Latest Post

Bupati Banyuwangi Menyulap Lokalisasi Sumberurip Di Rubah Menjadi Rumah Perkampungan

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Sabtu, 16 November 2013 | 13.15

                         Foto: Bupati Bayuwangi Azwar Anas Resmikan Lokalisasi Sumberurip

Banyuwangi Awdionline.com- Pada Hari Jum'at Malam Sabtu (15/11/2013) sekitar Pukul 10.30 Wib, Dalam Acara Memperingati Tahun Baru (Suro) Saat itu Juga Bupati Banyuwangi   H. Abdullah Azwar Anas dan Rombongan dari pemerintah daerah Banyuwangi, Telah Merubah Lokalisasi Sumberurip yang di kenal Wonosobo tersebut, diganti Rumah Perkampungan yang ada di Dusun Sumberurip Desa Rejoagung Kecamatan Srono Kabupaten Banyuwangi.

Bupati Banyuwangi H. Abdullah Azwar Anas menyampaikan kepada Muspika Kecamatan Srono bila mana tidak bisa menertipkan Lokalisasi yang sudah di resmikan mejdai Rumah Kampung yang baru di resmikan tersebut, maka Bupati Banyuwangi memberi sangsi kepada tiga pilar, Salah satunya Camat, Danramil. Polsek dan Kepala Desa tersebut, akan diganti atau di pindah.

Karena Lokalisasi Sumberurip saat ini sudah di resmikan secara sah dan resmi oleh Pemerintahan Daerah Kabupaten Banyuwangi sesuai persetujuan dari Depertemen Sosial (Depsos) menerima Konpensasi untuk Modal kerja para Mujikari dan Pekerja Sek Komersial (PSK)  yang ada di Lokalisasi Sumberurip Desa Rejoagung,”Tidak ketinggalkan lagi, Bupati Banyuwangi H.Abdullah Azwar Anas menyantuni Puluhan Anak Anak yatim, “ungkap Azwar Anas.

Menurut Mujikari dan PSK Bahwa Pemerataan konpensasi baik mujiakri dan Pekerja Sek Komersial (PSK) belum merata menerima Dan Konpensasi dari Depsos yang dim serah kan dia tingkat kecamatan masing-masing yang ada di Kabuparten Banyuwangi.

Permintaan Mujikari agar sama-sama ditutup, panitia pelaksana Peresmian Lokalisasi Menjadi Rumah Kampung , Jos Rudi pada waktu menyampekan kepada Bupati Banyuwangi Azwar Anas, jangan pilih –pilih lokalisasi Padang Bulan kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi itu. apa bedanya lokalisasi padang bulan yang terletak dia Kecamatan Singojuruh, kenapa di anak emaskan oleh Pemerintah Daerah kabupaten Banyuwangi,”tandas Jos rudi.

Dengan acara Peresmian Lokalisasi Sumberurip menjadi Rumah perkampungan di hadiri oleh Mantan Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, Ir. H. Wahyudi SH, Memberi Siraman Rohani kepada Mujikari dan Pekerja Sek Komersial (PSK)  agar kembali ke masyarakat untuk menjadi orang baik dan berguna bagi bangsa dan Negara dan juga beragama,”tuturnya.Wahyudi. (Din/Agus Awdi)

15 HIPPA Dan Masyarakat Petani Gotong Royong Bangun Saluran Irigasi

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Jumat, 15 November 2013 | 11.08

Banyuwangi, Awdionline.com - Dengan adanya Kenaikan BBM Pada Bulan Yang Lalau, akhirnya Pemerintah propinsi jawa Timur Melalui Balai Besar dari Dinas Pengairan Mengeluarkan Anggaran Dana Dampak Kenaikan BBM tahun  2013 kepada 15 HIPPA yang ada di Kabupaten Banyuwangi.13/11/2013.

Ketua Hippa dan Masyarakat petani dan Juga Pemerintah Desa saat ini, telah menerima bantuan anggaran dana dari pemerintah propinsi jawa timur Melalui Balai Besar, turunnya anggaran tersebut, karena adanya dampak kenaikan BBM tersebut, dipergunakan untuk membangun saluran irigasi yang ada di tengah persawahan  pertanian Di 15 HIPPA Se Desa Kabupaten  Banyuwangi.

Semua bangunan yang ada di 15 HIPPA tersebut, di kerjakan secara Swaklola oleh masyarakat petani, cara pekerjaannya bergiliran, namun ada tukang khusus dan tehnis bangunan yang sudah mengerjakan bangunan itu, dan kepala tehnis Cuma mengarahkan cara membangun, agar bangunan saluran irigasi itu biar kuat dan kokoh.

Saat di konfirmasi beberapa ketua HIPPA yang ada di Banyuwangi mengatakan bahwa dengan adanya  bantuan anggaran dana dari pemerintah ini, sangat senang sekali, karena selama ini di tunggu oleh masyarakat petani, HIPPA dan masyarakat mengerjakan secara swaklola bersama-sama dengan masyarakat petani.

Ketika Di Konfirmasi pada hari rabu (13/11/2013) Kepala Desa Gumirih Kecamatan Singojuruh Muraki mengatakan bahwa bangunan ini di bangun secara Swaklola dan di kerjakan bersama sama dengan HIPPA dan juga masyarakat petani.

Bangunan Saluran irigasi tersebut di bangun sebaik mungkin agar bisa bertahan lama dan kuat bangunannya. dan juga masyarakat petani saat mengerjakan bangunan saluran irigasi sangat guyup dan rukun, saat membantu mengerjakan bangunan saluran irigasi itu.

Menurut Kabid Pembangunan dari Dinas Pekerjaan Umum Pengairan Kabupaten Banyuwangi, Haris menuturkan turunnya anggaran dana yang turun kepada 15 Hippa tersebut merupakan bantuan dari Dinas Balai Besar Propinsi Jawa Timur, di kerjakan  Secara Swaklola antara Pengurus HIPPA dan Masyarakat petani,”paparnya Haris, (Din Awdi)

Ki Manteb Hibur Pecinta Wayang Kulit Semalam Suntuk di Purwoharjo

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Selasa, 12 November 2013 | 15.51


Banyuwangi, Awdionline.com-  – Ribuan masyarakat pecinta kesenian Wayang Kulit, tua maupun tua pada hari Sabtu (9/10) malam berbondong-bondong memadati lapangan Brawijaya, Purwoharjo, Kecamatan Purwoharjo untuk menyaksikan pagelaran Wayang Kulit dengan Dalang kondang Ki Manteb Sudharsono. Ki Manteb yang diundang khusus oleh Pemkab Banyuwangi untuk menghibur masyarakat Banyuwangi, ”Menyuguhkan lakon Bimo Bangkit.

Dalam unjuk kebolehannya Ki Manteb tampil memukau semalam suntuk, mulai pukul 21.00 wib hingga pagi dengan sabetan-sabetannya yang sangat faseh dalam memainkan tokoh-tokoh pewayangan dari kulit tersebut.

Lakon Bima Bangkit sangat menarik karena dalam ceritanya mengandung makna yang besar dan bisa sebagai suri tauladan bagi siapa saja.  Dikisahkan ada seorang bayi yang lahir dari rahim Ibu Kunthi, bayi itu besar dan bersinar terang, yang diberi nama Bimo.

Menurut cerita, bayi itu nanti  bakal menjadi raja besar dan jaya setelah melalui perjuangan yang penuh dengan tantangan dan rintangan. Dalam kebersahajaanya Bimo memimpin rakyatnya dengan arif dan penuh tanggung jawab serta sangat mengemban amanat rakyatnya.

Sebelum memulai ndalang, secara simbolis Ki Manteb yang didampingi dalang-dalang muda dari Blambangan memberikan tokoh Wayang Bimo kepada Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang hadir langsung bersama Ny Dani Azwar Anas, Wabup Yusuf Widiyatmoko, Sekkab Slamet Kariyono, Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) bersama camat dan Kepala SKPD.

Yang menarik para puncuk pimpinan kabupaten Banyuwangi ini di daulat Bupati Anas untuk memberikan sambutan satu persatu, mulai dari Kapolres Banyuwangi AKBP Yusuf, Danlanal, Kepala Pengadilan Negeri dan Wakil Bupati. Karena semua ingin menghibur masyarakat para pimpinan ini hanya memberikan sambutan dengan memperkenalkan diri dan sempat memberikan banyolan-banyolan segar. Tak ayal penonton merasa benar-benar dekat dengan para pemimpin mereka.

Pagelaran Wayang Kulit  yang juga rangkaian event Banyuwangi Festival ini tidak hanya mendekatkan masyarakat dengan para pemimpinya, tetapi juga memberikan multiplier effect bagi masyarakat. Karena selain memberikan hiburan gratis, juga menghidupkan perekonomian masyarakat.

Dengan adanya pagelaran wayang ini, ekonomi tumbuh di Purwoharjo, para pekerja seni pembuat wayang dari kerttas maupun kulit terjual laris manis. Sementara  para penjualan makanan dan mainan anak-anak juga laku banyak. Transaksi yang terjadi malam itu cukup besar. Seperti yang diungkapkan penjual bakso, Suwito yang mengaku untung banyak karena ada wayang. (Din Awdi)
 

Pemecatan Bendahara AWDI Atas Dasar Laporan Orang yang Tidak bertanggung Jawab

                                  Foto : Sekretaris DPC AWDI  Banyuwangi Agus Bambang hr.

Banyuwangi, Awdionline.com. Atas Dasar Pemecatan   mantan Pengurus jabatan  bendahara AWDI (Dadang dan Susanto)  Laporan dari imam tohari alias dugel tersebut, Katanya Dugel tahu di Rumah Dadang ada rapat saat itu, dan juga membahas akan memperhentikan Riyanto dari Pinprus Global News.

Menurut Sekertaris DPC AWDI Agus Bambang HR, pada hari senen tgl 11/11/2013 mengatakan memang benar saat itu Imam Tohari mengajak saya kerumah Ketua DPC AWDI,”Namun saya tidak mau di ajak,”Akirnya imam tohari datang sendiri kerumah Riyanto  yang ada di Kecamatan Muncar.
Agus Bambang HR Menambahkan saat itu juga saya menghubungi Dadang, katanya Dadang saya keluar mas, dan akhirnya proposal Global News saya titipkan ke  anak buahnya.

Dan Imam Tohari itu, Bukan pengurus dan Bukan anggota Awdi yang ada di Banyuwangi, dan juga Imam Tohari tidak di kontrak dan tidak ada gaji", katanya. agus Bambang HR.

Ketika di Konfirmasi Riyanto di Kantornya mengatakan bahwa imam Tohari pernah datang di rumah saya, dan Imam Tohari membawa tulisan nama-nama yang akan memecat Riyanto dari Midia Global News. “Padahal saya tidak pernah mengatakan kalau saya akan memberhentikan dadang dan Drs susantao, kalau lainya berhenti sendiri karena lama tidak ada di kantor awdi.

Pasalnya Rapat yang ada di Rumah Dadang salah satunya, adalah Dadang, Rohman, Siswanto, Trubus, Drs Susanto, Herman dan Yogi, orang-orang ini lah yang akan memecat Pinprus Global News, ”Menurut Imam Tohari, “Dan akirnya Riyanto Mengundurkan Diri dari Global news,”paparnya.

Saat di Konfirmasi Mantan Pengurus AWDI yang sudah berhenti dari Pengurus awdi Drs Susanto Lewat ponsel, mengatakan bahwa dirumah dadang tidak ada rapat pada waktu itu mas, Ungkapnya.

Hal senada juga di konfirmasikan ke Humas DPP AWDI Ramses L. Tobing, menyatakan : “Bahwa Imam Tohari bukan anggota AWDI”, selanjutnya di instruksikan kepada Pengurus AWDI Banyuwangi untuk melaporkan Imam Tohari kepada pihak berwajib atas tuduhan pencemaran nama baik Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI). (TIM AWDI BANYUWANGI)

DPRD KABUPATEN TRENGGALEK MENGGELAR SIDANG PARIPURNA DENGAN AGENDA PENYAMPAIAN PANDANGAN UMUM FRAKSI TERHADAP RANCANGAN NOTA APBD 2014


Trenggalek | Awdionline.com - DPRD Trenggalek jumat  8 Nopember 2013 diruang sidang gedung DPRD Trenggalek menggelar  Sidang paripurna dengan agenda tentang Pandangan Umum Fraksi-fraksi terhadap rancangan nota Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2014.

Rapat Paripurna ini dipimpin langsung oleh PLT Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Hari langgeng dan dihadiri Bupati Trenggalek Dr. Ir. H. Mulyadi WR. MMT, Wakil Bupati Kholiq SH, Msi, unsur pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Trenggalek, Jajaran Forpimda , Ketua Pengadilan Kabupaten Trenggalek, Sekretaris Daerah, para Asisten Sekretaris Daerah, Staf Ahli, Kepala SKPD dan Bagian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Trenggalek serta unsur Ketua Organisasi kemasyarakat beserta undangan yang lainnya.

Pandangan umum Fraksi terhadap Nota APBD 2014 merupakan sesuatu tahapan yang sangat penting dan mendasar dalam penyelenggaran pemerintahan, yang mana kegiatan tersebut merupakan bagian dari siklus mekanisme penyelenggaran APBD. Sebagai sarana untuk instrospeksi dan koreksi serta evaluasi terhadap program dan kegiatan yang akan dilaksanakan ditahun 2014, disamping itu yang lebih penting adalah sebagai bentuk mewujudkan transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola keuangan daerah.

Dalam sidang paripurna kali ini, Fraksi karya nasional menyampaikan pandangan umum fraksinya yang dibacakan oleh Hj Arik Sriwahyuni. Dalam pernyataan politiknya Fraksi karya nasional menyatakan bahwa ada persoalan di nota rancangan Anggaran Pendapatan dan  Belanja Daerah, Surplus /Devisit di pendapatan dan pembiayaan ada selisih yang cukup signifikan sehingga kesemuanya memerlukan jawaban dan penjelasan yang rasional dari Bupati. Selain itu  kebijakan pendapatan daerah dan kebijakan belanja daerah juga tak luput dari sorotan.

Mengenai Peningkatan Pendapatan Asli Daerah, fraksi karya nasional mengakui dan mengapresiasi dengan jempol namun selain daripada itu fraksi karya nasional juga mengkritisi agar kedepan pemerintah daerah tidak hanya menitikberatkan peningkatan PAD hanya dari sector peningkatan pajak saja namun ada beberapa item yang perlu ada perhatian. Yaitu, penataan prioritas anggaran.
Selain daripada itu Fraksi Karya nasional juga meminta penjelasan kepada bupati tentang Belanja bidang pendidikan utamanya dari DAK. Juru bicara fraksi mengatakan bahwa DAK yang didapatkan pemerintah daerah tiap tahun maka agar program tersebut tepat sasaran maka kedepan pemerintah perlu adanya peraturan yang mengatur dana tersebut seperti PERBUP. Terutama PERBUB yang mengatur standart pembangunan. Sehingga kedepan tidak adanya pembangunan yang gagal dilaksanakan.

Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dalam sidang kali ini yang dibacakan oleh Guswanto menyampaikan terimakasih kepada bupati yang telah menyampaikan Nota Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah lebih awal sehingga ada kemajuan penyampaian Nota APBD dibanding tahun lalu sehingga Nota APBD dapat segera dibahas dan  dapat diselesaikan lebih awal. Menanggapi nota APBD yang mengalami peningkatan, fraksi PDIP menilai, peningkatan ini merupakan wujud kerja keras ekskutif sehingga perlu diapresiasi kerja kerasnya. Selain daripada itu, fraksi PDIP menyarankan kepada ekskutif agar peningkatan ini jangan m,embuat terlena namun untuk kedepan agar ada peningkatan PAD, fraksi PDIP menyarankan kepada ekskutif agar disektor yang lain utamanya sektor yang bisa mendongkrak PAD agar diberdayakan secara maksimal seperti sektor wisata yang perlu ditingkatkan pengawasannya utamanya dari segi kebocoran.

Selain daripada itu, Fraksi PDIP mengharapkan kepada ekskutif agar terminal Durenan dicarikan solusi yang tepat untuk dipungsikan maksimal agar bisa mendorong peningkatan PAD. Perlu upaya yang tegas agar ada upaya untuk memfungsikan terminal durenan sesuai fungsi yang semestinya. Karena sekarang yang terjadi, terminal Durenan sering dijadikan arena balap liar.

Sementara itu dalam sidang paripurna hari jumat 8 nov 2013 Fraksi APRI dalam menyampaikan pandangan umum Nota APBD mengatakan bahwa APBD kepada masyarakat prosentasenya harus ditingkatkan. Karena sesuai moto bupati yang pro rakyat seharusnya skala pioritas utama ditekankan untuk masyarakat. Utamanya untuk UMKM sehingga kedepan UMKM semakin maju dan mampu membuat masyarakat lebih sejahtera. Mengenai peningkatan PAD fraksi apri memandang penting untuk melakukan pengawasan yang ketat karena dikwatirkan ada kebocoran.

Dalam sikap politiknya Fraksi APRI selain meminta penjelasan terkait belanja modal yang hanya untuk fisik saja bukannya untuk UMKM, Fraksi APRI juga memohon kepada Bupati agar menjelaskan penyerapan APBD tahun ini yang hanya 50 % . Karena waktu yang sudah hamper habis maka diperlukan penjelasan yang jelas agar nanti tidak ada anggaran yang tidak terserap. Selain daripada itu Fraksi APRI juga mohon penjelasan Bupati terkait belanja tidak langsung yang mengalami penurunan dibanding tahun lalu. Penurunan tersebut dapat dilihat dan yang cukup signifikan terutama belanja untuk bantuan sosial.

Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa dalam sidang kali ini menyampaikan pandangan umummnya mengharap agar sidang paripurna kali ini mampu membawa perubahan terhadap perkembangan Trenggalek kedepan. Kegiatan besar skala prioritas utamanya dalam bidang pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat mohon diperhatikan. Perlu adanya perencanaan yang mantap. BAPEKAB agar menjadi tiang utama dalam membangun Trenggalek. Karena kegagalan utama pembangunan itu disektor perencanaan. Kegagalan perencanaan maka gagal pula arah pembangunan. Mohon diberi penjelasan oleh bupati terkait pembangunan yang tepat sasaran. Artinya pembangunan kedepan diharapkan pembangunan yang berpihak pada rakyat.

Fraksi PKB mengharap agar pembangunan yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat,mestinya bisa di laksanakan lebihawal dan mendapat priroritas utama di banding dengan kegiatan lain. Seperti pembagunan jalan,jembatan dan bantuan-bantuan kepada masyarakat.karena kegiatan tersebut benar-benar sangat di tunggu masyarakat.

Dalam sidang kali ini ditutup dengan acara penyerahan nota pandangan umum fraksi dari PLT ketua DPRD Trenggalek Hari Langgeng kepada bupati Trenggalek DR Ir H Mulyadi wr MMT ( rudi ) .
 
Support : Creating Website | Johny Template | Edited By : Abib Visual
Copyright © 2013. Awdi Online - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger