Latest Post

Sekolahan SD Negeri Se Kabupaten Banyuwangi Yang Rusak Harus Tuntas di Rehabilitasi Tahun 2013

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Senin, 09 Desember 2013 | 11.57

                                               Foto - sekolah SD Negeri 2 Sukorejo

Banyuwangi Awdionline.com_ Salah satu upaya dalam rangka peningkatan kualitas layanan Pendidikan Dasar ini, adalah meningkatkan kualitas sarana prasarana dan fasilitas pembelajaran di sekolah. Mulai anggaran tahun 2011. pemerintah telah berupaya untuk melakukan rehabilitasi ruang kelas dan ruang belajar di satuan Pendidikan Dasar SD dan SMP  Negeri maupun swasta, sehingga diharapkan pada tahun 2013 sudah tidak ada lagi ruang kelas dan ruang belajar SD dan SMP yang rusak berat yang ada Kabupaten Banyuwangi jawa Timur.(7/12/2013)

Sehubungan dengan hal ini, pada tahun ini Sudah di Reabilitasi  seluruh bangunan SD dan SMP yang mengalami rusak berat atau ringan melalui dana APBN dan APBD dan juga  Dana (DAK)   tahun 2013,  Dalam rangka mengefektifkan masyarakat, pelaksanaanya menggunkan mekanesme bantuan ke sekolah dengan mekanisme ini sudah terbukti hasil dan kualitas bangunan, yang menghasilkan baik dan menimbulkan kepedulian masyarakat terhadap pendidikan semakin meningkat.

Dengan semangat melaksanakan program dan kegiatan ini secara trasparan dan akuntabel, kami mengharapkan semua pihak dapat membantu dan ikut berperan serta sehingga pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan mencapai hasil yang optimal. dengan adanya program rehabilitasi diharpakn partisipasi pemerintah daerah semakin besar dengan mengalokasikan anggaran pendidikan yang lebih untuk melaksanakan kegiatan yang belum ditangani mulai anggaran dari pemerintah pusat.
Menurut Kabid TK dan SD Dinas Pendidikan Banyuwangi Hamami mengatakan bahwa bangunan yang di Rehabitasi kurang lebih 100 sekolahan SDN,  Salah satunya program Rehabilitasi Ruang kelas dan Ruang Belajar di Kabupaten Banyuwangi tersebut, mulai tingkat Sekolahan Dasar Negeri (SDN) Se Kabupaten Banyuwangi.

Hamami Menambahkan saat ini sekolahan sudah  di Laksanakan Kegiatan Rehabilitasi Mulai Sekolahan Dasar Negeri (SDN)  yang ada di Kabupaten Banyuwangi tersebut adalah Plt Saspras bernama Lukman, ”pengetahuan saya adalah, salah satunya SD Negeri yang di Rehabilitasi, Wilayah kecamatan Bangorejo, Kecamatan Cluring, Kecamatan Siliragung, Kecamatan Pesanggaran,
Kecamatan Gambiran,  Kecamatan  Srono, Kecamatan Kalibaru, Kecamatan Purwoharjo,  dan Masih ada lagi Kecamatan lainya sekolahan SD Negeri yang di Rehabilitasi tahun 2013.,”imbuhnya.

Hasil Monitoring dari wartawan,  Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) di lapangan, teryata sekolahan yang sudah di Rehabilitsai ruang kelas dan ruang belajar yang ada di wilayah Kecamatan Bangorejo, Salah Satunya SDN 3 Sukorejo, SDN 3 Kebondalem, SDN 2 Cluring, Kabupaten Banyuwnag.  kelihatanya program rehabilitasi sekolah tersebut, berjalan dengan lancar,  apa yang di harapkan Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuwangi berjalan dengan Optimal dalam pelaksanaa pembangunannya.

Saat di konfirmasi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi Drs. Sulihtiyono, M.Pd. menuturkan bahwa memang Benar mas, kalau sekolahan yang rusak berat maupun ringan saat ini di rehabilitasi, Mulai Sekolahan SD dan SMP Negeri maupun swasta yang ada di kabupaten Banyuwangi.

Drs. Sulihtiyono menambahkan dengan semangat melaksanakan program dan kegiatan rehabilitasi ini secara trasparan dan akuntibel, kami mengharapkan semua pihak dapat membantu dan ikut berperan serta sehingga pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan mencapai hasil yang optimal, “Pasalnya semua sekolahan SD Negeri yang rusak harus tuntas pada tahun 2013,”paparnya Sulihtiyono.  (Mbah din)

Ribuan Masyarakat Nonton Atraksi Power Crosser Di Serkuit Utun - Cluring - Banyuwangi

                                                 Foto : Power cross utun banyuwangi

Banyuwangi, Awdionline.Com – Ribuan Masyarakat Banyuwangi telah berbondong-bondong menyaksikan Pertunjukan Even Powercross Championship Banyuwangi Internasional, Karena Powercross Campionship Banyuwangi Internasional  tersebut, kegiatan ini dari Dispora Banyuwangi. yang di adakan  di Sirkuit Utun, Dusun Trembelang, Desa/Kecamatan Cluring Kabupaten banyuwangi Jawa Timur Indonesia. (8/12/2013)

Powercross berlangsung spektakuler, kemarin. Ribuan penonton terpukau dengan atraksi sejumlah crosser dengan gerakan freestyle. Saat aksi freestyle berlangsung, para penonton tanpa dikomando langsung berteriak kencang hingga gelenggeleng.

Selain itu, mereka pun langsung kompak bertepuk tangan sebagai bentuk apresiasi terhadap aksi para pembalap tersebut. Semua pembalap yang melakukan gerakan freestyle sukses menghibur penonton Artinya, tidak ada satu pun pembalap yang melakukan gerakan freestyle alias gaya bebas itu yang terjatuh dan mengalami cedera.  Atraksi freestyle tersebut menjadi menu tambahan dalam beberapa kategori lomba yang dipertandingkan.

Tentu, freestyle tersebut seolah-olah menjadi sajian utama yang ditunggu para penonton yang memadati di luar pagar sirkuit. Sementara itu, semua crosser mancanegara tidak terbendung untuk menjuarai lomba kelas utama MX-2. Tiga pembalap luar negeri mendominasi dan berhasil naik di atas podium sebagai juara. Lewis Steward berhasil menyabet sebagai pemenang dalam kategori MX-2 atau power to power itu.

Powercrosser asal Australia yang memperkuat team Husqvarna Indonesia itu mampu mengungguli 15 pembalap pada kelas utama itu. Peringkat kedua direbut Davis Levs. Rider asal Latvia yang bergabung Husqvarna Evalube Ink IRC MX Team itu harus puas menjadi runner up setelah kalah cepat dengan Lewis Steward. Sedangkan, pada posisi ketiga direbut rekan senegara Lewis Steward. Dia adalah Nick Muray yang membela panji-panji Racing Team. Pada kelas power to power itu, satu per-satu pembalap diadu.”Tapi, pada akhirnya digeber laga final yang mengukuhkan Lewis Steward sebagai pemenang setelah mempecundangi Davis Levs.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas memberikan piala kepada tiga crosser terbaik tersebut. Dia mengungkapkan, jika even tersebut dalam rangkaian agenda Banyuwangi Festival tahun 2013. Bupati Anas menuturkan, jika even Internasional Powercross Championship akan digelar secara kontinu. ’Akan kita gelar secara rutin setiap tahun,’’ ungkap Anas kepada Masyarakat Banyuwangi dan Wartawan Sementara itu, Beberapa pembalap bersaing ketat dalam beberapa kategori yang dilombakan, antara lain MX 2, MX 2 Junior, SE 55 CC, SE 65 CC, SE 65 Novice, SE 50 CC, MX 2 Novice, Eksekutif A, Eksekutif B dan Veteran. Meski hujan mengguyur berlangsung pada sore hari, namun balapan tetap berlangsung. Bahkan, para penonton yang menyaksikan ajang tersebut nyaris tidak beranjak dari lokasi.”

Abdullah Azwar Anas selaku Bupati Banyuwnagi menghimbau kepada ribuan masyarakat agar menjahui Narkoba, karena narkoba bisa merusak kesahatan jasmani dan rohani, dan juga narkoba larangan Hukum dan larangan Agama,” rabanya (Mbah din)

Pengukuhan ‘Wiro Singo Yudho’ Sambut HUT Ke-51 Yonarhanudse-6 Kodam Jaya

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Minggu, 08 Desember 2013 | 19.40


Jakarta, Awdionline.com

     Dalam rangka HUT ke-51 Yonarhanudse-6/1/F (Batalyon Artileri Pertahanan Udara Sedang) dilaksanakan syukuran dengan acara sederhana yang dihadiri seluruh warga dan dipimpin langsung oleh Mayor Arh Rudi Ragil SP, S.Sos, M.Si.

     Komandan Batalyon Arhanudse-6/1/F Mayor Arh Rudi Ragil menyampaikan kepada seluruh anggota bahwa dalam usia yang sudah cukup dewasa maka dihimbau kepada seluruh anggota agar senantiasa bersikap dewasa dengan cara menghindari pelanggaran dan terus meningkatkan prestasi. "Ulang Tahun hendaknya dijadikan ajang perenungan diri untuk menjadi yang lebih baik di masa yang akan datang".

      Adapun perlombaan Binsat antar Baterai / Kompi yang dilakukan berupa 5 (lima) jenis perlombaan yaitu: perlombaan ketangkasan, pengetahuan umum, pengetahuan bintal, olahraga umum, maupun lomba bagi anggota Persit. Perlombaan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pembinaan satuan Yonarhanudse-6.

     Dalam kesempatan ini pula diumumkan juara lomba antar Baterai yang dilaksanakan menjelang HUT Batalyon. Lomba Binsat tahun ini ditutup dengan perlombaan yang menjadi simbol Yonarhanudse-6 yaitu: Karate yang dimenangkan oleh Baterai P, lalu juara umum lomba binsat antar Baterai diperoleh oleh Baterai Q dan disematkan bendera terbaik oleh Komandan Batalyon.

      Acara HUT Batalyon kali ini sebagai pengukuhan seni tradisional Reog Ponorogo Danyon Arhanudse-6 yang diberi nama "Wiro Singo Yudho" ini merupakan hasil kegiatan Binter Sat Non Kowil dari anggota Yonarhanudse-6 yang akan dijadikan sebagai Simbol Kesenian Tradisonal Yonarhanudse-6. (Agung 6444)

Korps Kenaikan Pangkat 13 Perwira TNI


Jakarta, Awdionline.com

     Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko menerima pelaporan Korps Kenaikan Pangkat 13 Perwira Tinggi (Pati) TNI, terdiri dari 6 (enam) Pati TNI-AD, 2 (dua) Pati TNI-AL dan 5 (lima) Pati TNI-AU, bertempat di Ruang Hening Mabes TNI Cilangkap Jakarta, Jum'at (06/12).

     Ke-13 Pati TNI yang naik pangkat, yaitu: TNI-AD:  Mayjen TNI Jaswandi (Aspers Kasad), Brigjen TNI Karsiyanto (Kapusjarah TNI), Brigjen TNI Eko B. Soepriyanto (Dirvet Ditjen Pothan Kemhan), Brigjen TNI Joni Supriyanto (Danpusdiklat Intelstrat Kodiklat TNI), Brigjen TNI Achmad Yuliarto, S.Sos. (Danrem 161/Wsa Kodam IX/Udayana), Brigjen TNI Andika Perkasa, S.E., M.A., M.Sc., Ph.D. (Kadispenad). TNI-AL: Mayjen TNI (Mar) Mokh Suwandy Thahir (Pa Sahli Tk. III bidang Wassus & LH Panglima TNI), Laksma TNI Deddy Muhibah Pribadi, S.H., M.A.P. (Danlantamal VII). TNI-AU: Marsda TNI Sujono (Pa Sahli Tk. III Bid. Ekkudag Panglima TNI), Marsma TNI Amiruddin Akhmad (Kadislitbangau), Marsma TNI Abimanyu Heru Antono (Pa Sahli Tk. II bidang Sosbud HAM Panglima TNI), Marsma TNI Sulastri Baso (Pati Sahli Kasau bidang. Iptek), Marsma TNI Dedy Permadi, S.E., MMDS. (Pati Sahli Kasau bidang Air Power).

     Dalam sambutannya Panglima TNI mengatakan para perwira yang saat ini naik pangkat adalah generasi penerus TNI, yang harus mempunyai filosofi: We are the solution bagi kemajuan organisasi, sesuai kebijakan dan pola pikir pimpinan, dihadapkan kepada tuntutan tugas TNI ke depan yang tidak semakin ringan. Dalam kaitan tersebut, para perwira harus cerdas mencari peluang dari sisi-sisi kebijakan yang dapat dikreatifitaskan, paling tidak mencari peluang dari empat kebijakan jangka pendek yang telah dicanangkan, yaitu penguatan kelembagaan Bais TNI, Kodiklat TNI dan Optimalisasi Interoperabilitas TNI, serta  upaya mengeliminasi ego sektoral yang memiliki dimensi penguatan jati diri TNI.

     Keempat kebijakan tersebut, menurut Panglima TNI memiliki benang merah yang jelas dengan peran, fungsi dan tugas para perwira, terutama dihadapkan kepada rencana TNI membentuk tiga Komando Gabungan Wilayah Pertahanan. Oleh karena itu, para perwira harus memahami substansi kebijakan dengan wawasan pengetahuan yang luas.

     Lebih lanjut Jenderal TNI Moeldoko mengatakan penguatan kelembagaan baik Kodiklat maupun Bais TNI harus ditinjau secara lebih komprehensif, dengan melihat simpul-simpul atau sumbatan dan kendala-kendala terhadap optimalisasi pelaksanaan tugas, baik dari aspek organisasi, personel, logistik dan piranti lunak, maupun legislasi yang menjadi dasar operasional, bukan hanya ditinjau dari aspek mekanisme hubungan kerja semata.

     Sedangkan optimalisasi interoperabilitas TNI harus dipandang secara lebih luas, baik dari perspektif strategis maupun perspektif taktis. Pada perspektif strategis, interoperabilitas harus didefinisikan sebagai harmonisasi persepsi, doktrin, rencana strategis dan struktur kekuatan untuk memberikan arah bagi penetapan petunjuk pelaksanaan, taktik, teknik dan strategi, akuisisi, pendidikan dan latihan gabungan, serta penelitian dan pengembangan. 

     Sedangkan perspektif taktis, interoperabilitas harus dipahami sebagai suatu kesatuan usaha untuk membangun kesepadanan unsur kekuatan dan unit dalam satu kekuatan utuh, dalam rangka tugas membina wilayah, mengelola krisis, mengatasi ancaman dan memenangkan perang, guna memenuhi tujuan strategis nasional. Sementara itu, eliminasi ego sektoral merupakan totalitas upaya dalam penguatan kelembagaan, karena mustahil TNI dapat profesional, militan, solid dan dicintai rakyat apabila ego sektoral masih menjadi ciri berpikir para perwira TNI. (Agung 6444)

Polisi Mendekatkan Diri Dengan Anak-Anak Sekolah Banyuwangi


Banyuwangi, Awdionline.com – Satuan Polres Kabupaten Banyuwangi terus menelurkan inovasinya yang tidak ada hentinya demi pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Kali ini Kapolsek kecamatan Muncar Kompol Ary Murtini,SIK.

Tidak segan-segan terjun langsung dengan siswa-siswi sekolah dasar di Kecamatan Muncar, dimana kegiatan ini bertujuan agar Polisi lebih dekat kepada masyarakat dan menciptakan generasi masa depan yang bisa dihadapkan.

Kegiatan yang mengenalkan etika dan estetika kehidupan agar anak-anak lebih mengerti aturan hukum dan norma-norma yang berlaku.

Program pendekatan polisi di dunia pendidikan tidak hanya di sekolah dasar tetapi juga sampai di perguruan tinggi yang ada di Kabupaten Banyuwangi. Pendekatan melalui pendidikan bagi anak usai sekolah ini, mempunyai arti penting untuk membangun hubungan dan kedekatan polisi dengan masyarakat, menumbuhkan rasa aman masyarakat.juga berperan sebagai pendidik bagi anak. Program ini bertujuan untuk menekan angka kriminalitas yang dilakukan anak-anak dimana semakin hari semakin meningkat.,”ujarnya.

Kapolres Banyuwangi AKBP Yusuf,SIK,M.Hum. juga menekankan kepada seluruh anggotanya agar lebih aktif dalam membantu masyarakat, dengan bahasa yang sangat sederhana program apapun kami laksanakan yang penting dapat dirasakan masyarakat.

Program pendekatan didunia pendidikan juga menjadi bagian program Jogo Deso dan Mbangun Deso yang sudah dilaksanakan para Polisi deso,”paparnya. (Tim Awdi)


 
Support : Creating Website | Johny Template | Edited By : Abib Visual
Copyright © 2013. Awdi Online - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger