di lokalisasi yang diklaim terbesar di Banyuwangi itu, forpimda setempat juga ikut melakukan pemantauan bersama Satpol PP. Hasilnya, petugas mendapati sudah tidak ada aktivitas pelacuran di lokalisasi yang satu itu.

Selanjutnya, petugas Satpol PP melakukan pemantauan di Lokalisasi Blibis, Desa Patoman, Ke camatan Rogojampi. Di lokasi tersebut, petugas juga tidak mendapati satu pun pen jaja seks komersial (PSK) yang be roperasi. “Lokalisasi ini (Blibis) su dah tutup.
Sebelumnya, sudah ada imbauan Satpol PP dan Pemerintah Kecamatan Rogojampi agar lokalisasi ini di tutup selama-lamanya,” ujar Supardi, ketua RT 01/RW 01, Dusun Blibis, Desa Patoman. Setelah itu, rombongan Satpol PP meluncur ke Lokalisasi Pakem, Kecamatan Banyuwangi, dan warung remang-remang di kawasan Pelabuhan Landing Craft Ma chine (LCM) Ketapang, Ke camatan Kalipuro.

“Tidak ada perlawanan dari seluruh peng huni lokalisasi yang kami pant au dan kami pasangi stiker penutupan. Sebab, sejak jauh-jauh hari kami sudah mengirim surat pemberitahuan rencana penutupan tersebut, dan juga sudah ditindaklanjuti masing-masing forpimda,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Operasional dan Pengawasan Satpol PP Banyuwangi, Adian Darmali Sinaga.
Dikatakannya, penutupan tersebut dilakukan untuk menindak lanjuti kesepakatan forpimda agar seluruh lokalisasi, Tetapi pantauan di lapangan, rata-rata tempat lokalisasi sudah tidak beroperasi lagi, namun sakupama Mujikari maupun PSK tetap menjalankan pekerjaanya penghibur hidung belang yang nama-nama 13 Lokalisasi itu tetap akan menindak tegas, sampai saat ini tetap di pantau terus,” pungkas Adian.

Diberitakan sebelumnya, para pe kerja seks komersial (PSK) yang berpraktik di sejumlah lokalisasi harus berhenti selama –lamanya, bukan di bulan Ramadan 1433 H. Sebab, Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) dan Pemkab Banyuwangi sepakat menghentikan semua kegiatan pros titusi di lokalisasi yang ada di kabupaten Banyuwangi. Bupati Abdullah Azwar Anas sudah mengambil keputusan menutup,” aktivitas 13 lokalisasi di Banyuwangi. Ke putusan itu diambil berdasar instruksi Gubernur Jatim Soekarwo Nomor : 460/12640/031/2012 tertanggal 5 Juli 2012.

H. Abdulah Azwar Anas Menambahkan setiap mengadakan kegiatan Tiga Pilar, mengatakan bahwa Tempat-tempat 13 Lokalisasi yang sudah tercatat itu, Mulai muspika yang bertempatan Praktek Kemaksiatan yang di lakukan oleh Mujikari itu, Muspika harus Menindak dengan tegas terhadap Mujikari tersebut, kalau bisa Mujikari di beri sangsi hukum,“Paparnya. ( Din Awdi)

Tahanan Bunuh Diri Di Ruang Tahanan Mapolsek Siliragung-Banyuwangi

Foto:Niko di masukan ambulan polsek siliragung 

 
                         Foto: kapolsek bakin dan kanit  Bagiodi Muka Ruang Tahanan Siliragung

Kapolsek Siliragung AKP Bakin  mengatakan memang benar masuknya Niko tadi malam, tahu-tahu paginya Niko sudah meninggal Dunia, DI  Ruang tahanan mapolsek Siliragung dugaan bunuh diri,  “Entah apa sebabnya, ninggalnya Tahanan itu?.

 “Saat ini meninggalnya Niko masih diproses dan di lihat hasil otopsi dari rumah sakit RSUD Blambangan Banyuwangi yang di tangani oleh tim Dokter dan disaksian satuan polisi  Polres Banyuwangi, “Kalau nanti sudah usai Otopsi di bawa ke rumahnya yang ada di Desa Siliragung. “paparnya ( Din)


   

Gagal Bertemu Kepala Kemenag, Ribuan Guru Demo sambil Baca Shalawat

                                   Foto:ribuan guru unjuk sara di kantor Depak banyuwangi

Banyuwangi Awdi Online.com - Dengan membaca shalawat badar beramai-ramai ribuan guru mengepung Kantor Kementerian Agama Banyuwangi saat berdemo menuntut pencairan Tunjangan Profesi Pendidikan (TPP) guru agama se Kabupaten Banyuwangi, Kamis (5/12/2013) siang.
Para guru yang kompak memakai seragam PGRI bershalawat setelah mengetahui Kepala Kementerian Agama Kabupetan Banyuwangi, Santoso tidak berada di tempat.
Pembacaan shalawatan Badar ini berlangsung selama 10.  menit dan membuat suasana demonstrasi yang panas sedikit sejuk. Karena ribuan guru yang sebelumnya emosi tak bisa bertemu Santoso kini memilih duduk dan membaca shalawat bersama-sama.



                                    Foto :Ribuan Guru SD Dan SMA Kepung kantor Depak

Kami kecewa, kepala Kemenag Banyuwangi malah menghilang. Ini pemimpin yang tidak bertanggung jawab, dan pantas diberi sanksi," teriak orator di atas truk yang menjadi mobil komando unjukrasa.

Sekitar 4500 guru se Kabupaten Banyuwangu Kamis,(5/12/2013) siang melakukan unjukrasa di depan depan Gedung DPRD Banyuwangi dan Kantor Kementerian Agama Banyuwangi.
Unjuk rasa ini dilakukan karena TPP bagi guru Agama baik SD hingga SMA se Kabupaten Banyuwangi selama 18 bulan belum cair.

"Ini solidaritas kami para guru saat mengetahui guru agama belum juga menerima tunjangan mereka. Artinya satu guru tersakiti semua guru akan merasakan sakit," terang Ketua PGRI Kabupaten Banyuwangi Husin Matamin (Din Awdi)

Gerebek Kampung Ambon, polisi sita sabu dan uang ratusan juta

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Rabu, 04 Desember 2013 | 12.38


Satuan Unit Narkoba Polsek Metro Kebon Jeruk menggerebek rumah di Kompleks Permata, Kedaung Kali Angke, Cengkareng, Jakarta Barat, yang dihuni bandar narkoba. Dari penggerebekan yang dilakukan dini hari tadi, polisi mendapatkan barang bukti dua paket sabu seberat 0.5 gram.

"Dari rumah tersebut kita tangkap tersangka Roy Frans," kata Kapolsektro Kebon Jeruk Kompol Sutoyo saat dihubungi, Rabu (4/12).

Sutoyo mengatakan, penggerebekan di salah satu perumahan yang dikenal sebagai Kampung Ambon itu bermula dari tertangkapnya Angga Suardi, pemilik 0.5 gram sabu di Perumahan Cengkareng Indah. Dari keterangan tersangka, sabu didapatkan dari rumah tersangka.

Selain menyita dua paket sabu seberat 0.5 gram, polisi juga mengamankan uang ratusan juta, alat hisap sabu dan beberapa korek api. Sementara bandar yang menjadi buruan tidak ditemukan.

"Bandar yang berada di ruh tersebut masih DPO," ujar Sutoyo.

Kedua pelaku yang kini berada di Mapolsektro Kebon Jeruk dijerat dengan Pasal 114 tentang Undang-Undang Narkotika. Keduanya terancam penjara maksimal 15 tahun.

Sumber : merdeka.com
 
Support : Creating Website | Johny Template | Edited By : Abib Visual
Copyright © 2013. Awdi Online - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger