Latest Post

Meriahkan Jalan Sehat

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Selasa, 10 November 2015 | 23.15

Dalam Rangka HUT PGRI 70 Tahun, Guru Se-Kecamatan Cluring, Meriahkan Jalan Sehat

Banyuwangi, Jalan sehat dalam rangka memperingati hari Guru PGRI ke 70 tahun ini,  di ikuti ratusan guru,  Guru TK, Guru SLTP, MTs,  SLTA  se Kecamatan Clurung, dan di sertai anak-anak pelajar mulai TK, SDN, MI,  SLTP, MTs, SLTA yang ada lapangan Kecamatan Cluring,  Kabupaten Banyuwangi, selasa (10/11).
Menurut Kepala Sekolah SMPN 1 Cluring juga selaku Skertaris PGRI Banyuwangi, Sudarman, mengatakan jalan sehat ini dalam rangka memperingati HUT PGRI 70 tahun.
Kegiatan jalan sehat ini dalam rangka HUT PGRI Ke 70 tahun yang mengikuti ratusan Guru mulai guru, TK, SDN, MI, SLTP dan SLTA Se Kecamatan Caluring ini sangat meriah. Apa lagi disertai anak-anak sekolah yang telah mengikuti memerihakan HUT PGRI 70 tahun.”ujar kepala Sekolah SMPN 1 Cluring Sudarman.
Sudarman menambahkan sesuai dengan tema kita tahun ini,  memperingai HUT PGRI Ke 70 tahun, guna memantapkan soliditas  PGRI ini sebagai organisasi profesi guru yang kuat dan yang bertabat.
Kata dia, jadi  harapan guru kedepan  lebih professional disaat melakukan mendidik anak-anak kita. Agar kedepan menjadi anak-anak yang berguna bangsa dan agama.”ujar Sudarman. (din)

Memperingati Hari Pahlawan

Memperingati Hari Pahlawan

Cianjur 10 Nopember, Dalam rangka memperingati hari pahlawan mulai dari siswa sd smp dan para guru serta para masyarakat ikut melaksanakan upacara hari pahlawan yang di laksanakan di TUGU PAHLAWAN REVOLUSI KEMERDEKAAN  tempat gugurnya  KOPRAL SYARIP pada tahun 1945 dalam menjalankan tugasnya untuk melawan Belanda. yang terdiri oleh siswa siswi SD Cibadak, SD Cimanggi 2, juga SMP PGRI Cibeber. (Elan H)

Bangunan Bermasalah Tanpa IMB

Bangunan Bermasalah Tanpa IMB Kian Marak Dikelurahan Sukasari Kecamatan Tangerang

TANGERANG-AWDI NEWS-Maraknya bangunan bermasalah diwilayah Kelurahan sukasari,Kecamatan Tangerang,Kota Tangerang, bukan hal yang asing lagi, bahkan kini bisa dikatakan sudah diambang batas toleransi. Bangunan yang tidak mempunyai IMB maupun yang melanggar IMB  sangat mudah ditemui di lapangan, termasuk di Samping kafe 88 dekan GOR Tangerang,Persin didepan Rumah Makan Pondok selerah di Jalan A.Damyati No.18 / RT.05/RW.06 Kelurahan Sukasari,Kecamatan Tangerang.

Sesuai dengan Peraturan daerah (Perda) No. 7 tahun 2001, bangunan yang tidak memiliki IMB harus dibongkar. sepertinya sudah tidak dianggap lagi sebagai untuk pedoman terhadap kenerja BPMPT dan Satpol PP Kota Tangerang. Itu sebabnya beredar kabar maraknya bangunan bermasalah terjadi karena oknum pejabat yang kong kalikong dengan pemilik bangunan. Bangunan bermasalah pun akhirnya amana-aman saja, seolah tanpa ada masalah.
Kenyataan ini dapat dibuktikan di lapangan, seperti bangunan yang terdapat diSamping kafe 88 dekan GOR Tangerang,Persin didepan Rumah Makan Pondok selerah di Jalan A.Damyati No18 / RT.05/RW.06 Kelurahan Sukasari,Kecamatan Tangerang.  yang berdiri dua lantai tanpa IMB.bangunan tersebut sudah berjalan hampir sekitar 75 persen selesai.
Celakannya, ternyata bangunan bermasalah bertepatan di Jalan Umum yang biasa dilewatin para pejabat daerah tersebut tidak tersentu hukum sedikitpun. Bahkan, disetiap daearh kelurahan Sukasari Kecamatan Tangerang bisa ditemui bangunan-bangunan yang bermasalah tampa IMB .

Seharus'y pemerinta daerah melaluin BPMPT dan Satpol PP Kota Tangerang bertindak Tegas dan Transparan Dengan adanya bangunan-bangunan Ilegal Tampa IMB yang merugikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tersebut.dan Sesuai dengan Peraturan daerah (Perda) No. 7 tahun 2001, bangunan yang tidak memiliki IMB harus dibongkar. (Zecky/abidin/andani suryadi,TIM RED LSM IPAB)

KINERJA PT. PEGADAIAN UNIT KETAPANG BANYUWANGI, DIPERTANYAKAN ??

KINERJA PT. PEGADAIAN UNIT KETAPANG BANYUWANGI, DIPERTANYAKAN ??

“Terkait Nasabah pinjam Uang dengan jaminan Emas di Kantor Unit Pegadaian Ketapang”

BANYUWANGI AWDI Online.com, Tahun 2015 ini, PT. Pegadaian di Kabupaten Banyuwangi patut dipertanyakan kinerjanya terkait Nasabah pinjam Uang dengan jaminan Emas. Tepatnya Nasabah warga Desa Ketapang berinisial (K) yang sering dipanggil ibu ijah mengeluhkan pelayanan di kantor Unit Pegadaian Ketapang, ibu ijah menjelaskan pada wartawan AWDI Online, “benar mas, saya pinjam Uang di Kantor Unit Pegadaian Ketapang dengan jaminan Emas berupa satu gelang +CDN+LI model waru dengan taksiran perhiasan emas 23 karat berat 16.7/16 gram + Satu Cincin Model Elysabet MT perhiasan emas 14 karat dengan taksiran  2.5/2.3 gram”. Jelasnya pada wartawan AWDI Online.
Ibu ijah menambahkan untuk keuangannya mendapat taksiran sebesar Rp. 8.325.087,- dengan jumlah pinjaman yang diperoleh ibu ijah sebesar Rp. 7.650.000,-  terhitung mulai tanggal 11 september 2015. Dan pada saat ibu ijah mau mengambil Emas miliknya, yang bersangkutan diharuskan membayar sebesar RP. 8.002.000,- pada tanggal 04 Nopember 2015, akan tetapi pada saat memberikan uang pelunasan pinjaman pada petugas Unit Pegadaian ketapang, pelayanan yang diberikan oleh petugas Unit Pegadaian ketapang tidak memuaskan Nasabah.
Wartawan AWDI Online mengkonfirmasi pada Petugas Unit Pegadaian Ketapang dan ditemui oleh saudara Yuliadi, menjelaskan “Kami sudah menjalankan tugas pelayanan pada nasabah sesuai dengan prosedur dan masalah keuangan yang dikembalikan oleh ibu ijah sudah lengkap tidak ada kekurangan maupun kelebihannya”. Jelasnya di Kantor Unit Pegadaian Ketapang. (06/11/2015)
Saudara Yuliadi menambahkan pada saat menerima keuangan dari ibu ijah menghitungnya secara Manual, untuk rekaman CCTV dikantor Unit Pegadaian Ketapang sudah ada. Sedangkan ibu ijah menjelaskan pada wartawan AWDI Online bahwa saudara Yuliadi menghitung keuangannya memakai Komputer tidak memakai mesin penghitung Uang.
Dilain terpisah wartawan AWDI Online menghubungi Kepala Cabang PT. Pegadaian Banyuwangi saudara Supardi saat dikonfirmasi menjelaskan “Pihak Kami dalam melayani Nasabah untuk mendapatkan pinjaman sudah sesuai dengan SOP, seperti  KTP/SIM, KK dan Bukti Kepemilikan STNK/BKPB, dan Emas sebagai persyaratan utama Nasabah”. Jelasnya di ruang kantor. (06/11/2015)
Saudara Supardi menambahkan untuk kelengkapan di Kantor Cabang PT. Pegadaian Banyuwangi seperti Rekaman CCTV, Mesin Penghitung dan Mesin Gendset sudah siap semuanya. Ada lima Kantor Unit Pegadaian di Kabupaten Banyuwangi di tambah satu Kantor Cabang Banyuwangi.
Dari pengamatan dilapangan oleh wartawan AWDI Online juga wartawan BIDIK Nasional Disinyalir Petugas Kantor Unit Pegadaian Ketapang tidak melaksanakan SOP seperti yang sudah ditetapkan oleh PT. Pegadaian. Hingga berita ini diterima ke meja redaksi Jakarta Barat, Tim wartawan AWDI ( Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia ) masih memantau kinerja PT. Pegadaian di Kabupaten Banyuwangi. (Djoni/Tim)
Kemacetan Kendaraan Pribadi, Truck, Minibus Juga Bus Di Kawasan Pelabuhan ASDP Ketapang Kab. Banyuwangi

“Dikarenakan adanya perbaikan Dermaga Ponton di Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi dan Perbaikan Dermaga di Pelabuhan Gilimanuk Bali”


BANYUWANGI AWDI Online.com, Di Kawasan Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi mulai bebarapa hari kemarin terjadi antrian panjang kendaraan Truck, Bus, dan Kendaraan Pribadi yang mau menyeberang dari Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk Bali. Adapun antrian kendaraan di sebabkan oleh adanya perbaikan Dermaga Ponton yang diperkirakan beberapa hari kedepan sudah selesai perbaikannya.
Perbaikan Dermaga Ponton ini dibenarkan oleh Kacab. ASDP Ketapang Banyuwangi Bapak Yusuf, saat dikonfirmasi menjelaskan “Tidak semata – mata dari perbaikan Dermaga Ponton namun akumulasi kemacetan antrian kendaraan pribadi, minibus, truck dan volume kendaraan meningkat serta kendaraan penumpang didahulukan untuk menyeberang, contohnya jalan raya diperbaiki dan kendaraan pasti mengalami kemacetan dan kami mengupayakan agar perbaikan dermaga cepat selesai”. Jelasnya pada wartawan AWDI Online. (05/11/2015)
Begitu juga Kapolsek kawasan Tanjung wangi AKP Hadi Siswoyo “Pertama pesawat tidak bisa operasional lewat udara  dikarenakan anak gunung rinjani meletus, dan Dermaga Ponton yang beroperasional hanya dua, serta dermaga LCM, sedangkan Volume kendaraan meningkat dan banyak yang menuju ke Bali”. Jelasnya pada wartawan AWDI Online. (05/11/2015)
Sedangkan Kasat Pol Air AKP. Basori menjelaskan “Dermaganya kurang satu masih dalam perbaikan, dan vulome kendaraan meningkat dari Jawa ke Bali, sedangkan Dermaga Ponton di Gilimanuk juga dalam perbaikan”. Jelasnya pada wartawan AWDI Online. (05/11/2015)
Selanjutnya wartawan AWDI Online menghubungi komandan pangkalan AL Banyuwangi Letkol Laut Wahyu Endriawan, SH menjelaskan “Antrian kemacetan kendaraan dikarenakan Dermaga sedang diperbaiki” Jelasnya. (05/11/2015)
Dari pantauan dilapangan oleh wartawan AWDI Online juga wartawan BIDIK Nasional, dengan adanya antrian kemacetan kendaraan di Kawasan Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi, semoga perbaikan dermaga Ponton baik di Pelabuhan ASDP Ketapang maupun di Pelabuhan Gilimanuk Bali cepat terselesaikan agar lalu lintas penyeberangan kendaraan kembali normal tanpa ada kemacetan lagi. (Djoni/Tim)
 
Support : Creating Website | Johny Template | Edited By : Abib Visual
Copyright © 2013. Awdi Online - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger