Latest Post

PRIA YANG CACAT SEJAK LAHIR MASIH TETAP BERSEMANGAT UNTUK BERKARYA

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Selasa, 16 Juli 2013 | 12.26

AWDI Online, Cilacap - Seorang pria dewasa yang sudah 28 tahun mengalami cacat, sejak di lahirkan, di desa Menganti Kec. Karang Pucung Cilacap tetap bersemangat walaupun harus berjalan merangkak.

Dayat (28 tahun), 3 bersaudara ini sudah mengalami kelumpuhan sejak lahir . Dukun beranak yang menanganinya pada waktu itu tidak bisa berbuat banyak karena minimnya pengalaman medis sang dukun beranak karena desanya yang terpencil membuat masyarakat desa tersebut enggan untuk memanggil bidan dari desa lain. Sehingga dari lahir hingga sekarang dayat mengalami cacat dan beberapa kelainan seperti mata buta sebelah, pita suara (kalau bicara agak berat suaranya) dan lumpuh akut seperti penyakit polio (kecil pada kedua kakinya).

Kini dayat tumbu dewasa walau tanpa pengalaman pendidikan, baik pendidikan sekolah dasar, maupun sekolah lanjutan, dayat tetap bersemangat. dengan semangatnya yang tinggi membuat dia bisa secara alami mengunakan pinsil dan krayon warna. Walaupun kualitas pinsil dan krayonnya tidak bermutu secara kwalitas dan harga, namun oret-oretan gambar yang dia buat tidak mengurangi hasil karyanya yang bisa di bilang “Bagus”. Saat awdi online mewawancarai dayat, dia hanya tersenyum dan terus menggambar, di temani adik-adik usia 5-10 tahun yang usianya jauh di bawah dayat dan sering kali datang kerumahnya maupun ke rumah tetangga yang dayat kunjungi untuk menggambar dan melukis “ala dayat”. Kebanyakan gambar yang dibuat dayat adalah kendaraan, bunga, wajah wanita cantik dan pemandangan.

Anak dari bapak Sumiarto dan Ibu Sutirah ini pernah mendapatkan kursi roda dari dari dinas kesehatan cilacap , namun sekarang dayat menolak pada saat hendak di angkat ke kursi roda tersebut. “Karena dayat tidak nyaman, dikarenakan kondisi jalan di desa menganti yang penuh dengan batu-batu gunung dan jalan yang tidak rata alias menanjak “ kata ibu sutirah yang setia menemani dan menggendong saat dayat jalan keluar rumah dan kerumah tetangga.

“ Saya kasihan kalau melihat kehidupan dan ekonominya kel.dayat karena pemerintah daerah tidak perduli kepada keadaan dan kehidupan di desa kami, seperti jalan yang berlobang dan rusak sudah lama namun belum diperbaiki mungkin karena tidak pernah di kunjungi para tamu dari pejabat daerah seperti gubernur, bupati, dan camat, paling kalau ada pilkada baru pada datang, pilkada selesai ya ngga datang lagi” kata Riyah tetangga dayat sambil memelas .

Ayah Dayat, bapak Sumiarto yang bekerja penderes kelapa / pengerajin gula merah dan ibunya hanya mengurusi rumah tangga membuat kehidupan ekonomi keluarganya yang pas-pasan. Sedangkan BLSM (Bantuan Langsung Sementara Masyarakat) pun keluarga dayat tidak menerimanya. Mohon perhatian pemerintah daerah dan pusat.

Reporter: Faisal 6444

Deklarasi “ 6 Program Aksi Transformasi Bangsa “ Partai Gerindra Tahun 2014-2019

Awdi Online, Jakarta - Senin (15/07/13) di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta Partai Gerindra (Gerakan Indonesia Raya), Mendeklarasikan 6 rogram unggulannya untuk menghadapi pilpres dan caleg DPR RI 2014 yang mereka beri nama “ 6 Program Aksi Transformasi Bangsa” didepan para pengurus partai gerindra dan kadernya.
6 rogram unggulan itu adalah :
1. Membangun Ekonomi yang kuat, berdaulat, adil dan makmur.
2. Melaksanakan Ekonomi kerakyatan.
3. Membangun Kedaulatan pangan dan Energi serta pengamanan sumberdaya air.
4. Meningkatkan kualitas pembangunan manusia Indonesia, melalui program pendidikan, kesehatan,   sosial dan budaya.
5. Membangun Infrastruktur dan menjaga kelestarian alam serta lingkungan hidup
6. Membangun pemerintah yang bebas korupsi, kuat, tegas dan efektif

Kemudian program tersebut Disahkan oleh semua para petinggi partai dengan diawali penanda tanganan oleh ketua dewan pertimbangan partai gerindra Prabowo Subianto di susul dengan para petinggi partai gerindra lainnya. kesepakatan bersama tersebut untuk memperjuangkan hak-hak rakyat dan bangsa Indonesia jika partai gerindra dapat menang dan presidennya dari partai gerindra pada pilpres 2014.

Dan saat para wartawan menanyakan targetnya untuk pilpres 2014 kepada Prabowo Subianto , beliau mengatakan “ Insya Allah, ini program besar, kita ingin membangun bangsa, kita butuh kerja sama dengan kekuatan bangsa dan semua partai , politik itu dinamis dan untuk targetnya kita melihat dulu hasil legislatif , kita menunggu kerja tim ini selama 6 bulan kedepan, insya Allah kita ingin dapat mandat yang jelas dari rakyat “ katanya kepada semua wartawan.


Acara yang dihadiri ratusan kader dari partai berlambang kepala garuda ini juga melaksanakan buka puasa bersama dengan para wartawan. Wartawan Awdi juga berkesempatan mewawancarai salah satu artis yang ikut mencaleg pada 2014 mendatang dan hadir dalam acara deklarasi tersebut.
Derry Drajat Artis , beliau masuk dapil 6 Jawa Barat DPR RI. “ Gerindra menang,Prabowo jadi presiden, saya tertarik masuk gerindra karena saya ingin prabowo jadi presiden, karena prabowo cita-citanya jadi presiden sangat jelas, saya yakin itu bukan mimpi tapi bisa di wujudkan, UUD psl 33 mengatakan bahwa kekayaan alam bangsa ini, sebesar-besarnya untuk ke makmuran bangsa Indonesia, dan itu yang akan kita perjuangkan “ ujarnya kepada Awdi online.

Reporter : Faisal 6444

Pabrik Jamu Palsu di Grebek

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Senin, 15 Juli 2013 | 20.17

BANYUWANGI, AWDI ONLINE  -  Diduga memproduksi tanpa izin, pabrik jamu tradisional yang terletak di Dusun Ngadimulyo, RT 5/4, Desa Bulurejo, Kecamatan Purwoharjo, kabupaten Banyuwangi, digerebek jajaran Anggota Yunit Reskrim Polres Banyuwangi.
Disisi lain Polisi pun menyita ratusan dus (karton) jamu tradisional yang siap edar, Sedangkan dua mesin pengolahan jamu, yang ada di pabrik milik Budi Purnomo, itu tidak diangkut petugas ungkapnya.
“Awalnya, kami mendapat informasi dari masyarakat, bahwa di Dusun Ngadimulyo, Desa Bururejo, ada pabrik jamu tradisional yang mencurigakan karena pabriknya tertutup rapat,” ujar salah satu anggota Reskrim Polres Banyuwangi. Jum’at (12/7/2013) sekira pukul 22.00 wib, (malam hari).
Dengan informasi itu Polisi pun kemudian mengecek keberadaan pabrik jamu tradisional dan dilangsungkan  menggerebek  pabrik pengolahan jamu yang berlokasi di kawasan perkampungan itu bebernya.

Saat digerebek, pemilik pabrik jamu (Budi Purnomo),  sedang santai bersama istrinya. “Malam saat penggerebekan, pemilik rumah sekaligus pabrik jamu tradisional itu, macan purwo”  langsung digelandang ke Polres Banyuwangi, guna dimintai keterangan lebih lanjut ujar Anggota.
Pelaku pemilik pabrik jamu tradisional “macan purwo” Budi Purnomo, Diduga kuat memalsukan merek bahkan pelaku berani memakai TR Merek jamu lain ungkapnya anggota.
“Usut demi usut pemilik pabrik jamu tradisional, macan purwo, itu di duga kuat memalsukan jenis merek, karton bertuliskan jamur mas, namun isinya jenis botolan yang bertuliskan macan purwo cetusnya.
Petugas juga mengamankan barang bukti (BB) 150 karton dus yang berisikan rabuan botol jamu tradisional, ungkapnya dengan tegas.
Pemilik pabrik jamu tradisional macan purwo, Budi Purnomo itu ketika ditemui wartawan menepis bahwa anggapan mereka saya tidak memiliki ijin pembuatan jamu tradisional, maupun merek jenis jamu.
Budi Punomo mengakui dihadapan petugas Reskrim Polres Banyuwangi, bahwa saya sudah tidak produksi jamu tradisional lagi, ratusan jamu tradisional yang ada di dalam pabriknya itu titipan dari seseorang pengusaha jamu tradisional cetusnya._(Takat/B.Agus/AWDI)      

Muspiko Jakarta Barat Memusnahkan Belasan Ribu Miras

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Selasa, 09 Juli 2013 | 17.16

Jakarta, Awdionline.com - Jajaran Muspiko (Musyawarah Pimpinan Kota) Jakarta Barat, Kapolres Jakbar Kombes M. Fadil Imran, Walikota Jakbar H. Fatahillah dan Dandim 0503/JB Letkol Arm Eric Christin Simanjuntak, melaksanakan pemusnahan barang bukti kasus Tindak Pidana Umum di halaman Mapolsek Palmerah, Jakarta Barat, Senin (08/07/13).

Barang yang dimusnahkan antara lain: 14.134 minuman keras (Miras), 1.070.000 keping VCD/DVD bajakan/film porno serta 400.000 buah petasan dengan menggunakan Stoom Walls. Acara pemusnahan ini dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1434 Hijriah, dan dihadiri Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan Organisasi kemasyarakatan.

Kapolres Jakarta Barat mengatakan, selama dua minggu jelang Bulan Suci Ramadhan, pihaknya adakan operasi razia cipta kondisi di seluruh wilayah Jakarta Barat dengan harapan masyarakat dapat menunaikan ibadah puasa dengan khusyuk, aman, dan nyaman.

"Selain memusnahkan belasan ribu miras, VCD/DVD dan petasan, kami juga telah lakukan sosialisasi dan tindakan preventif kepada sejumlah tempat hiburan malam agar mengatur jam operasionalnya sepanjang Ramadhan, begitu juga dengan toko swalayan yang menjual miras, kami harap selama Bulan Suci jangan menjualnya," imbau Fadil.

Fadil Imran juga mengimbau kepada para Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), kelompok masyarakat, dan ormas, agar tidak melakukan razia sendiri selama bulan suci Ramadhan.
"Kami harap seluruh elemen masyarakat ada kerja sama dengan polisi. Jika ada pelanggaran di wilayah laporkan kepada kami, maka kami yang akan menindak,.Jangan main hakim sendiri, itu tidak benar," ujarnya.

Selain itu, kata Fadil, pihaknya juga telah melakukan upaya lainnya, yakni menutup panti pijat, bilyar, warung remang-remang, dan hal lainnya yang dapat mengganggu ke khusyukan ibadah puasa.  Reporter : Faisal 6444 - Agung. S 301

Plengsengan Penangkis Terowongan Air Ambrol

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Senin, 08 Juli 2013 | 12.28

Banyuwangi, Awdionline.com - Petani Dusun Kaliputih, Desa Genteng Wetan, Kabupaten Banyuwangi, Sabtu (6/7/2013) pukul 10.35 wib, kemarin mengeluh dengan plengsengan penangkis terowongan air yang diharapkan bisa mengaliri sawahnya itu ternyata terowongan yang baru 4 bulan yang lalu di bangun dengan anggaran ratusan juta rupiah sudah ambrol. 
 
“Saroni ketika ditemui oleh AWDI ONLINE dilokasi proyek yang ambrol  diakibatkan tergerus arus air yang terlalu deras, menurutnya bahwa bangunan plengsengan terowongan air tersebut asal – asalan, ini dibuktikan baru 4 bulan bangunan yang membutuhkan anggaran ratusan juta rupiah itu ambrol dan sekarang dibiarkan mangkrak. 
 
Disisi lain para petani sangat mengharapkan agar plengsengan terowongan air tersebut segera diperbaiki agar warga petani biar mudah untuk mengaliri sawahnya cetusnya.
Puluhan warga petani lainya menambahkan, sangat kecewa terhadap pengelola pembangunan dari CV Siluman yang mana papan nama Cv tersebut tidak terpasang dilokasi bangunan  proyek tersebut. Bangunan yang ambrol dan rusak parah itu  saluran sungai kali setail serta sungai induk juga ambrol, petani nekat  untuk berupaya memperbaiki bangunan plensengan terowongan yang ambrol dengan cara warga petani bergotong royong menumpuk dengan pasir yang sudah dikemas dalam sak karung agar terowongan itu bisa dilalui warga petani. 
 
Kabid O&P dari Diknas Pengairan Banyuwangi, Ir. Sunoto mengatakan bangunan itu bukan dari Diknas Pengairan Banyuwangi, melainkan proyek tersebut milik Balai besar Bondowoso, memang benar mas bangunan plengsengan terowongan yang ada di Dusun Kaliputih, Desa Genteng Wetan, itu ambrol dan sangat parah. 
 
Karena salah satu Ketua HIPPA Gabungan saat ikut rapat sosialisasi pemahaman tentang tanah pengairan yang ada di korek air Genteng, Saat itu Ketua Hippa mengeluh dengan bangunan plengsengan terowongan air yang baru 4 bulan di bangun sudah ambrol terus bagaimana dan siapa yang bertanggung jawab bangunan yang menghabiskan ratusan juta rupiah tersebut._(DIN/AWDI/DPC.BWI)

Tumpukan Sampah Di Pinggir Jalan Raya Mengganggu Warga

Banyuwangi, AWDIONLINE.COM  –  Warga Desa / Kecamatan Cluring, resah dengan banyak tumpukan sampah di pinggir jalan raya barat Kantor Desa Cluring, Tapi uniknya pihak Pemerintah Desa tutup mata (dibiarkan) padahal tumpukan sampah tersebut bisa menyebabkan penyakit bagi warga disekitar lokasi.

“Edi warga disekitar lokasi tempat pembuangan sampah liar itu hanya mengeluh bahkan pihaknya sudah sering kali menyampaikan pihak Pemerintah Desa, maupun Kecamatan namun pihak Pemerintah tidak pernah menggubris keluhan warga tersebut.

Kalau itu terus dibiarkan oleh Pemerintah Desa tidak tutup kemungkinan warga di sekitar lokasi pembuangan sampah liar itu mudah terserang penyakit terutama anak – anak sangat mudah terkena penyakit diare terangnya sambil menunjukan tumpukan sampah di pinggir jalan raya.
Menurutnya tumpukan sampah yang meresahkan warga itu Edi juga menyesalkan warga yang diluar Desa Cluring, juga membuang sampah di lokasi tersebut, selain pandangan tidak nyaman juga bau busuk yang menyangat ungkapnya.

Bupati Banyuwangi, Ir. Abdullah Aswar Anas, sering menghimbau agar masyarakat tidak membuang sampah sembarang tempat. Karena bisa menimbulkan penyakit, Jika terus dibiarkan akan berdampak buruk  tuturnya Edi.

Kepala Desa (Kades) Sunarto S.Pd membenarkan bahwa tumpukan sampah liar di pinggir jalan raya yang menghubungkan Banyuwangi – Jember itu, Menurutnya setiap ada kegiatan masyarakat sering Kades menyinggung warga agar tidak membuang sampah sembarangan tempat  karena saat ini Program Banyuwangi bersih dan Sehat cetusnya.

Tapi kenapa Desa Cluring masih banyak tumpukan sampah liar bahkan baunya sangat menyengat namun pihak Pemerintah Desa hanya tutup mata, Padahal itu program Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuwangi, itu aneh.

Sunarto ketika dihubungi melalui ponselnya Jum’at (5/7/2013) sekira pukul 09.35 wib, menuturkan bahwa pihak Desa sudah mengajukan gerobak sampah Pihak Diknas DKP Kabupaten Banyuwangi, Namun hingga berita ini di terbitkan belum dapat bantuan dari DKP ungkapnya._(DIN/DPC.AWDI)

Kecelakaan di Jl. Daan Mogot KM.17 depan Bakrie Bulding


Jakarta, Awdionline.com  – Terjadi kecelakaan di Jl. Daan Mogot KM.17 depan Bakrie Bulding Tbk (06/07/13) pukul 21.30 wib. Antara mobil pick up no. Pol : DB 8136 QC dengan sepeda motor Honda Revo no.Pol : B 6216 SYZ, dari arah Kalideres menuju Tangerang. Korban bernama Ita Rosita (25 tahun) penumpang sepeda motor Revo , korban mengalami patah hidung dan luka disekitar wajah dan Yudhi (32 tahun) pengendara sepeda motor Revo mengalami memar.

Para korban di larikan ke RSU kota Tangerang. Sedangkan pengemudi mobil pick up Agus (31Tahun) diamankan ke SATWIL. Lantas Jakarta Barat.

Yudhi adalah ketua komunitas motor “DEREK” ( Depok Revo Club) yang sedang hendak ke kota tangerang beserta rombongan DEREK lainnya yang berjumlah 10 motor (12 Orang), Yudhi berboncengan dengan Ita Rosita. Sedangkan Agus bersama Istri dan anaknya hendak ke tangerang ingin mengantar Istri dan anaknya yang hendak bermalam di rumah Pamannya.
Kecelakaan ini sudah ditangani oleh “ TIM A “ AIPTU Handoko dan AIPTU Suwardi SATWIL LANTAS Jakarta Barat.

Saat AWDI mewawancarai Aiptu Suwardi beliau mengatakan “kita belum bisa memberi keterangan bagaimana kejadiannya, karena menunggu laporan dari para korban yang masih dirumah sakit, dan para saksi yang berada di TKP dan saksi dari teman korban. Untuk sementara pengemudi mobil pick up kami amankan berikut kendaraannya” katanya.

Reporter : Faisal 6444 – Shelli (NX)

Silaturahmi FKPK Jakarta Barat dengan Ormas

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Jumat, 05 Juli 2013 | 16.53

Jakarta, Audionline.com -

Forum Komunikasi Pimpinan Kota (FKPK) Jakarta Barat mengadakan silaturahmi dengan para Pimpinan dan Pengurus Ormas se Jakarta Barat seperti FBR, Forkabi, FPI, Pemuda Pancasila, Karang Taruna dan lainnya, bertempat Gedung B Kantor Walikota Jakarta Barat Lantai II Ruang MH Thamrin, Rabu (03/07/13) yang dihadiri sekitar 400 orang.

Walikota Jakarta Barat H. Fatahillah mengajak para Camat, Lurah, Kepolisian, TNI, Ormas dan Masyarakat untuk sepakat mengamankan wilayah Jakarta Barat khususnya menyongsong bulan suci Ramadhan. “Merupakan amanah kita bersama untuk menciptakan suasana aman menyongsong bulan suci Ramadhan sehingga khusyuk dapat beribadah,” katanya.

Ia berpesan apabila di kemudian hari terjadi masalah, segera kita selesaikan dengan cara musyawarah, tidak perlu dengan cara keributan. Kampung kite kalo bukan kite nyang ngurusin siape lagi, “Hidup Jakarta Barat”. Sementara para Camat, Lurah dan Aparat terkait di wilayahnya diimbau menjalankan tugas pokok sesuai aturan. ”Untuk menjaga lingkungan wilayah Jakarta Barat aman dan tertib.” Perlu dilakukan koordinasi yang baik dengan semua pihak terkait, tambah Walikota.

Kapolrestro Jakarta Barat Kombes Pol M. Fadil Imran mengatakan bersama-sama kita menjaga wilayah Jakarta Barat agar aman dan kondusif. “Kondisi seperti ini agar dapat dipertahankan karena damai itu indah,” ujarnya. Menurutnya, kalau sampai terjadi bentrokan di Jakarta Barat biasanya hanya karena masalah kecil seperti sengketa penguasaan tanah, lahan parkir, soal pribadi, atau soal lalu lintas. Menyinggung masalah narkoba, Kapolres mengajak semua pihak untuk bersama-sama memeranginya. “Narkoba itu musuh kita bersama yang harus kita perangi. Kalau dulu kita memerangi penjajah Belanda, kita sekarang memerangi narkoba,” tandasnya.

Kapolres berpesan ke seluruh Babinkamtibmas agar lebih rajin lagi bersilaturahmi kepada tokoh masyarakat, tokoh agama atau ormas yang ada di wilayah masing-masing. Sesuai ketentuan selama Ramadhan tempat hiburan tertentu pada jam tertentu harus tutup. ”Kalau ada tempat hiburan yang berani melanggar ketentuan akan ditindak,” tegasnya. Selain itu pihaknya juga meminta bantuan dari masyarakat untuk menjaga keamanan selama bulan Ramadhan. “Polisi tak ada artinya, tanpa bantuan dari masyarakat.”

Dandim 0503/JB Letkol Arm Eric Christian Simanjuntak menambahkan kondisi keamanan di Jakarta Barat saat ini kondusif. “Jakarta Barat selama ini aman. Di Jakarta Barat paling enak, nyaman tak terjadi gangguan keamanan,” ujarnya. Dikatakan, di tengah masyarakat  pasti terjadi gesekan namun yang terjadi di Jakarta Barat segera dapat diatasi. Untuk menjaga keamanan lingkungan seperti sistem keamanan keliling (siskamling), lanjutnya, harus dimulai dari diri lingkungan yang kecil mulai dari diri sendiri dan lingkungan sekitar. “Kita boleh mempunyai keinginan tapi jangan memaksakan kehendak. Kita menganut demokratis bukan anarkis,” tandasnya.

Dandim juga menegaskan narkoba itu musuh bersama. Masyarakat jangan hanya berkoar tapi turut membantu menanggulangi ancaman narkoba. “Jangan sampai malah masyarakat misalnya ada anggota ormas yang jadi pemakai narkoba, ‘NO DRUG’ jangan hanya jadi slogan,” imbuhnya.

Kepala Kejaksaan Negeri Jakbar, I Made Suarnawan juga menyinggung masalah narkoba. Diingatkan agar masyarakat jangan sampai terjerat dengan perkara narkoba karena ancaman hukumannya sangat berat bahkan bisa hukuman mati. Diminta masyarakat menghindari perbuatan yang melanggar hukum terutama masalah narkoba karena kalau sudah terkena narkoba sulit untuk diobati. “Lebih baik mencegah daripada mengobati,” ujarnya.

Reporter : Faisal 6444 - Agung. S 301

Puluhan buruh Demo Damai di Hotel Mangir

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Kamis, 04 Juli 2013 | 17.04

Banyuwangi AWDIONLINE.COM - Puluhan buruh Hotel Mangir kamis (4/7/2013) sekira pukul 09.35 wib, melakukan aksi demo damai di Hotel Mangir, yang berdekatan dengan pom bensin Desa Mangir, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi.

Perwakilan buruh Rudi selaku Humas Hotel Mangir, terus melakukan pendekatan, bahkan  para buruh Hotel itu juga mendatangkan Diknas Tenaga Kerja dan Tranmigrasi, Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuwangi, agar pihak pengelolah Hotel di panggil dan diberikan pengarahan tentang Gaji buruh yang sesuai aturan yang berlaku.

Para buruh melaporkan bahwa upah yang diterima itu tidak sesuai kebutuhan pokok, apa lagi sekarang Pemerintah Pusat juga menaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) naik, Mestinya pihak Pengelolah Hotel Mangir, memberikan upah sesuai UMK yang diatur oleh Pmerintah Daerah Propinsi Jawa Timur.

“Menurut keterangan Rudi bahwa para buruh Hotel Mangir itu hanya di menerima upah perbulan Rp. 350.000, bahkan juga ada yang diberi upah Rp. 500.000, Uniknya lagi apa bila peralatan Hotel yang hilang, rusak Buruh tidak luput kena denda oleh sang Pemilik Hotel Mangir.

Disisi lain para buruh Hotel Mangir, itu kecewa dengan pengelolah Hotel yang tidak mau menemui para pendemo  yang sedang menuntut haknya, Perwakilan buruh Hotel Mangir, Rudi menuturkan bahwa persoalanan ini harus secepatnya di selesaikan agar para buruh itu bisa bekerja dengan injoi.
Perwakilan Diknas Tenaga Kerja dan Tranmigrasi, Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuwangi, Suryadi, hanya memberikan pengarahan terhadap para buruh Hotel yang ada di Desa Mangir, Namun pihak Pemilik Hotel Hari tidak datang dengan alasan sibuk.

Suryadi menuturkan bahwa pihak pengelolah Hotel tidak boleh dikenakan denda semaunya sendiri, harus sesuai aturan yang berlaku, ungkapnya Perwakilan Diknas Tenaga Kerja dan Tranmigrasi Banyuwangi._(Din/DPC/AWDI)


Truck Vs Mercy Dua Orang Tewas

Tangerang-Dua orang tewas akibat kecelakaan yang terjadi antara truk tangki bernopol B 9355 LL dan sedan Mercy B 14 AFI di Tol Tangerang arah Merak KM 14, Kamis (4/7/2013) dini hari tadi.

Berdasarkan informasi dari akun Twitter TMC Polda Metro Jaya, Kamis (4/7/2013), kedua korban masing-masing diketahui bernama A Farhan, 22 tahun dan Dendy Putra, 23 tahun. Keduanya telah dibawa ke kamar mayat  RSUD Tangerang untuk diotopsi.

Peristiwa kecelakaan yang melibatkan sebuah mobil truk tangki bernopol B 9355 LL dengan sedan Mercy B 14 AFI di terjadi KM 14,700 Tol Tangerang arah Merak, Banten itu terjadi sekira pukul 03:28 WIB.(Soe)

TIDAK ADA LAGI “ILMU, HAK, PANGLIMA” MARI SATUKAN BARISAN KITA GAPAI KEMENANGAN PASANGAN “HATI NU HADE” (IDE)

Lebak, awdionline.com
Ratusan  Kader Partai Hanura Menghadiri Deklarasi dan Penetapan pasangan Hj. Iti Oktavia Jaya Bayadan H. Ade Sumardi (IDE) dalam Kanca pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lebak Priode 2013 – 2018. Di Gedung Juang 45 Rangkasbitung. 

Atas niatan yang tulus pasangan IDE sekaligus keinginan masyarakat kabupaten lebak yang menghendaki agar program percepatan pembangunan bisa di lanjutkan oleh Putri Penerus Percepatan Pembangunan Kabupaten Lebak.

Hj. ItiOktavia Jaya Baya dan H. Ade Sumardi, kami dari Partai Hanura sangat optimis untuk memenangkan pasangan IDE dalam pemilukada lebak 2013. Jadi tidak ada lagi“Ilmu, HAK, Dan Panglima,” kami dari seluruh Kader Partai Hanura mengajak kepada seluruh masyarakat kabupaten lebak, untuk merapatkan barisan guna meraih kemenangan, karena kemenangan pasangan IDE adalah kemenangan masyarakat kabupaten lebak, yang nantinya akan berjuang keras untuk melanjutkan program percepatan pembangunan yang pondasinya telah dibangun oleh Bupati Mulyadi Jaya Baya,
   
Mari kita rapatkan barisan satukan hati kita untuk memenangkan Cabup dan Cawabup pasangan Hj. Iti Oktavia Jaya Baya dan H. Ade Sumardi, dalam pemilukada yang digelar 31 agustus mendatang. Tegas H. Eli Mulyadi.

Saya berharap kepada semua kader Partai Hanura, agar bisa bersatu dan solit Untuk Kemenangan Pasangan IDE yang akan berlangsung 31 Agustus Mendatang, karena kalau kita ingin meraih kemenangan kita harus kompak dalam menyaring simpatisan yang solit, karena dalam dua tahun ini kita akan bergerak menghadapi PILKADA Lebak, PEMILU Legeslatif dan PILPRES, jadi kita sepakat uktuk Memenangkan Pasangan yang sudah di restui oleh Pimpinan Umum Partai Hanura. Kita berharap dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lebak kami serahkan kepada Kader -Kader Partai Hanura dan Partai Demokrat, Partai PDI Perjuuangan selaku pendukung utama, begitu juga kepada partai-partai pendukung lainnya.

Dalam penetapan pasangan IDE ini. Partai Hanura sangat antusias karena, Partai PDI Perjuangan sudah memutuskan pasangan H. Iti Oktavia Jaya Baya dan H. Ade Sumardi (IDE) untuk maju terus dan harga mati untuk diperjuangkan dalam Pilkada Lebak tanggal 31 Agustus 2013, karena dalam Pecaturan Politik ini “tidak ada istilah kalah terhormat, tidak ada,” yang namanya kalah ya kalah malu yang ada”,  kita haru smenang, artinya tidak dalam benak kita untuk kalah terhormat, kalah terhormat itu,”kita buang jauh-jauh,” karena itu semua hanyalah untuk menghibur diri kita belaka sekaligus membohongi diri kita sendiri, jusru itu kita tidak ingin kalah, berarti  yang terhormat adalah menang, untuk menuju menang kita harus bekerja keras dalam menyaring dan kesolidan sesame kader, kita harus memenangkan pasang IDE. Himbau Haji Ade Sumardi Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lebak.

(ANWAR BEWOK)

Bangunan Menara Telekomonikasi di Tolak Warga

Banyuwangi AWDI _ Warga masyarakat Desa Sembulung, Kecamatan Cluring, harus bernafas lega karena yang selama ini warga tidak bisa mengoprasikan ponsel karena sulitnya jaringan.
Dalam waktu tidak terlalu lama warga Desa Sembulung, sudah bisa mengoprasikan ponselnya karena bangunan Manara Telekomonikasi (tower) milik PT. Dayamitra Telekomonikasi, Jakarta tersebut sudah mendapatkan Rekomendasi Site Plan, pihak Diknas BPPT.

Surat yang diajukan oleh pihak PT. Dayamitra Telekomonikasi ke Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuwangi, menurut keterangan salah satu pengelulah manara Telekomonikasi (Tower) Supri sambil menujukan surat rekomendasi pihak Pemerintah Daerah Banyuwangi.
Warga disekitar lokasi pendirian manara telekomonikasi (tower) yang ada di Dusun Krajan, RT. 3/1 Desa Sembulung, Kecamatan Cluring, sudah menerima kompensasi yang berupa uang segar sebesar Rp. 250.000, juga ada yang 400.000, 300.000, ungkapnya Yasin.

Segelintir warga lokasi bangunan pendirian manara telekomonikasi  senin (1/7/2013) kemarin melakukan aksi demo lokasi bangunan tower tersebut, Eronisnya pihak pendemo tidak memberitahukan ke pihak yang berwajib, namun hanya minta tanda tangan Kepala Desa (Kades)  Desa Sembulung, cetusnya Kadir.

Dalam orasi tersebut pihaknya menolak dengan pendirian manara telekomonikasi (tower) yang ada di Desa Sembulung itu, bahkan para warga lokasi tower salurer itu menolak dengan alasan bahwa lokasi bangunan tower padat penduduk, Masyarakat takut terkena dampak radiasi, warga khawatir tertimpa bangunan tower yang roboh akibar bencana alam Jumitro.

Bahkan pihak kordinator yang menolak pendirian bangunan tower Jumitro, meminta Bupati Banyuwangi, Ir. Abdullah Aswar Anas, agar membatalkan rekomendasi zonasi, ijin prinsip serta membongkar bangunan yang dimaksud ungkapnya._(Din/DPC AWDI-BWI)

SUSUNAN PENGURUS DPC AWDI KABUPATEN BANYUWANGI

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Selasa, 02 Juli 2013 | 17.44

SUSUNAN KOMPOSISI KEPENGURUSAN
DEWAN PIMPINAN CABANG
ASOSIASI WARTAWAN DEMOKRASI INDONESIA (AWDI)
KABUPATEN BANYUWANGI PROVINSI JAWA TIMUR
PERIODE 2013 - 2016
Jalan : Raya Banyuwangi No.205 Srono banyuwangi - Propinsi Jawa Timur

Penasehat :
1.  Prof. DR. Miftahul Arifin
2.  Drs. Subur Bahri, MM
3.  Sukemi
4.  KH. Abusairi
 

Ketua :
H. Riyanto .

Wakil Ketua :
Drs. Nuratim

Sekretaris :
Bambang Agus HR 

Wakil Sekretaris :
Daut Joni

Bendahara :
Kaselim, SH

Bidang-Bidang
1. Bid. Litbang                                 : Ir. Eko Sukartono
                                                         : M. Samosir
2. Bid. Organisasi                            : Kaselim.SH.
                                                         : Taufik
3. Bid. Humas                                  : Heru Sukoco, ST
                                                         : Agus Suhaili
4. Bid. Advokasi & HAM               : Misnadi, SH
                                                        : Ruslan Abdulgani, SH
5. Bid. Seni & Budaya                    : I Nyoman WAS, SE
                                                        : Sulistyo Budi Utomo
6. Bid. Kerohanian & Sosial           : Ansori
                                                        : G. Rohman
7. Bid. Ekonomi & Usaha               : Deni Malik
                                                        : Abdul Ghopur
8. Bid. Olahraga                             : Moh Sakur
                                                        : M. Wiyadi
9. Bid. Perpus                                 : Dimas Aji P.
                                                        : Wahyu
10.Bid. Dokumentasi                      : Heru Cahyo
                                                        : Katirin
11.Bid. Monitoring LH & Pemb.   : Zaenudin
                                                       : Takat Priyanto





BANYUWANGI – 01 Mei 2013
Ketua DPC AWDI Banyuwangi                                          














KETUA
H. Riyanto                                                                             

Anggota DPC Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia ( A W D I ) Banyuwangi

1. Joko Pamungkas                : Radar Timur
2. M. Saiful Anwar                 : Tabloid Trasparancy
3.    

KEPERGOK HENDAK MENCURI BARANG DI TOKO, PENCURI DI HAJAR MASA

Written By Kantor Berita AWDI Pers on Senin, 01 Juli 2013 | 10.17


Jakarta, Awdionline.com  (29/6/13) - Dikawasan Mebel roxy mas pelaku yang hendak mencuri pingsan dihajar masa, masa yang tidak terkendali ini geram karena ulah pelaku yang melawan dengan mengunakan balok saat diamankan satpam setempat. hingga warga sekitar melampiaskan amarahnya ke pelaku hingga pelaku jatuh pinsan. petugas dari polsek gambir pun kualahan untuk mengamankan pelaku yang sudah bersimbah darah. salah satu warga menyiram tubuh pelaku yang penuh dengan darah agar dapat di kenal.

saat wartawan awdi mewawancarai salah satu saksi yang sedang bertugas bapak Jiban satpam sebelah toko Asia yang di curi beliau mengatakan " pelaku kepergok masuk ke toko Asia dan hendak mengambil barang pemilik toko tapi ngga tau apa yang diambil, dia langsung kabur, saat ditangkap dia melawan pakai kayu, karena banyak masa ya beginilah !!" katanya. sedangkan dilokasi sudah ada petugas dari kepolisian dari polsek gambir AIPTU Sutino beliau mengatakan " untuk pelaku kita belum tau apa yang diambil, dan identitasnya juga tidak ada, kita diberitahukan jam 10.30 wib sedangkan kejadiannya jam 10.00 wib, nanti kita tunggu petugas yang ingin menjemputnya dari polsek" katanya kepada Awdi.

Reporter : Faisal 6444
 
Support : Creating Website | Johny Template | Edited By : Abib Visual
Copyright © 2013. Awdi Online - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger