Latest Post

POLSEK DRIYOREJO DAMPINGI MUSPIKA GELAR OPERASI YUSTISI

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Sabtu, 07 November 2015 | 22.17

POLSEK DRIYOREJO DAMPINGI MUSPIKA GELAR OPERASI YUSTISI

Gresik,AWDI online - Mengantisipasi keamanan dan ketertiban wilayah hukum  Polsek Driyorejo, Muspika Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik  jumat ( 06/11 ) mengadakan operasi yustisi yang digelar bersama  Jajaran Koramil,Polsek, Satpol PP, Linmas  dan Perangkat Desa setempat.
Mengingat wilayah Kecamatan Driyorejo merupakan wilayah industry, tidak menutup kemungkinan terjadi banyak pelanggaran hukum baik pidana atapun a sosila  di wilayah ini karena banyak warga pendatang dari luar daerah yang sedang mengadu nasip mencari nafkah di perusahaan perusahaan  sekitar Kecamatan Driyorejo. Sasaran operasi kali ini di dua Desa yang di mungkinkan banyak penyimpangan pelanggaran ketertiban karena di dua wilayah Desa ini mempunyai aset perusahaan perusahaan besar yang mempunyai banyak karyawan  yaitu Desa Driyorejo dan Desa Krikilan .
Polsek Driyorejo di bawah komando Ipda Pariyana  dampingi Muspika Kecamatan Driyorejo sebelum melaksanakan tugas operasi memberikan breafing bersama Jajaran petugas operasi gabungan sistim operasi  selesai jam 21.30 bbwi  terbagi dua regu gabungan menyisir rumah –rumah kost  ke arah Barat dan ke Timur dari balai Desa Driyorejo.
Regu petugas gabungan yang mengarah ke Timur dari Balai Desa Driyorejo menyisir ke rumah kos milik St Halimah RT 02/ RW 01 Desa Driyorejo Kecamatan Driyorejo.  Rumah kost milik St Halimah di temukan beberapa pelanggaran ketertiban , Ina Agustin warga Demak Jaya 10/32  tidak bisa menunjukkan  KTP ( identitas diri ), Angga Rahmatulloh dsn Kepuh Pendem RT 01 RW 05 sd wareh berduaan dengan lawan jenis dalam satu kamar ( status belum  suami istri  ), Kiki Mayasah  sd bronto RT07 RW 05  Kesamben berduaan dengan lawan jenis dalam satu kamar ( status belum suami istri ), Yudi Sasmito dsn Dringgo RT 08 RW 06 Wonotirto berduaan dengan lawan jenis dalam satu kamar ( status belum menikah ), Prahara Putra Bahari Karangsari RT 04 RW 01 Blimbingsari Sooko Mojokerto berduaan dengan lawan jenis dalam kamar ( Status belum menikah ). Pelanggaran ini didata di tempat masing masing pelanggaran  dan kemudian dua pasangan lain jenis di bawa ke balai desa Driyorejo  di dampingi yang diberi wewenang mengelolah rumah kost untuk diberikan pembinaan .
Pengarahan dari jajaran Kepolisian yang disampaikan Iptu Pariyani di Balai Desa Driyorejo pada pemilik kost bahwasannya perlu rumah kost milik St  Halimah ini di buatkan ruang kusus penerimaan tamu, sehingga tidak etis kalao ada tamu lawan jenis masuk dalam satu kamar untuk bertamu, berdasar alasan  mereka yang terjaring operasi gabungan ini mereka beralasan hanya bertamu. Dan berikut permintaan ketua RT setempat meminta pada pemilik kost kalao ada tamu asing 3 kali 24 jam haruslah di laporkan ke RT setempat. Bbh

Warga Nagih Janji Kepada Rumah Sakit Al Huda Gambiran

Warga Nagih Janji Kepada Rumah Sakit Al Huda Gambiran

Banyuwangi, Paguyupan warga rt 02 rw 06 dusun krajan, desa gambiran nagih janji kepada RS Al Huda  Desa Gambiran, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi, kamis (6/11).
Selama ini pihak RS Al Huda gambiran, yang hampir 11 tahun telah melupakan janji- janji yang sudah disepakati antara warga dan RS Al Huda Gambiran.
Saat Hering Di kantor Desa Gambiran, pada hari kamis (6/11) yang di hadiri oleh Muspika, kades, camat, Polsek, Danramil, BPD dan juga perwakilan Humas RS Al Huda Gamiran.
Perwakilan warga dusun Krajan rt 02 Rw 06, Abdul Syukur Yunus dengan lantang mengatakan Tuntutan warga adalah pengangkatan karyawan kontrak yayasan yang berasal dari  lingkungan dusun karajan. Agar warga berkerja di Rs Al Huda. menjadi karyawan tetap,
Dana kontribusi untuk lingkungan sebesar 30% dari penghasilan restribusi parkir tiap bulan, posisi kasir  parkir harus  di pindah lebih ke dalam karena mengganggu pengguna jalan pada saaat antri kendaraan masuk.
Dan diskon /potongan biaya berobat dokter umum /spesialis sebesar 50%, baik rawat inap baik kelas 1.2.3 /rawat jalan khusus lingkungan Rt. 02 Rw 06 Dusun KRAJAN, Desa gambiran, “ujar Abdul syukur yinus.
 “Menyikapi  tuntutan warga dusun krajan Rt 02 Rw 06 , Perwakilan dari Humas RS AL Huda  DR  Sugeng, mengatakan memang pihak RS Al Huda merasa besalah kepada warga sekitarnya,  yang selama ini pihak Rs Al Huda dan warga  Rt 02 Rw 06 dusun krajan, Desa gambiran, kurangnya kedekatan sampek sekarang ini, kurangnya komonikasi ini menyebabkan kirang harmonis dengan warga lingkungan RS al Huda.”ucap. Humas Rs Al Huda Dr Sugeng.
DR Sugeng selaku Humas Rs Al Huda akan segera menyampekan kepada Derektor RS Al Huda tersebut. Dengan hasil hering ini pihak Rs Al Huda janji satu minggu, tuntutan warga kita sampekan hasilnya kepada pemerintahan Desa Gambiran. Semoga tuntutan warga  didengar oleh Derektor Rs Al Huda.”Janjinya Dr Sugeng.
Camat gambiran Firman santoso menjelaskan marilah permalahan ini kita selesaikan dengan pikiran yang jernih, sopan, dengan adanya ini marilah kita ajak kordinasi kepada kedua belah pihak. “agar permasalahan ini cepat tuntas.
Kata Ferman santoso, menghimbau kepada Dr Sugeng Rs Al Huda gambiran, permasalhan ini, tuntutan warga segera di sampaikan kepada Pihak pengusaha deraktor RS Al Huda. Kalau bisa satu minggu nanti perwakilan Warga dan pemerintahan Desa gambiran, dan juga Rs Al Huda ada titik temu.  Dan tuntutan warga segera teratasi jangan sampai kasus ini berkepanjangan. Kita selesaikan secara musyawarah  “kata Camat Gamiran Ferman santoso. (din)

Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 95 di Kecamatan Raimanuk

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Rabu, 04 November 2015 | 11.00

Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 95 di Kecamatan Raimanuk

Atambua - Awdioneline.com Sebanyak 1500 warga masyarakat menghadiri upacara Penutupan TMMD pekan lalu di Kecamatan Raimanuk mengisahkan keberhasilan TNI membantu pemerintah untuk percepatan pembangunan diperdesaan.
Berkaitan dengan program TMMD, Kodim 1605 Belu melaksanakan TMMD ke 95 di wilayah Kabupaten Belu dengan sasaran Desa Faturika, dan Desa Dua Koran Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu,Propinsi NTT yang masuk dalam kategori desa terpencil yang belum terjangkau akses pembangunannya.               
Upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD),Kamis 28/10/15 pekan lalu di Desa Faturika, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, Propinsi NTT dipimpin oleh Penjabat Bupati Belu, Drs. Wilhemus Foni, dan di hadiri oleh Danrem 161/Wirasakti Brigjend TNI. Heri Wiranto, SE, MM dan Ketua DPRD Belu Januaria Awalde Berek, Kapolres Belu AKBP Dewa Putu Gede Artha, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 161, Asops Kasdam IX/Udayana, Wadan Lantamal VII Kupang, Kasiter Korem 161/WS, Danyonif 744/SYB, Danyonif 725/Waroagi, umumnya ForkopindaPlus serta jajaran Tokoh masyarakat, Tokoh Adat, pemuda, pelajar dan masyarakat setempat sebanyak 1500 orang turut hadir dalam upacara penutupan tersebut.
Hal tersebut disampaikan oleh Penjabat Bupati Belu, Drs. Wilhelmus Foni pada upacara penutupan TMMD di Kecamatan Raimanuk, pekan lalu menyatakan begitu antusias serta menyampaikan limpah trimakasih kepada jajaran TNI yang telah membantu percepatan pembangunan Pemerintahan Desa guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan wilayah perbatasan lewat pembangunan desa  tertinggal yang  belum terjangkau oleh akses pembangunannya, pemerintah dan warga masyarakat Raimanuk berterimksih karena banyak yang telah di lakukan seperti perekerasa jalan,pemasangan pipa air dan perbaikan Kapela semua merupakan kerja keras TNI dalam membantu pemerintah guna percepatan pembangunan perdesaan khususnya Desa Faturika dan Dua Koran saat ini,katanya.
Sejak adanya program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang dimulai sejak tahun 1980, TNI dalam kemanunggalannya berperan aktif dalam rangka percepatan pembangunan melalui program TMMD yang bertujuan membantu Pemerintah Daerah guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan wilayah lewat pembangunan desa yang tertinggal dan belum terjangkau oleh pembangunannya.
Hal ini ditandai dengan Upacara Penutupan TMMD ke – 95 di Kecamatan Raimanuk dengan tema “Dengan Semangat Kemanunggalan TNI, Polri, Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Pemerintah Daerah dan Seluruh Komponen Bangsa Lainnya, Kita Laksanakan Percepatan Pembangunan Melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Perdesaan dan telah berhasil di wilayah Kecamatan Raimanuk dengan pembangunan fisik yang telah selesai dan berhasil mencapai hasil yang maksimal.
Foni juga menuturkan bahwa pembangunan melalui program TMMD yang di laksanakan walau dengan waktu yang cukup singkat dalam tempo 21 hari ,namun TNI telah membantu masyarakat di pedesaan dalam rangka percepatan pembangunan.
Pelaksanaan TMMD di Kecamatan Raimanuk yang telah selesai di dua desa diantaranya Desa Dua Koran, dan Desa Faturika selama 21 hari, terhitung mulai dari tgl 8 sampai dengan 28 oktober 2015, dengan sasaran fisik yakni membuka jalan baru sepanjang 2500 x 6 meter, di desa dua koran dan di Desa Faturika telah di rehap Kapela 1 Unit, pergantian pipa di empat dusun antaranya dusun weto, koloulun, sanina dan dusun baumuti serta seng 1 unit, pembangunan MCK 2 unit (4 bilik) dan pembangunan pagar sepanjang 20 meter dari hasil yang telah dicapai dengan hasil maksimal dalam waktu 21 hari,dan semuanya telah berhasil dengan baik,tuturnya.
Selain ada pembangunan fisik ada juga pembangunan non fisik dengan sasaran non fisik berupa penyuluhan bela negara, penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan pertanian dan peternakan, penyuluhan kesehatan dan jambanisasi, penyuluhan KB, penyuluhan teknologi tepat guna dan penyuluhan pendidikan.
 Selain itu respon masyarakat Raimanuk Marsel Mau sebagai tokoh masyarakat Dusun Baumuti Menyampaikan limpah trimkasih karena sebelumnya jalan menuju dua dusun yaitu dusun sanina dan baumuti yang terisolir saat ini sudah dapat dilalui dan jalan yang sebelumnya berlubang dan sulit di lalui kini telah di perbaiki dengan perkerasan dan kami berterima kasih karena TNI yang hadir saat ini cukup membantu kami, akses jalan yang sebelumnya susah di lalui sekarang sudah bisa di lalui dan kehadiran mareka di sini selama 21 hari ada kerjasama yang baik dengan masyarakat kami,walau hanya dengan waktu yang singkat namun mareka cukup membantu dan berperan aktif dalam pembangunan di dusun kami,cetusnya. (Merry B L)

Pengguna Kendaraan Taat Lalulintas Mendapat Hadiah Helem Dan Jaket

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Selasa, 03 November 2015 | 22.07

Pengguna Kendaraan Taat Lalulintas Mendapat Hadiah Helem Dan Jaket

Banyuwangi, Awdionline.com - Oprasi Zebra yang di pimpin langsung oleh kapolsek Genteng Kompol Sumartono di dampingi Sat Lantas Genteng menghadiahi ke lima pengguna kendaraan roda dua yang taat kesiplinan lalulintas mendapat hadiah Helm dan jaket. Selasa (3/11).
Kapolsek dan satlantas genteng yang tengah menggelar Operasi Zebra Semeru tahun 2025 di jalan jember-Banyuwangi telah menyediakan helem kecil SNI lima dan helem besar SNI lima dan juga menyediakan sepuluh jeget. Saat saat lantas melakukan razia zebra semeru Pagi tadi.
Penghargaan Helem ini diberikan karena sang Bapak yang telah mengendarai kendaraan dilengkapi dengan STNK serta SIM. Dia juga mengenakan helm standar SNI. Karena mengenakan, Kapolsek langsung memneri hadiah kepada pengguna kendaraan yang bernama sostrijono, warga Sumbersari Kabupaten Jember.”ucapnya Kapolsek Genteng Kompol Sumartono.
Kapolsek Genteng Kompol sumartono menambahkan Semoga aksi ini dilihat dan ditiru oleh para ibu yang lain. Anak itu juga wajib mengenakan helm demi keselamatan di jalan. Jangan hanya orang tuanya saja yang memakai pengaman kepala.
Sosialisasi ini penting dimengerti oleh warga agar lebih memperhatikan keselamatan buah hatinya saat berkendara. sesuai aturan semua pengendara kendaraan yang sifatnya terbuka wajib mengenakan helm.”tegasnya Sumartono.
Dan untuk balita kita tekankan untuk diajari mengenakan helm sejak dini. Karena pengemudi roda dua juga wajib mengenakan helm. Semua ini untuk menjaga keselamatan pengguna kendaraan itu sendiri.
Dalam razia yang berlangsung kurang lebih 45 menit itu, petugas lebih banyak melakukan teguran. Bagi pengendara motor surat-suratnya lengkap tapi membawa barang melebihi kapasitas diminta untuk menguranginya demi keselamatan.
Selain membagikan helem dan jaket Aparat  sat lantas terpaksa melakukan penilangan kepada pengendara kendaraan yang surat-suratnya tidak lengkap. Mereka diminta menjalani sidang tilang di Pengadilan Negeri Banyuwangi sesuai jadwal  yang  telah ditentukan.” ujar  Kapolsek genteng sumartono. (din)

RAPAT PERSIAPAN KUNJUNGAN KERJA

RAPAT PERSIAPAN KUNJUNGAN KERJA MENKOPOLHUKAM RI - MENDAGRI DAN MENTRI PU

NTT, Awdionline.com - Rapat Persiapan yang berlangsung di Kantor Bupati Belu, selasa 3/11/15 terkait persiapan Kunjungan Kerja Menkopolhukam RI yang dipimpin oleh Penjabat Bupati Belu, Drs. Wilhem Foni yang dihadiri oleh Sekda Belu, Karo Sarpras Polda NTT, Kapolres Belu, Staf BNPP, Staf Kementerian PU, Kepala BPP Belu, Kabag Umum Belu, Kabid Perumahan Dinas PU, dan Pasiops Kodim 1605/Belu. Terkait beberapa hal sebagai berikut:
Kasubbag Luar Negeri BNPP (Sultrawan Manqiri) mengatakan bahwa rencana kunjungan terdiri dari tujuh kementerian dengan tiga menteri yakni Menkopolhukam, Mendagri, dan Menteri PU. Selebihnya akan diwakilkan oleh Dirjen atau setingkat.
Tim Aju Kemenkopolhukam Totot Ponda menyampaikan rencana jadwal sebagai berikut:
Sesuai rencana tanggal 4 November 2015 rombongan akan bergerak dari Jakarta dengan menggunakan W737 ke Kupang (ETA 10.30 Wita). Dan rombongan dari Kupang akan berpisah menjadi dua rombongan yakni Rombongan I terdiri dari Menkopolhukam bersama Mendagri, Panglima TNI, Pangdam IX/UDY, Deputi IV Kemenkopolhukam, dan Gubernur NTT via Helly menuju Kabupaten TTU untuk meninjau persiapan Pilkada dan PLBN Wini. Sedangkan Rombongan II, pukul 12.45 Wita dengan CN295 terdiri dari Menhan, Menteri PU, Menteri Komunikasi dan Informasi, Menteri Perdagangan, Menteri Perhubungan, dan Kapolri menuju Atambua, Kabupaten Belu.
Dan Rombongan I dijadwalkan tiba di Wini pukul 14.30 Wita, sedangkan Rombongan II dari Atambua langsung menuju Wini. Rencana pukul 16.00 Wita, Rombongan I dan II bersama bergerak ke Atambua.
Tanggal 5 November 2015, 08.00 Wita rombongan menuju PLBN Motaain dalam rangka ground breaking, peninjauan lapangan dan tatap muka dengan masyarakat. Dari PLBN Motaain menuju Bandara AA Bere Tallo Atambua kemudian dilanjutkan menuju Kupang via CN295.
Sedangkan Kepala BPP Belu Yohanes A Prihatin mengatakan sebagai berikut:
Rencana Rombongan II tiba disambut dengan Hasehawaka, kemudian menuju Wini. Makan malam direncanakan dilaksanakan di Rujab Bupati. Untuk kegiatan pagi, sarapan di Rujab Bupati kemudian menuju PLBN Motaain dan disambut oleh masyarakat.
Terkait rencana tatap muka dengan masyarakat, nanti melalui camat dan kepala desa, bisa dikondisikan.
Kapolres Belu menyampaikan bahwa rombongan rencana akan menggunakan bus untuk efisiensi dan agar iring-iringan tidak terlalu panjang dan tidak sulit untuk mencari tempat parkir. Selain itu, Pejabat tinggi (Menteri) yang hadir akan menginap di Hotel Matahari dan pengamanan sementara disiapkan.
Terkait rencana tatap muka di PLBN Motaain, masyarakat sebaiknya dikondisikan terkait dengan masyarakat yang lahannya dibebaskan atau ada protes lain terkait dengan pembangunan PLBN Motaain.
Staf Kementerian PUPR RI (Andi) menyampaikan persiapan akomodasi sebagai berikut:
Pihaknya telah memesan kamar hotel dalam rangka kunjungan yakni Hotel Matahari 15 Kamar Deluxe, 4 Kamar VIP, dan Hotel King Star. (Merry)
 
Support : Creating Website | Johny Template | Edited By : Abib Visual
Copyright © 2013. Awdi Online - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger